NMAA News – Tahun 2026 baru masuk bulan pertama, namun komunitas Volkswagen klasik di Jakarta sudah mulai meramaikan dan menghangatkan aspal lintasan jalan di wilayah Jakarta Selatan.
Kali ini, mengambil tema giat Jumpa Volkswagen #11, Garis Enterprises yang dipunggawai Hari ‘Bravo’ Prasetio kembali mengumpulkan sejumlah pegiat VW klasik akhir pekan untuk bersama menyambangi undangan spesial Say Bread Café, Sabtu (24/1/2026).

Seperti biasanya, Jumpa VW tidak hanya sekadar ajang pamer mobil, tapi juga menjadi momen perayaan kebersamaan yang penuh tawa dan keakraban dalam menyambung silaturahmi.
Titik kumpul dimulai sejak pukul 07.00 WIB di area parkir Masjid Al Azhar. Setelah sesi briefing singkat pada pukul 07.30 WIB, rombongan yang terdiri dari 1 Caravelle, 7 Beetle, dan 5 Kombi langsung tancap gas rolling thunder pada pukul 07.45 WIB.

Adapun rute ‘gaul’ perjalanan menyusuri jalanan ikonik Jakarta Selatan. Mulai dari area Pati Unus, Senayan City, TVRI, Semanggi, SCBD, Senopati, hingga melintasi area wajib para petrolhead di Jaksel; Bunna.
Seperti biasa, Jumpa VW sebagai ajang kumpul rutin komunitas GARIS & Friends, menjadi obyek foto ciamik tim dokumentasi dadakan Sahabat Garis, yakni Om Boby dari @garasi99 dan Om Aries dari @frogs_prod.
Kolaborasi Asik dengan Say Bread Café
Finish giat kali ini terasa spesial karena Jumpa Volkswagen #11 bekerja sama dengan Say Bread Café (Jl. Cikajang No.29, Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel.
Setibanya di lokasi, para peserta langsung asyik mengobrol santai di smoking section luar sambil mengagumi deretan VW terparkir rapi. Pastinya, sambil menikmati menu spesial ala Volkswagen seperti Paket Fridolin, Paket Dakota, hingga Paket Hebmuller.

Masuk pukul 10.00 WIB, suasana semakin hangat saat peserta bergeser ke lantai 2, tepatnya di Studio Kitchen andalan Say Bread Café yang rencananya akan mengadakan kelas untuk membuat kue atau roti yang ringkas namun nikmat.
Acara dibuka dengan ulasan santai dari Hari Bravo (GARIS Enterprise). Lantas, berlanjut sesi perkenalan singkat mengenai transformasi Say Bread Cafe yang Head Baker-nya di impor langsung dari Jepang.
James Sebastian, selaku perwakilan manajemen berbagi cerita menarik tentang perjalanan Say Bread. Awalnya dikenal sebagai “Roti Andalan Indomaret”, hingga akhirnya resmi melebarkan sayap dengan membuka konsep café mandiri akhir 2025.

Banjir Doorprize dan Yel-Yel “Cuan”
Seperti menjadi ciri khasnya acara gawean Garis, dibikin makin meriah dengan pembagian doorprize dari GARIS, Say Bread Café, dan dukungan VICC (Volkswagen Indonesia Cyber Community).
Namun, keseruan VW akhir pekan ini harus berakhir pada pukul 11.30 WIB. Dengan cara unik, acara ditutup yang terinspirasi dari yel-yel ikonik Indomaret “Indomaret Apa Aja Ada”.
Secara spontan, komunitas GARIS & Friends langsung mencetuskan yel baru: “GARIS & Friends Apa Aja CUAN!”. Ini lebih ke becandaan spontan mengingat banyaknya peserta datang dari kalangan “McLaren” alias Pasukan Dagang Gerobak (PDG).
“Semoga semangat guyub dan sehat ini terus terjaga. Sampai jumpa di Jumpa Volkswagen berikutnya,” pungkas Hari.

