NMAA News – Generasi Milenial yang saat ini berada pada rentang usia sekitar 30–45 tahun merupakan kelompok yang tumbuh di masa transisi, dari era kendaraan konvensional menuju era digital dan elektrifikasi.
Karakter tersebut membuat mereka lebih terbuka terhadap teknologi baru, namun tetap mengutamakan aspek praktis, efisiensi, dan kemudahan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejak diperkenalkan pada 23 Juni 2026 lalu, DFSK E5 Plus yang berformat PHEV menuai antusiasme tinggi masyarakat yang berkunjung ke Mall Sumarecon Kelapa Gading 3 di Jakarta Utara.

Hanya dalam waktu singkat, ratusan konsumen telah melakukan pre-booking, menandakan tingginya animo pasar terhadap SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) terbaru DFSK ini.
Menariknya, berdasarkan data demografi konsumen, 68% pemesan berasal dari generasi Milenial. Sementara 32% lainnya berasal dari Generasi Z dan X.
Temuan ini menunjukkan kendaraan elektrifikasi, khususnya SUV PHEV, semakin diminati masyarakat usia produktif yang ingin kendaraan nyaman untuk keluarga tanpa harus korbankan efisiensi maupun teknologi.

“Respons positif sejak hari pertama pre-booking menunjukkan preferensi masyarakat Indonesia bergeser ke kendaraan elektrifikasi untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari,” ujar Cing Hok Rifin, Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile.
Menurutnya, salah satu faktor pembuat E5 Plus diterima baik konsumen Milenial adalah teknologi DE-i (DFSK Excellent Intelligent). Teknologi ini integrasikan empat mode berkendara dalam satu sistem.
Yakni mode kendaraan listrik murni (EV), seri hybrid, parallel hybrid, dan mesin konvensional (ICE). Sistem ini memungkinkan kendaraan sesuaikan cara kerja paling efisien sesuai kondisi jalan dan kebutuhan berkendara.
DFSK E5 Plus hadir sebagai SUV 6-seater dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). DFSK E5 dilengkapi fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 serta berbagai teknologi pintar agar lebih aman, nyaman, dan efisien.


