Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore 2025 Berlangsung Akhir Pekan ini

0
- Advertisement -

NMAA News – Event tahunan Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore (KAJEX) 2025 bakal digelar pada 6-9 November 2025. Wilayah di sekitar Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Kegiatan off-road non kompetisi ini sajikan empat trek off-road menantang dengan jarak 36 kilometer di wilayah Paranggombong yang ditempuh 30 menit dari Jatiluhur Valley Resort.

“Kami harapkan event kali ini memberi kontribusi positif sektor pariwisata di sekitar lokasi. Juga, merekatkan keakraban di kalangan pehobi off-road,” jelas Adrianto, Ketua Pelaksana Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore.

Diperkirakan sekitar 90-an kendaraan 4×4 akan berlaga di trek tersebut. Dibanding sebelumnya, keempat trek ini menyuguhkan medan lebih menantang dan ekstrem.

KAJEX 2025 merupakan event ramah akomodasi. Para peserta off-road bisa menggunakan penginapan di sekitar komplek Jatiluhur Valley Resort.

Atau, bisa menggelar tenda di tempat yang direkomendasikan. Sehingga bisa mengajak keluarga dan tetap nyaman dalam berkegiatan.

Bersamaan dengan kegiatan off-road KAJEX 2025 menggelar agenda lainnya yakni overland.

Kegiatan Cross country ini akan digelar selama dua hari yakni di 8 – 9 November 2025 diiikuti 50-an peserta yang menyisir jalur sekeliling waduk Jatiluhur sejauh 96 kilometer.

Jalanan on-road ataupun light off-road menjadi rute yang menjanjikan pemandangan alam yang asri dan indah.

Kegiatan lainnya, seperti mengunjungi Kampung Ilmu dan bakti sosial, meninjau perbaikan jalanan longsor yang didukung Kagama 4×4 bekerjasama dengan Perum Jasa Tirta II Jatiluhur.

Tak ketinggalan pula, masyarakat sekitar lokasi kegiatan dilibatkan aktif dengan memberikan ruang pamer dan penjualan produk industri UMKM masyarakat sekitar.

Sebagai penutup, digelar Panggung Hiburan Rakyat pada, Minggu 9 November 2025. Di mana menjadi tempat untuk membaur antara peserta dan masyarakat sekitar.

Kegiatan off-road KAJEX 2025 ini juga didukung para sponsorship yakni Perum Jasa Tirta II, PT Jasa Marga, PT Nusa Prima Pangan (Solaria), PT Kilang Pertamina Internasional, dan PT Pupuk Sriwijaya.

- Advertisement -