BAIC Indonesia Raih 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Terlaris

0
BAIC Indonesia Raih 407 SPK Selama GIIAS 2026, BJ30 HEV Jadi Model Terlaris
- Advertisement -

NMAA News – BAIC Indonesia mencatat 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama mengikuti GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dari pencapaian tersebut, BAIC BJ30 HEV menjadi model dengan kontribusi terbesar, sementara BAIC T1 yang baru diperkenalkan juga mencatat respons cukup positif dari pengunjung.

Selama 11 hari penyelenggaraan GIIAS 2026, booth BAIC diklaim dikunjungi hampir 20 ribu orang. Selain itu, lebih dari 500 sesi test drive tercatat dilakukan pengunjung yang ingin mencoba langsung jajaran kendaraan BAIC.

BAIC T1 menjadi salah satu model yang mendapat perhatian karena untuk pertama kalinya diperkenalkan di ajang GIIAS. Kendaraan listrik tersebut mencatat 139 SPK selama pameran berlangsung.

BAIC Indonesia Raih 407 SPK Selama GIIAS 2026, BJ30 HEV Jadi Model Terlaris

Menurut BAIC Indonesia, sejumlah aspek yang mendapat respons positif dari konsumen terhadap T1 antara lain desain eksterior dan interior, kenyamanan kabin, respons akselerasi, handling, serta sejumlah fitur seperti Parking Assist dan teknologi kendaraan listrik.

Di sisi lain, BAIC BJ30 HEV justru menjadi model dengan jumlah SPK tertinggi selama pameran. SUV hybrid tersebut membukukan 201 unit atau hampir separuh dari total SPK BAIC selama GIIAS 2026.

Setelah BJ30 HEV, BAIC BJ40 mencatat 51 SPK dan BAIC X55 II sebanyak 16 SPK. Dengan angka tersebut, BJ30 HEV menjadi model yang paling banyak dipesan konsumen selama keikutsertaan BAIC di GIIAS tahun ini.

BAIC Indonesia Raih 407 SPK Selama GIIAS 2026, BJ30 HEV Jadi Model Terlaris

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menilai hasil tersebut menunjukkan kombinasi karakter SUV dan teknologi hybrid mulai mendapat tempat di pasar Indonesia.

“Dapat kita lihat bahwa BAIC BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa DNA BAIC sebagai produsen kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik utama, sekaligus dipadukan dengan teknologi hybrid yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar,” ujar Dhani.

Sementara itu, respons terhadap BAIC T1 turut menjadi perhatian bagi BAIC Indonesia. Sebagai kendaraan listrik pertama merek tersebut di Indonesia, T1 mencatat 139 SPK pada debutnya di GIIAS 2026.

Secara keseluruhan, hasil GIIAS 2026 memperlihatkan bahwa minat konsumen terhadap portofolio BAIC cukup beragam. Selain kendaraan konvensional, model hybrid dan listrik mulai mengambil porsi dalam penjualan selama pameran.

BAIC Indonesia juga menyebut telah mengumpulkan lebih dari 10 ribu data konsumen yang menunjukkan ketertarikan terhadap produk-produknya selama GIIAS 2026. Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui jaringan dealer, termasuk konsultasi produk, test drive, hingga proses pembelian.

Setelah GIIAS di Tangerang, BAIC berencana melanjutkan aktivitasnya melalui rangkaian GIIAS The Series di sejumlah kota, seperti Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali.

Dengan hasil tersebut, BAIC kini memiliki portofolio kendaraan di Indonesia yang mencakup mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik. Pencapaian di GIIAS 2026 menjadi salah satu indikator awal respons pasar terhadap perluasan pilihan produk tersebut.

- Advertisement -