Paten Mobil Sport Mazda Bikin Heboh, Mesin Rotary yang Dinanti Justru Tak Muncul

0
Paten Mobil Sport Mazda Bikin Heboh, Mesin Rotary yang Dinanti Justru Tak Muncul (foto: Carscoops)
- Advertisement -

NMAA News – Mazda kembali menjadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta mobil sport setelah dokumen paten terbarunya beredar di internet. Namun, bukan hanya desain mobil yang menjadi sorotan. Yang justru paling banyak diperdebatkan adalah absennya mesin rotary dalam rancangan tersebut.

Selama beberapa tahun terakhir, Mazda terus dikaitkan dengan kebangkitan mesin rotary. Harapan itu semakin menguat setelah pabrikan asal Hiroshima tersebut memperkenalkan konsep Iconic SP, yang memanfaatkan mesin rotary sebagai range extender untuk sistem elektrifikasi.

Karena itu, banyak penggemar menduga mobil sport berikutnya juga akan mengusung teknologi serupa. Sayangnya, dokumen paten terbaru justru mengarah ke sesuatu yang berbeda.

Paten Mobil Sport Mazda Bikin Heboh, Mesin Rotary yang Dinanti Justru Tak Muncul (foto: Carscoops)

Dari ilustrasi teknis yang dipublikasikan, mobil tersebut menggunakan konfigurasi mesin depan dengan posisi longitudinal. Bentuk ruang mesin dan tata letaknya menunjukkan penggunaan mesin empat silinder konvensional, tanpa indikasi adanya unit rotary.

Temuan ini langsung memunculkan tanda tanya besar. Apakah Mazda mulai menjauh dari proyek kebangkitan rotary, atau justru sedang mengembangkan dua mobil sport dengan karakter yang berbeda?

Meski demikian, dokumen paten tersebut sebenarnya lebih berfokus pada inovasi struktur bodi dibanding sistem penggeraknya. Mazda menjelaskan berbagai solusi teknik untuk mempertahankan kekakuan sasis pada mobil roadster yang menggunakan pintu butterfly.

Paten Mobil Sport Mazda Bikin Heboh, Mesin Rotary yang Dinanti Justru Tak Muncul (foto: Carscoops)20

Penguatan dilakukan pada area pilar A, dudukan suspensi depan, hingga apron frame yang menghubungkan struktur depan kendaraan dengan firewall. Pendekatan ini diklaim mampu meningkatkan rigiditas tanpa menambah bobot secara berlebihan.

Teknologi tersebut penting karena penggunaan pintu butterfly umumnya membutuhkan struktur bodi yang lebih kuat dibanding pintu konvensional. Apalagi mobil dalam paten tersebut menggunakan konfigurasi atap terbuka yang secara alami memiliki tantangan dalam menjaga kekakuan rangka.

Belum diketahui apakah rancangan ini merupakan cikal bakal MX-5 generasi terbaru atau proyek lain yang benar-benar baru. Mazda sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai tujuan dari paten tersebut.

Meski begitu, satu hal yang jelas, paten ini menunjukkan Mazda masih berinvestasi dalam pengembangan mobil sport di tengah industri otomotif yang semakin beralih ke kendaraan listrik.

Bagi para penggemar, absennya mesin rotary memang sedikit mengecewakan. Namun, bukan berarti harapan itu benar-benar sirna. Paten hanya melindungi teknologi tertentu dan belum tentu menggambarkan spesifikasi akhir mobil yang akan diproduksi.

Bisa saja Mazda sedang mengembangkan beberapa proyek sekaligus, termasuk model yang tetap mempertahankan teknologi rotary sebagai ciri khas merek tersebut.

Untuk saat ini, teka-teki mengenai masa depan mobil sport Mazda masih belum terjawab. Namun satu hal yang pasti, setiap bocoran yang muncul selalu berhasil membuat para penggemar JDM ikut berspekulasi dan berharap bahwa era baru mobil sport Mazda segera dimulai.

- Advertisement -