NMAA News – Satu gebrakan spektakuler hasil karya builder lokal Indonesia kembali diperlihatkan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) ke ajang modifikasi tingkat dunia.
Menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI), NMAA Indonesia memboyong sebuah unit modifikasi berlabel BMW Passato ke Specialty Equipment Market Association (SEMA) Show 2026 yang berlangsung di Las Vegas Convention Center, Nevada, Amerika Serikat, 3–6 November 2026 mendatang.

Keberangkatan BMW Passato di ajang bergengsi SEMA Show ini merupakan bukti dan upaya ingin memperkenalkan lebih luas lagi akan kemampuan modifikator dan pelaku industri modifikasi Tanah Air di tingkat internasional.
Misi internasional sebelumnya dilakukan melalui program NMAA Great of Indonesia di Osaka Auto Messe 2026, Jepang. Program tersebut menjadi bukti keseriusan NMAA membangun citra industri modifikasi nasional di mata dunia.

Sosok BMW Passato dibangun mengambil basis modifikasi dari BMW 320i lansiran 2010. Konsep modifikasinya; memadukan dan mengedepankan rekayasa teknik, craftmanship lokal serta unsur seni yang terinspirasi dari budaya nusantara.
Menurut NMAA, BMW Passato merupakan proyek modifikasi yang menggabungkan identitas khas BMW dengan pendekatan desain yang tidak biasa.
Nama “Passato” sendiri mencerminkan perpaduan konsep yang berani, memadukan unsur klasik, modifikasi ekstrem, serta sentuhan kreatif sebagai ciri khas karya builder Indonesia.

Pendekatan serupa sebelumnya juga pernah diterapkan pada proyek Toyota 86 “Harmony of Waves” yang diusung NMAA dan dipamerkan di ajang Osaka Auto Messe 2026. Kehadiran Toyota 86 ini cukup memberi dampak positif.
Mobil tersebut hadir stand-out dengan memadukan modifikasi maksimal yang dipadu unsur budaya Indonesia melalui motif Batik Mega Mendung dan estetika seni Jepang. Hasilnya, karya tersebut berhasil menarik perhatian pengunjung internasional.
Founder NMAA sekaligus Project Director IMX, Andre Mulyadi, dalam sambutannya menegaskan, keikutsertaan Indonesia dalam berbagai pameran internasional bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan upaya membuktikan produk dan karya modifikasi Indonesia mampu bersaing di pasar global.

“Hari ini dunia modifikasi Indonesia bukan hanya sekadar penikmat dari karya dan produk yang sudah ada. Tapi kini sudah memposisikan diri sebagai inisiator tren gaya modifikasi, kreativitas, dan mengaplikasi komponen modifikasi bikinan sendiri,” tegas Andre.
Untuk konsep BMW Passato ini, Andre sebagai founder NMAA turun langsung merancang desainnya. Dibantu karibnya yakni Raindy Igas untuk eksekutor proyek modifikasinya, Andre juga mengajak sejumlah pelaku industri modifikasi dan produk aftermarket.
Tercatat, untuk kreasi permainan lampu ada Pro7, penampilan cat yang eye-catching dari produsen cat lokal ABCA-Spider, hingga peran serta dukungan builder lainnya seperti Musartwork, Tomi Airbrush, Lamban, Garasi Drift, Racing Fire Killer, 54 Metal Craft, AirBFT Suspension, Wetgloss, SecretProjex, Demonsta, Sekutomotif, Artmotive Performance dan Max Performance.

Keikutsertaan kendaraan modifikasi Indonesia di ajang internasional juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri aftermarket dunia.
Dipungkasi oleh Andre, gebrakan penampilan BMW Passato ini juga sebagai wujud kolaborasi antarmerek produk lokal yang selain memperluas jaringan bisnis, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk buatan Indonesia di pasar internasional.


