NMAA News – Kehadiran model terbaru Wuling Motors di pasar otomotif Indonesia, membawa harapan baru segmen Sport Utility Vehicle (SUV) Elektrifikasi.
Memanfaatkan momentum Indonesia International Motor Show (IIMS) pada Februari 2026, Wuling Motors menghadirkan SUV Wuling Eksion dalam dua varian; Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Menyusul penampilan perdananya tersebut, Wuling Motors memberi kesempatan ke sejumlah media terbatas menjajal dan mencoba lebih jauh fitur, handling dan performa Wuling Eksion.
Kegiatan ‘Exclusive Media Impression Wuling Eksion’ mengambil lokasi di Top Golf Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026). Giat ini guna mengenalkan lebih dekat dan merasakan langsung pengalaman berkendara singkat Eksion.

Acara dimulai pengenalan lebih jauh SUV Eksion. Dalam materinya, R. Danang Wiratmoko selaku Product Communication Manager Wuling Motors menjelaskan, Wuling Eksion hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia dengan fleksibilitas sesuai kebutuhan mobilitas.
“Wuling Eksion hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang tersedia dalam pilihan teknologi Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV). Sehingga fleksibel untuk berbagai kebutuhan,” jelas Danang.

Karenanya, Eksion menjadi produk kedua Wuling di Indonesia yang aplikasikan platform terbaru. “Eksion dirancang menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kenyamanan,” jelas Danang.
Saat kami melihat dekat di area terbuka, desain Wuling Eksion menampilkan karakter SUV kuat dan dinamis melalui garis bodi tegas serta proporsi kokoh.

Tampilan depan dipertegas honeycomb grille modern (untuk varian PHEV), dipadu X-shaped automatic headlamps sebagai identitas visual khas. Sementara buritan menampilkan desain X-shaped rear combination lamp.
Kesan premium Eksion semakin diperkuat aplikasi velg 18-inci alloy wheels serta sentuhan two-tone color pada warna biru dan putih.

Merambah interior, Wuling Eksion menghadirkan kabin bernuansa elegan dan ‘adem’ dengan sentuhan nuansa walnut brown dan carbon black yang terkesan kalem dan modern.
Jok pengemudi dan penumpang depan dilengkapi ventilated seat dan penyetelan elektrik yang memudahkan.

Electric panoramic sunroof memperkuat kesan kabin lebih lapang dan menorehkan kesan fun to drive untuk pengalaman berkendara lebih menyenangkan bagi seluruh penumpang.
Lingkar kemudi Wuling Eksion dengan leather-wrapped yang disematkan multifunction switch, memberi kemudahan pengoperasian. Kenyamanan makin menjadi berkat material soft touch interior panel yang terkesan premium.

Kehadiran 12,8 inci control screen dan 8,8 inci TFT multi information display, menghadirkan pengalaman berkendara lebih modern, informatif, dan terhubung.
Wuling Eksion juga tawarkan kepraktisan lebih dengan fleksibilitas ruang melalui konfigurasi kursi baris kedua dan ketiga yang dapat dilipat rata.
Dalam kondisi ini, kapasitas bagasi meningkat hingga 1.788 liter. Fitur ini juga dilengkapi electric power tailgate untuk mempermudah akses membawa barang.
Dimensi panjang Wuling Eksion sebagai SUV tiga baris sebesar 4.745 mm. Lebarnya 1.850 mm, dengan tinggi 1.755 mm, serta wheelbase 2.810 mm.

Kombinasi proporsi ini memberi ruang kabin lega di setiap baris. Sekaligus mendukung stabilitas berkendara.
Kenyamanan berkendara juga ditonjolkan Eksion yang mengusung sistem suspensi McPherson di depan dan multi-link independent pada bagian belakang.
Oiya, dari segi performa dan handling, pelaksanaan di area Top Golf yang memang bukan untuk uji coba kendaraan, membuat kami terbatas mencoba hingga ke batas maksimalnya.

Lintasan mini yang diciptakan dengan jajaran kun, hanya memberi kemampuan pergerakan Eksion di maksimal 20-30 kpj saja.
Namun, secara kekedapan kabin dan kegurihan lingkar kemudi, bisa langsung dirasakan bagaimana nikmatnya kalau Eksion dibawa secara maksimal.
Sekadar informasi, performa varian Plug-in Hybrid (PHEV) mengusung mesin 1.5L dedicated hybrid engine dipadu motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Kombinasi ini hasilkan daya 105 hp dengan torsi 130 Nm, serta motor listrik 195 hp dengan torsi 230 Nm. Didukung baterai berkapasitas 20,5 kWh yang mampu menempuh jangkauan gabungan lebih dari 1.000 km (berdasarkan pengujian CLTC).

