NMAA News – Audi disebut sedang mempertimbangkan untuk masuk ke segmen SUV tangguh yang selama ini didominasi nama-nama seperti Mercedes-Benz G-Class dan Lexus GX. Gambaran mengenai seperti apa calon SUV tersebut kemudian muncul melalui sebuah render digital karya Nikita Chuyko dari Kolesa.
Render ini menarik karena mencoba menerjemahkan bahasa desain terbaru Audi ke dalam sebuah SUV dengan karakter jauh lebih kokoh. Desain tersebut mengambil inspirasi dari Audi Concept C, yang disebut akan menjadi acuan bagi sejumlah model Audi di masa mendatang.
Berbeda dengan SUV Audi saat ini yang lebih mengutamakan desain elegan dan karakter jalan raya, hasil digimods ini tampil jauh lebih kotak dan berotot. Proporsinya dibuat tinggi dengan atap hampir datar serta bodi yang memberikan kesan siap menghadapi medan berat.
Bagian depan menjadi salah satu elemen paling menarik. Render memperlihatkan lampu LED berdesain tipis yang ditempatkan di atas grille berbentuk kotak. Di bawahnya terdapat dua lubang udara berwarna hitam yang membuat tampilan depan terlihat lebih agresif.
Karakter off-road semakin kuat berkat desain bumper depan yang besar serta skid plate di bagian bawah. Pelek berukuran besar dengan kombinasi warna hitam dan silver dipadukan dengan ban all-terrain, sehingga tampilan SUV ini tidak sekadar terlihat gagah tetapi juga memberikan gambaran kemampuan melibas medan kasar.

Dari samping, garis atap yang kotak dan bodi dengan permukaan relatif tegak membuatnya memiliki kemiripan proporsi dengan Lexus GX. Formula seperti ini memang lazim digunakan pada SUV yang mengutamakan kemampuan off-road sekaligus membutuhkan ruang kabin yang lapang.
Bagian belakang juga dibuat dengan pendekatan khas SUV petualang. Render memperlihatkan lampu belakang LED, dudukan ban serep di pintu belakang serta bumper yang cukup tebal. Menariknya, terdapat diffuser belakang yang justru terlihat sedikit tidak biasa untuk kendaraan dengan karakter off-road sekuat ini.

Bisa Menggunakan Basis Scout
Yang membuat ide SUV ini semakin menarik bukan hanya desain digitalnya. Jika Audi benar-benar memutuskan memproduksinya, ada kemungkinan kendaraan tersebut berbagi basis dengan Scout, merek kendaraan yang berada dalam kelompok Volkswagen.
Penggunaan basis Scout berpotensi membuka kemungkinan hadirnya SUV Audi dengan sistem penggerak listrik maupun teknologi range extender. Basis tersebut juga dapat memberikan perangkat yang lebih sesuai untuk kendaraan off-road, termasuk kemampuan penguncian diferensial depan dan belakang serta ground clearance tinggi.
Audi sendiri pada Maret 2026 telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang mempertimbangkan SUV flagship dengan karakter lebih tangguh. Artinya, ide mengenai SUV Audi penantang G-Class bukan sekadar muncul dari render digital, meski sampai saat ini belum ada kepastian bahwa desain seperti yang dibuat Kolesa akan masuk tahap produksi.
Jika benar diwujudkan, model tersebut akan menjadi langkah baru Audi di segmen SUV premium berkarakter off-road. Selama ini kemampuan Audi di medan berat lebih banyak diwakili keluarga Allroad, sementara G-Class memiliki identitas yang jauh lebih kuat sebagai kendaraan 4×4.
Menariknya, Audi juga bukan satu-satunya merek Jerman yang mulai melihat peluang tersebut. BMW disebut tengah mengembangkan SUV tangguh dengan kode G74 yang diproyeksikan menjadi pesaing G-Class dan kemungkinan menggunakan pengembangan dari platform CLAR.
Untuk saat ini, SUV Audi dalam artikel ini masih sebatas digimods atau render digital. Namun, gambar tersebut memberikan gambaran menarik tentang bagaimana bahasa desain baru Audi jika diterapkan pada sebuah SUV ladder-frame dengan karakter ekstrem.


