NMAA News – BYD kembali bikin kejutan lewat pengembangan teknologi hybrid terbarunya. Pabrikan asal China itu memperbarui teknologi DM generasi kelima atau Dual Mode plug-in hybrid yang kini diklaim makin irit dan efisien.
BYD menyebut konsumsi bahan bakar teknologi hybrid terbaru ini bisa mencapai hanya 2,6 liter per 100 kilometer. Jika dikonversi, angka tersebut setara sekitar 65 km/liter. Klaim ini langsung jadi sorotan karena jauh lebih hemat dibanding mobil bensin konvensional maupun hybrid biasa.
Teknologi terbaru ini merupakan pengembangan dari sistem DM-i 5.0 yang pertama kali diperkenalkan BYD pada 2024. Saat debut, teknologi tersebut sudah mencatat konsumsi BBM sangat rendah di angka 2,9 liter per 100 km. Kini BYD berhasil memangkasnya lagi sekitar 10 persen melalui penyempurnaan software dan koordinasi sistem hybrid.

Salah satu kunci efisiensi itu datang dari mesin bensin 1.5 liter terbaru milik BYD. Mesin tersebut memiliki thermal efficiency hingga 46,06 persen, salah satu yang tertinggi di industri otomotif saat ini. Mesin ini dipadukan dengan motor listrik efisiensi tinggi serta sistem kontrol pintar yang mampu mengatur distribusi tenaga secara optimal.
Mesin 1.5 liter tersebut menghasilkan tenaga sekitar 96 hp dengan torsi 125 Nm. Saat dikombinasikan dengan motor listrik, performanya tetap responsif meski fokus utama teknologi ini adalah efisiensi bahan bakar.

Dalam salah satu pengujian internal, teknologi BYD DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.800 kilometer dalam kombinasi penggunaan listrik dan bahan bakar penuh. Konsumsi bahan bakarnya juga diklaim mencapai 65 km/liter, atau lebih dari 60 persen lebih efisien dibanding kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500 cc yang umum digunakan di Indonesia.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao sebelumnya juga menegaskan bahwa teknologi hybrid terbaru BYD hadir untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan hemat energi namun tetap nyaman digunakan harian.

“Teknologi DM terbaru ini menjadi solusi efisiensi sekaligus kenyamanan berkendara modern,” ujar Eagle Zhao dalam presentasi peluncuran produk BYD.
Dengan teknologi terbaru tersebut, BYD tampaknya semakin serius menantang dominasi pabrikan Jepang di segmen hybrid global. Apalagi tren kendaraan elektrifikasi terus berkembang pesat, termasuk di Indonesia.


