Jabodetabek Diprediksi Dilanda Hujan Badai Rabu Besok, Perhatikan Hal Berikut Sebelum Berkendara Agar Tetap Aman

0
- Advertisement -

NMAA News – Hujan dengan intensitas lebat disertai dengan kilat hingga petir dan angin kencang diprediksi sejumlah pihak berkompeten yang menangani cuaca, bakal melanda beberapa wilayah Indonesia belakangan ini, khususnya daerah Jabodetabek pada Rabu (28/12/2022) besok.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menghimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca esktrem hingga dampak yang akan terjadi seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor yang diperkirakan akan terjadi hingga awal Tahun Baru 2023.

Akibat fenomena tersebut, beberapa masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil sebagai solusi praktis dan nyaman menghadapi cuaca tidak menentu ini. Namun, perlu diingat tetap harus waspada dan memastikan beberapa hal sebelum berkendara di jalan agar tetap aman, terlindungi, dan terhindar risiko yang tidak diinginkan.

  1. Pastikan tubuh dalam keadaan yang fit

Melihat cuaca tidak menentu ini, beberapa penyakit rentan menjangkit tubuh kita seperti flu dan batuk, hingga virus Covid-19 yang masih ada di antara kita. Pergantian cuaca ekstrem sering kali menyebabkan daya tahan tubuh melemah, padahal kunci utama agar terhindar dari penyakit dan virus adalah memiliki daya tahan tubuh sehat dan kuat.

Sebagai pengemudi, kita harus Pastikan tubuh kita dalam keadaan fit dan prima sebelum melakukan perjalanan. Sebelum mengemudi pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, tidak mengantuk, tidak dalam pengaruh alkohol, dan tentunya harus tetap fokus. Jangan lupa selalu menggunakan sabuk pengaman agar pengemudi tetap aman saat terjadi hal tidak diinginkan saat berkendara.

Cropped photo of young african man early morning with bicycle outdoors.
  1. Pastikan kendaraan berfungsi dengan baik

Selain memastikan keadaan tubuh sendiri, seharusnya kita pertimbangkan kelayakan dan pastikan performa mobil dalam keadaan baik dan normal. Pastikan lampu indikator, rem, klakson, serta wiper berfungsi normal dan membantu pengendara saat hujan, bahan bakar mobil terisi, dan tekanan kondisi ban di batas aman.

Namun melihat cuaca ekstrem terjadi, lebih baik tidak memaksakan diri menerjangnya. Anda dapat menunggu hingga hujan sedikit mereda agar tetap dapat sampai tujuan dengan selamat dan terhindar berbagai risiko.

  1. Pastikan berkendara dengan aman

Sebagai pengguna jalan umum kita tidak hanya memastikan keamanan untuk diri sendiri, namun juga sesama pengguna jalan lainnya. Hal ini dapat dilakukan dengan menaati peraturan lalu lintas seperti batas kecepatan normal, muatan mobil sesuai seharusnya, mematuhi rambu lalu lintas, hingga menjaga jarak antar kendaraan.

Agar lebih mudah menghindar saat terjadi hal di luar prediksi, lakukan teknik berhitung tiga detik dengan menentukan patokan benda statis yang dilalui kendaraan di depan Anda.

  1. Pastikan kendaraan dilengkapi proteksi signifikan

Selain tindakan pencegahan dengan menerapkan berbagai etika sebelum dan saat berkendara, terdapat hal lainnya yang sering dilewatkan para pemilik kendaraan mobil. Sebagaimana kita tahu, risiko kepemilikan mobil hingga berkendara pasti selalu ada, terlebih di saat cuaca esktrem yang melanda Indonesia.

Oleh karenanya, alangkah baiknya apabila mobil kesayangan kita dilengkapi dengan proteksi maksimal yang dapat meringankan beban saat risiko yang tidak diinginkan menerpa.

Menurut Laurentius Iwan Pranoto, Head of Public Relation, Marketing Communication & Event Asuransi Astra, ada beberapa risiko yang dapat diprediksi dan dihindari, serta ada yang tidak dikehendaki. Risiko bencana alam menjadi salah satu hal sulit diprediksi hingga dihindari manusia.

Namun kita dapat meminimalisasikan risiko tersebut dengan mengasuransikan kendaraan hingga diri sendiri. Sekiranya penting untuk diingat bahwa tidak semua asuransi memberikan perlindungan maksimal, oleh karena itu pastikan polis asuransi sudah melakukan perluasan jaminan.

“Karena sesuai tertulis dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 3.2 risiko kendaraan akibat bencana alam termasuk pengecualian jaminan sehingga tidak akan dicover polis asuransi mobil standar,” ulas Laurentius Iwan Pranoto, Head of Public Relation, Marketing Communication & Event.

Bagi pelanggan asuransi mobil Garda Oto yang ingin melakukan perluasan jaminan kini dapat dilakukan dengan mudah, secara online melalui Garda Mobile Otocare, menghubungi Garda Akses di nomor 1500112 yang tersedia 24 jam, maupun dengan mengunjungi langsung Garda Center atau kantor cabang Asuransi Astra terdekat.

Segera tingkatkan proteksi kendaraan Anda dengan Garda Oto yang senantiasa memberikan rasa peace of mind pada kepemilikan mobil Anda. Nikmati juga klaim secara mudah, garansi hasil kerja bengkel dan suku cadang asli, serta layanan bantuan darurat 24 jam dari Garda Siaga secara gratis. Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui website gardaoto.com.

- Advertisement -