Kemenekraf: BMW Passato ke SEMA 2026 Bawa Cerita dan Kreativitas Indonesia ke Dunia

0
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya
- Advertisement -

NMAA News – BMW Passato resmi memulai perjalanan menuju SEMA Show 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Mobil modifikasi karya builder Indonesia ini dilepas oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) dari Museum Joang ’45, Jakarta, pada 19 Agustus 2026.

Yang menarik, keberangkatan BMW Passato mendapat perhatian langsung dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). Pemerintah melihat proyek ini bukan sekadar perjalanan sebuah mobil modifikasi ke luar negeri, tetapi sebagai contoh bagaimana industri kreatif Indonesia bisa membawa karya lokal ke panggung internasional.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai industri modifikasi memiliki ekosistem yang cukup luas. Di dalamnya terdapat banyak profesi kreatif yang saling terhubung, mulai dari builder, desainer, teknisi hingga produsen komponen aftermarket.

“Untuk kami, industri modifikasi otomotif melibatkan banyak talenta kreatif mulai dari builder, designer, teknisi, hingga produsen komponen aftermarket brand lokal. Tampil di SEMA Show yang dibawa bukan hanya sebuah mobil, tetapi juga cerita, tentang kreativitas dan kualitas,” ujar Teuku Riefky.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana pemerintah melihat industri modifikasi dari sudut pandang yang lebih luas. Sebuah mobil modifikasi dapat menjadi hasil kolaborasi berbagai keahlian sekaligus menjadi wadah bagi produk lokal untuk mendapatkan perhatian di pasar global.

Dari Museum Joang ’45 Menuju Las Vegas

Pemilihan Museum Joang ’45 sebagai lokasi pelepasan BMW Passato juga memiliki makna tersendiri. Tempat ini menyimpan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjadi bagian dari sejarah kendaraan para tokoh pendiri bangsa.

Dari lokasi tersebut, BMW Passato memulai perjalanan menuju Las Vegas dengan membawa semangat yang sama, tetapi dalam bentuk perjuangan generasi baru melalui kreativitas dan industri otomotif.

BMW Passato dibangun menggunakan basis BMW 320 tahun 2010. Proyek ini dikembangkan melalui kolaborasi sejumlah builder dan pelaku industri aftermarket lokal dengan konsep dari Andre Mulyadi dan pengerjaan bersama Rain Works.

Berbagai produk dan tenaga kreatif lokal turut terlibat. Di antaranya Pro7, Spider ABCA, Musartwork, Tomi Airbrush, Lamban, Garasi Drift, Racing Fire Killer, 54 Metal Craft, AirBFT, WetGloss, SecretProjex, Demonsta, Sekutomotif, Artmotive Performance, dan Max Performance.

Bukan Hanya Soal Mobil

BMW Passato juga membawa unsur budaya Indonesia melalui busana bernuansa batik karya desainer lokal Shizka Prive. Kehadiran fashion tersebut memperluas cerita BMW Passato, dari sekadar mobil modifikasi menjadi perpaduan otomotif, desain, lifestyle, dan budaya.

BMW Passato dijadwalkan tampil di SEMA Show 2026 pada 3-6 November 2026 di Las Vegas Convention Center, Nevada.

Bagi Kemenekraf, kehadiran mobil ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lebih banyak sisi industri kreatif Indonesia kepada dunia. Bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses, keterampilan, produk lokal, serta orang-orang yang berada di balik karya tersebut.

Proyek NMAA-IMI SEMA Project 2026 ini juga menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 bertema “Next Gen Culture” yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Dengan keberangkatan BMW Passato, panggung SEMA 2026 nantinya tidak hanya menjadi tempat memamerkan sebuah BMW modifikasi. Ada cerita tentang bagaimana industri kreatif Indonesia berkembang, berkolaborasi, dan mulai berani membawa karya lokal ke panggung dunia.

- Advertisement -