Jetour T-Series Borong Tiga Penghargaan GIIAS 2026

0
- Advertisement -

NMAA News – JETOUR mencatat pencapaian membanggakan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan meraih tiga penghargaan sekaligus melalui dua model terbarunya.

JETOUR T2 i-DM meraih New Launch SUV pilihan media dan Most Driven Hybrid Passenger Car, serta JETOUR T1 i-DM Modification berwarna ungu yang meraih Special Exhibit Car.

Pencapaian ini memperkuat respons positif lini SUV terbaru JETOUR yang mengedepankan desain, teknologi, serta pengalaman berkendara mendukung semangat adventure.

Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia mengatakan, tiga penghargaan yang diraih JETOUR di ajang GIIAS tahun ini menjadi pencapaian penting bagi JATOUR.

Menurutnya, prestasi ini sekaligus menunjukkan kuatnya respons terhadap inovasi dan produk yang kami hadirkan di Indonesia.

“Pengakuan untuk JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM ini menjadi validasi bahwa kombinasi desain, teknologi i-DM, serta karakter adventure yang ditawarkan menarik perhatian dan mendapat apresiasi media maupun pengunjung GIIAS,” papar Ranggy.

Ditambahkannya, pencapaian ini semakin memperkuat kepercayaan diri JETOUR untuk terus menghadirkan produk dan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

JETOUR T2 i-DM, SUV Hybrid Jadi Favorit Pengunjung dan Media

JETOUR T2 i-DM yang berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus menjadi cerminan tingginya ketertarikan terhadap JETOUR T2 i-DM, Adventure PHEV yang memadukan performa mesin bensin dengan tenaga listrik melalui teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM).

Kehadiran JETOUR T2 i-DM di Indonesia melanjutkan perjalanan JETOUR T2 yang mendapat respons positif secara global. Hingga Mei 2026, lini JETOUR T-Series secara global mencatat penjualan kumulatif lebih dari 700.000 unit. JETOUR T2 sendiri telah melampaui 500.000 unit penjualan global hanya dalam 33 bulan.

JETOUR T2 i-DM hadir dengan lima pilihan warna sesuai karakter konsumen. Yaitu Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray dan Electroplated Green.

Dua pilihan warna eksklusif, Electroplated Green dan Highway Gray, memberi tampilan semakin premium dan memperkuat karakter modern JETOUR T2 i-DM.

Di pasar Indonesia, JETOUR T2 i-DM ditawarkan Rp 688.000.000 on the road Jakarta. Memberi pilihan konsumen yang ingin SUV berteknologi plug in hybrid sekaligus karakter tangguh mendukung berbagai kebutuhan perjalanan.

JETOUR T1 i-DM, Tampil Beda sebagai Special Exhibit Car

Selain JETOUR T2 i-DM, JETOUR T1 i-DM turut mencuri perhatian melalui JETOUR T1 i-DM yang tampil dalam balutan eksterior berwarna ungu. Kehadirannya memberikan sentuhan berbeda di booth JETOUR.

Prestasi ini menjadi representasi bagaimana sebuah Urban Adventure SUV dapat dikemas dengan karakter visual lebih playful, namun tidak menghilangkan kesan adventure dan distinctive.

Tidak hanya menawarkan tampilan berbeda, JETOUR T1 i-DM hadir untuk menunjukkan potensi personalisasi bagi para pecinta modifikasi.

Dibekali berbagai aksesori penunjang aktivitas outdoor, mulai roof rack, bike carrier, hingga Venom V3N membuat tampilan JETOUR T1 i-DM semakin mempertegas karakter tangguhnya.

Sekaligus tampilan ini melengkapi kebutuhan para konsumen yang ingin mengeksplorasi kendaraan sesuai gaya dan aktivitas mereka.

Selama periode GIIAS 2026, konsumen akan mendapatkan harga eksklusif JETOUR T1 sebesar Rp 388.000.000 (OTR Jakarta) dan JETOUR T1 i-DM sebesar Rp 538.000.000 (OTR Jakarta).

Penawaran ini menjadi kesempatan bagi konsumen untuk memiliki JETOUR T1, sebelum kembali ke harga normal setelah program berakhir.

Melalui pencapaian ini, JETOUR semakin optimis melanjutkan perjalanan di Indonesia dengan menghadirkan lebih banyak inovasi dan produk untuk kebutuhan konsumen.

Sekaligus memperkuat posisi JETOUR sebagai brand SUV pembawa semangat adventure ke setiap perjalanan.

“Apresiasi GIIAS 2026 ini menjadi motivasi JETOUR terus menghadirkan produk dan pengalaman relevan bagi konsumen Indonesia. Kami ingin setiap kendaraan JETOUR tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian perjalanan dan petualangan konsumen,” pungkas Ranggy.

- Advertisement -