Foton Hadirkan Ekosistem dan Layanan Pendukung Operasional Bisnis

0
- Advertisement -

NMAA News – Melalui partisipasinya di GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Foton menegaskan komitmennya mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Tak hanya sekadar kendaraan komersial, Foton juga fokus hadirkan pendekatan menyeluruh untun menguatkan layanan purna jual dan ekosistem terintegrasi.

Hal ini guna memastikan operasional bisnis pelanggan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Layanan purna jual menjadi faktor krusial di industri kendaraan komersial. Operasional bisnis bergantung pada keandalan kendaraan serta minimnya waktu henti (downtime).

Menyadari hal tersebut, Foton menempatkan aftersales sebagai bagian strategis mendukung keberlangsungan operasional pelanggan.

Lebih dari sekadar menghadirkan kendaraan komersial, Foton  melalui penguatan layanan purna jual dan ekosistem terintegrasi.

Menurut Luis Huo, perwakilan Foton Global menyampaikan, penggunaan kendaraan listrik di sektor komersial tidak hanya ditentukan produknya, tetapi kesiapan ekosistem pendukungnya.

“Foton secara global terus berinvestasi dalam pengembangan layanan purna jual dan infrastruktur pendukung. Pelanggan dapat bertransisi ke kendaraan listrik dengan lebih percaya diri dan tanpa hambatan operasional,” tukas Luis.

Komitmen ini terwujud lewat penguatan jaringan layanan. Mulai kesiapan fasilitas servis, ketersediaan suku cadang, hingga dukungan teknis terstandarisasi.

Pelanggan dapat memperoleh layanan cepat dan efisien demi menjaga performa kendaraan dalam jangka panjang.

Sementara COO Foton Indonesia, Edi Napis, menambahkan, pendekatan ini merupakan bagian strategi Foton menghadirkan solusi bisnis menyeluruh, bukan sekadar produk kendaraan.

“Dalam bisnis, yang paling krusial bukan hanya kendaraan bisa berjalan, tetapi seberapa konsisten operasional itu dapat dijaga. Di situlah peran layanan purna jual menjadi sangat penting,” tegas Edi.

Foton pastikan setiap pelanggan mendapat dukungan menyeluruh. Mulai kesiapan servis, ketersediaan suku cadang, hingga kapabilitas teknis untuk kendaraan listrik.

“Bila ini semua terpenuhi, maka aspek downtime dapat ditekan dan produktivitas tetap terjaga lebih efisien dan efektif,” jelasnya.

Dengan pengembangan kendaraan listrik, Foton juga membangun ekosistem khusus mendukung kebutuhan operasional berbasis EV.

Hal ini mencakup kesiapan infrastruktur pengisian daya melalui kemitraan strategis, dan pengembangan kapabilitas teknisi dalam menangani kendaraan listrik secara profesional dan aman.

Langkah ini sejalan konsep ‘Easy Move’, yang mengintegrasikan kendaraan listrik, solusi pengisian daya, serta layanan purna jual dalam satu sistem yang saling terhubung.

Unit eTUNLAND yang diperkenalkan oleh Foton di GIICOMVEC 2026

Melalui integrasi tersebut, Foton ingin menghadirkan pengalaman penggunaan kendaraan listrik yang lebih seamless bagi pelaku usaha.

Komitmen ini menjadi bagian langkah jangka panjang Foton di Indonesia mendukung pertumbuhan industri kendaraan komersial lebih modern dan ramah lingkungan.

Mengedepankan penguatan ekosistem serta layanan purna jual, Foton mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pelaku usaha menghadapi transformasi mobilitas bisnis.

 

- Advertisement -