NMAA News – Kabar terbaru datang dari pabrikan Jepang, Nissan, yang disebut tengah mengubah strategi produksi untuk model Nissan Z tahun 2027.
Alih-alih memproduksi dalam jumlah besar, Nissan dikabarkan akan menerapkan sistem produksi berbasis pesanan alias made-to-order.
Langkah ini terbilang menarik. Pasalnya, penjualan Nissan Z justru sedang menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, coupe sport ini mencatat angka penjualan yang bahkan hampir dua kali lipat dibanding rival terdekatnya, Toyota Supra.
Artinya, demand sedang bagus tapi Nissan memilih bermain lebih “rapi” dalam hal suplai.

Strategi baru ini berarti jumlah unit yang dikirim ke dealer akan jauh lebih terbatas. Beberapa dealer bahkan disebut hanya akan menerima dua hingga tiga unit untuk satu tahun model.
Yang paling terdampak adalah varian performa tinggi, Nissan Z NISMO. Versi NISMO dengan transmisi manual kabarnya hanya akan menyumbang kurang dari 10 persen total produksi. Buat purist yang masih doyan tiga pedal, ini jelas kabar yang bikin deg-degan.

Di satu sisi, pendekatan ini membantu Nissan menghindari stok menumpuk dan diskon besar yang bisa merusak nilai jual mobil sport tersebut. Tapi di sisi lain, potensi kelangkaan bisa memicu markup harga di dealer, terutama untuk varian yang paling diburu.
Singkatnya, kalau strategi ini benar diterapkan, Nissan Z 2027 berpotensi jadi lebih eksklusif. Buat car enthusiast, ini bisa jadi mobil yang makin spesial. Tapi buat calon pembeli, siap-siap gerak cepat sebelum kehabisan, atau sebelum harganya melonjak.

