Kalau ada kendaraan yang paling pantas disebut mobil dua juta umat, mungkin cuma Toyota Avanza yang bisa. Bahkan Daihatsu Xenia kembarannya saja tak bisa menandingi angka penjualan yang ditoreh Avanza meski sama-sama lahir sejak 2003 silam.

Menurut catatan, sepanjang 15 tahun (2003-2018) peredaran Avanza di sini, tercatat angka penjualan 1,7 jutaan unit belum termasuk penjualan ekspor ke 32 negara di angka 300 ribuan unit. Sehingga kalau di total produksi Avanza yang diserap pasar sampai saat ini mencapai 2 jutaan unit!

Screen Shot 2019-01-21 at 2.19.56 AM Padahal low MPV berpenumpang tujuh ini belum banyak berubah tampangnya sejak pertama kali diluncurkan. Sejauh ini Avanza baru bertransformasi (model change) sekali pada tahun 2011 silam. Generasi kedua (platform F650) tersebut sampai saat ini hanya mengalami dua kali facelift, termasuk versi terbaru yang diluncurkan 15 Januari silam.

Harus diakui penyegaran tampang Avanza versi 2019 sukses membuatnya kelihatan mewah dan mahal meski sifatnya minor. Revisi tampilannya meliputi lampu depan-belakang model 2-layer, bumper-bumper dengan desain tegas, serta sedikit ubahan pada bagian dasbor  untuk mengakomodir panel AC digital dan tombol start-stop engine.

Screen Shot 2019-01-21 at 2.20.37 AMSementara secara kenyamanan berkendara, Avanza terbaru sudah dirancang dengan meksimalisasi struktur suspensi meliputi per yang lebih kenyal serta lateral rod besar. Selain itu, di kabin terdapat touchscreen head unit dengan fitur T-Link (USB Mirroring) yang memudahkan sinkronisasi dengan ponsel. Lainnya ada power outlet 12V untuk penumpang di tengah dan belakang.

Nah, kalau bicara modifikasi, Toyota Avanza terbilang mobil yang fleksibel disematkan berbagai gaya. Sayangnya, beberapa modifikator yang kami hubungi belum bisa memberikan pendapatnya soal modifikasi yang bisa dijabani untuk Avanza baru, karena mereka belum melihat unitnya secara langsung.

Screen Shot 2019-01-21 at 2.25.58 AM

Sambil menunggu para modifikator berkreasi dengan Toyota Avanza 2019, kami akan sedikit memberikan referensi soal modifikasi Toyota Avanza terbaru. Patokannya berdasarkan ubahan model sebelum facelift karena memiliki platform yang sama, apalagi Avanza 2019 ini ubahannya tak terbilang masif.

 

Body Kit

Screen Shot 2019-01-21 at 2.10.32 AMScreen Shot 2019-01-21 at 2.10.49 AM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Screen Shot 2019-01-21 at 2.12.13 AM

Screen Shot 2019-01-21 at 2.09.15 AM

Bagian paling beda dari Avanza 2019 adalah bagian bumper depan dan belakang. Untuk bagian ini tentu saja tak bisa disamakan dengan perangkat untuk Avanza versi sebelum facelift.

Nah, beberapa Digimodstar ternyata sudah membuat karya body kit untuk Avanza baru dan tag akun Instagram @nmaa.id. Terlihat hampir semua sepakat kalau bentuk air dam segitiga pada bumper bawaan New Avanza dipertahankan. Baik melalui mekanisme pemberian add on body kit atau mengganti keseluruhan.

Karena bentuk air dam tersebut dinilai yang paling membedakan Avanza facelift dengan yang lama selain lampunya. Alasan lainnya, aura mahal ala Toyota Voxy yang sudah dimulai dengan desain lampu double layer, dirasa paling pas bersanding dengan air dam segitiga. Nah, karya-karya berikut bisa jadi inspirasi buat bikin body kit Avanza 2019.

 

Kaki-kaki

Screen Shot 2019-01-21 at 2.08.02 AM

Karena masih memiliki struktur yang sama dengan sebelumnya, maka beragam opsi kaki-kaki bisa dipilih untuk dipasang ke new Avanza. Untuk yang mau sedikit ceper, pakai lowering kit buatan Eibach atau merek lain yang diperuntukkan model sebelum facelift masih bisa dilakukan, karena berdasarkan pengamatan mangkok per masih sama diameternya.

Sementara untuk roda, silakan lakukan penggantian velg dan ban dengan ukuran rekomendasi 17 inci mengingat new Avanza adalah low MPV dengan mesin di bawah 2.000cc. Sehingga tak membebani kerja mesin dan mengurangi kenyamanan. Rekomendasinya bisa pakai velg ukuran 17×7,5 inci dengan balutan ban 205/50R17 atau 215/45R17.

Yang asyik, layout Avanza baru ini cocok dimasukkan beragam model velg. Mau yang palang, jari-jari, mesh, atau dish baik celong ataupun tidak. Apalagi PCD-nya yang 4×114,3 terbilang punya banyak pilihan velg. Sistem gerak roda belakang juga membuat Avanza baru sah-sah saja memakai velg staggered.

Misalnya aneka pilihan velg dari Lenso atau Gio ini. Nah, sedikit saran sebaiknya jangan pilih finishing kekinian yang two tone seperti mate balck dan polish. Atau pilih finishing satu warna putih, silver, atau gold yang mau tampil sporty. Pilih finishing polish dengan palang banyak (mesh atau jari-jari) untuk yang mau tampil elegant.

 

Interior

DSC_0868 - Copy

Synthetic-leather-APN-2

Format Avanza sebagai mobil keluarga, memerlukan sedikit kreativitas untuk menentukan pattern, warna, dan pilihan bahan untuk modifikasi interior. Intinya, harus kelihatan keren tapi juga fungsional.

Nah, karena rata-rata MPV punya kabin yang luas, maka main-main pakai warna kalem atau pastel bisa membuat aura kabin kelihatan lebih nyaman dan lapang. Apalagi buat yang sudah berkeluarga. Walaupun bisa mengangkut orang banyak, tapi pakai warna kalem bisa bikin kabin kelihatan lebih modis. Misalnya beige, coklat, atau putih.

Selain warna pastel, warna gelap juga bisa jadi pilihan favorit. Misal cokelat tua, biru, atau abu-abu bakal bikin kabin nyaman dipakai harian. Selain tak cepat kotor, biasanya juga bisa bikin kabin kelihatan mewah. Opsi mix and match bisa dijabani one tone atau two tone.

Meski banyak pilihan bahan yang bisa dipakai, kami merekomendasikan bahan synthetic leather karena lebih murah, minim perawatan, dan banyak warnanya. Salah satu produk synthetic leather dengan kriteria di atas adalah AP Force.

Untuk melapis mobil tiga baris seperti new Avanza, sebaiknya siapkan budget Rp 3-5 jutaan. Harganya bisa berbeda-beda antar seat maker, karena menyesuaikan permintaan kastemer. Baik soal model, campuran warna, dan banyaknya area yang mau dilapis.

 

Audio

Sub Tipis Pioneer Speaker 2-way PioneerPower Amplifier Pioneer

 

 

 

 

 

 

Karena Avanza 2019 sudah membawa head unit tebaru yang serba lengkap, maka ubahan sistem audi bisa dilakukan pada bagian lain yang mendukung suara. Rekomendasinya adalah penambahan power ampilifier, penggantian speaker 2-way, dan subwoofer.

Untuk power amplifier silakan pilih yang termasuk kelas D (pensaklaran elektronik) dengan dimensi kompak. Untuk menghemat ruang di kabin, taruh power di bawah kursi pengemudi. Sebaiknya baut empat sisi power ke lantai agar dudukannya rigid dan mencegah kerusakan karena banyaknya gerak. Power kelas D bisa didapat mulai harga Rp 500 ribuan.

Untuk speaker 2-way, pada kabin bagian depan wajib dilakukan beberapa langkah. Fase awal meletakkan tweeter di pilar A. Sebaiknya tweeter-nya dibaut ke pilar A atau dilem kuat di dasbor agar tak mudah goyang ketika mobil dibawa jalan. Lalu, speaker ditaruh pada panel pintu menggnatikan tempat speaker bawaan pabrikan. Speaker jenis 2-way menjamin mutu suara lebih baik karena ada midrange dengan tweeter, maka frekuensi suara tinggi dan menengah menjadi mudah menyatu.

Untuk Subwoofer bisa dipilih yang berukuran 10 inci. Jika dibeli yang lepasan, maka wajib dibuatkan boks ported dengan kayu MDF 18mm. Boksnya bisa ditaruh di bagasi Avanza baru, tapi konusnya wajib menghadap ke kabin depan. Selain membeli lepasan, subwoofer tipis juga sudah banyak dijual di pasaran, sehingga bisa ditempatan di bawah jok. Kisaran harganya mulai Rp 1 jutaan per piece.