NMAA News – Mejaga kabin mobil tetap steril sangat penting. Faktanya, ruang kabin mobil jadi tempat berkembangbiak bakteri dan kuman. Tanpa disadari hal tersebut berasal dari kontak dengan pengemudi ataupun penumpang setelah beraktifitas. Memasuki new normal kali ini, banyak cara untuk menjaga kondisi higienis dan steril di kabin. Satu diantaranya memasang Partisi Kabin.
Fungsinya untuk mencegah paparan dari tubuh. Upaya ini juga termasuk memutus mata rantai penyebaran pandemik Covid-19 yang mendera di Indonesia. Sejauh ini, masyarakat juga diimbau agar meningkatkan kepedulian terhadap ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Menyoroti hal tersebut, salah satu member National Modificator and Aftermarket Association (NMAA), Edy dari Workshop Interior Vertue Concept, menginisiasi pembuatan kustom partisi kabin. Meski di skena otomotif sangat identik dengan modifikasi, akan tetapi menyoal sterilisasi harus diutamakan. Pembuatan partisi kabin ini mengurangi paparan droplet antara supir dan penumpang.
“konsepnya itu menjaga kesterilan kabin penumpang dengan meminimalisir kontak fisik, mengutamakan kenyamanan pengemudi dan penumpang, juga tidak merubah fitur bawaan mobil,” ujar Edy.
Berangkat dari kepedulian terhadap gaya hidup sehat masyarakat memasuki fase normal baru ini mendorong Edy untuk memproduksi partisi kabin. Sejumlah fitur dapat dikostumisasi lagi oleh kastemer.

“ Kita punya tiga model partisi kabin dari Standar,VIP dan VVIP. Setiap jenis ini punya fitur yang berbeda misalnya pada jenis Standard hanya terdapat partisi pembatas, sedangkan di jenis VIP dan VVIP ada penambahan beberapa aksesoris pendukung,” terangnya.
Pemasangan sekat partisi kabin dilakukan tanpa merubah fungsi dan kenyamanan, teknisnya sebuah sekat pembatas untuk membatasi paparan pengemudi dan penumpang dipasang di tengah ruang interior. Tepatnya di baris kursi pertama dan kedua. Edy menyebut, pemasangan partisi kabin tetap mengutamakan kenyamanan tanpa merubah fitur bawaan mobil.
Tipe Car Partition Standard dikhususkan untuk mobil antar jemput, memuat spesifikasi sekat pembatas berbahan dasar Medium Density Fingerboard (MDF) yang terbuat dari serpihan kayu yang dipadatkan, dilengkapi jendela kaca tempered glass. Sekat ini dilapisi kulit sintetis.
Tipe middle atau VIP memuat spesifikasi bahan premium coated block yang menghasilkan bahan pastisi lebih soft dan tidak menyebabkan iritasi mata. Terpasang jendela kaca berbahan tempered glass berlapis kulit sintetis dan aksen warna gold. Varian ini dilengkapi dengan interkom dua arah Calfold, untuk media komunikasi pengemudi dan penumpang. Selain itu dapat dipasangi televisi dan pengisi daya smartphone.
Varian tertinggi dari produk Car Partition memiliki fitur yang tidak jauh berbeda dengan VIP, penambahan aksen warna gold pada permukaan partisi dilengkapi dengan deck atau laci untuk menyimpan barang bawaan yang mudah digenggam seperti perangkat gawai, aksesoris atau perlengkapan pribadi. Khusus VVIP, dapat dikostumisasi sesuai selera dan kebutuhan kastemer.

“Kami berharap masyarakat terutama di kota-kota besar lebih aware terhadap gaya hidup sehat di tengah kondisi pandemi saat ini. Bukan berarti kita kesadaran sementara, tapi bisa diimplikasikan jadi sebuah kebiasaan baru,”tutupnya.
Dia menambahkan, kondisi saat ini harus menjadi awal bagi masyarakat terutama yang sering melakukan mobilitas menggunakan mobil pribadi. Supaya lebih memerhatikan kondisi kabin mobil yang memiliki karakter lembab. Hal ini tentu berpengaruh terhadap kesehatan.
Adapun biaya pemasangan sekat partisi kabin dibanderol mulai Rp.5 juta untuk varian Standard, VIP dengan tampilan middle Rp.9 juta. Sedangkan untuk VVIP harga dapat disesuaikan dengan keinginan kastemer, desain partisi dapat dibuat secara kustom. Pemasangan sekat partisi sementara dikerjakan di Bandung dan Jakarta selama lima hari kerja terhitung saat mobil masuk ke bengkel.
Bagi car enthusiast yang berencana memasang partisi di kabin mobil, sila bertukar pesan via DM Instagram di @carpartition.id

