NMAA News – Hyundai Santa Fe biasanya dikenal sebagai SUV keluarga dengan desain kotak dan kabin tiga baris. Namun, seperti apa jadinya kalau SUV tersebut dibuang karakter keluarganya dan diubah menjadi monster balap gurun bergaya Baja?
Pertanyaan tersebut dijawab oleh seniman digital otomotif Khyzyl Saleem melalui sebuah render ekstrem Hyundai Santa Fe. Menariknya, konsep ini bukan sekadar karya modifikasi digital yang beredar di media sosial. Hyundai USA ikut membagikan render tersebut melalui akun resminya, sekaligus menunjukkan dukungan terhadap ide modifikasi yang tidak biasa ini.
Perubahan pada Santa Fe ini bisa dibilang sangat ekstrem. Bodi standar lima pintu diubah menjadi konfigurasi dua pintu dengan proporsi jauh lebih lebar dan agresif. Hampir tidak ada bagian bodi standar yang dipertahankan, kecuali ciri khas lampu depan dan belakang berbentuk H serta kaca depan.

Bagian kaki-kaki menjadi salah satu daya tarik utama. Santa Fe Baja tersebut menggunakan pelek beadlock berukuran besar yang dibalut ban off-road dengan tapak sangat tebal. Ban tersebut kemudian ditempatkan di balik overfender lebar yang membuat bodinya terlihat jauh lebih kekar.
Bukan cuma untuk gaya, bagian depan dan belakang juga dibuat lebih siap menghadapi medan berat. Bumper standar dihilangkan untuk memberikan sudut approach dan departure yang lebih baik. Kap mesin dibuat lebih berotot, sementara lampu tambahan dipasang di bagian atap untuk membantu penerangan ketika melibas medan gurun pada malam hari.

Di bagian belakang, konsep ini bahkan membawa dua ban cadangan. Sementara itu, area belakang fender mendapatkan saluran udara berukuran besar yang semakin memperkuat kesan sebagai mobil balap gurun.
Kalau benar-benar diwujudkan, Santa Fe seperti ini tentu tidak cukup hanya mengandalkan ubahan bodi. Mobil tersebut membutuhkan sasis khusus, suspensi heavy-duty dengan travel panjang, serta mesin bertenaga besar agar mampu menghadapi lompatan dan permukaan ekstrem dengan kecepatan tinggi.
Karakter yang ingin ditampilkan memang lebih dekat dengan mobil balap Baja atau Dakar ketimbang SUV keluarga. Bahkan secara konsep, transformasi ini mengingatkan pada mobil seperti Ford Bronco DR dan kendaraan balap Dakar yang memiliki konstruksi jauh lebih ekstrem dibanding SUV jalan raya biasa.
Meski tampilannya sangat menggoda, jangan berharap Hyundai langsung memproduksi Santa Fe Baja ini. Hyundai tidak mengindikasikan bahwa konsep digital tersebut akan masuk tahap produksi. Jadi untuk saat ini, Santa Fe monster gurun tersebut masih sebatas karya digital Khyzyl Saleem.
Yang menarik, Hyundai USA justru membuka kemungkinan kolaborasi serupa dengan model lainnya. Dalam unggahannya, Hyundai menanyakan model Hyundai apa yang sebaiknya dimodifikasi berikutnya oleh Saleem. Artinya, Santa Fe ini kemungkinan bukan satu-satunya proyek digital ekstrem yang akan muncul.
Buat penggemar modifikasi, langkah Hyundai ini cukup menarik. Alih-alih hanya menampilkan konsep resmi yang biasanya terlihat rapi dan realistis, Hyundai justru ikut bermain dengan ide modifikasi liar yang lahir dari komunitas otomotif dan dunia digital.
Kalau suatu saat Santa Fe benar-benar dibuat dalam versi Baja, hasilnya tentu bakal menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari SUV keluarga yang kita kenal sekarang. Pertanyaannya tinggal satu: kalau Hyundai benar-benar memberi lampu hijau, berani nggak mereka membuat Santa Fe Baja ini menjadi mobil sungguhan?


