NMAA Pedia – Sudah bukan rahasia lagi bahwa mitos yang beredar menyatakan bahwa pembalap asal Finlandia memang pakar dalam hal balap. Karena banyak legenda balap hebat berasal dari negara tersebut.
Salah satunya adalah Tommi Mäkinen yang lahir di kota Puuppola, Finlandia tepat tanggal 26 Juni 1964. Ia adalah pembalap yang mengantongi empat juara dunia WRC dalam empat tahun berturut-turut dari tahun 1996-1999. Ia pun berhasil membawa Mitsubishi mendapatkan Constructors’ Title tahun 1998.
Yang membuat orang begitu terkesima melihat kehebatan Mäkinen adalah kepiawaiannya menunggang Mitsubishi Lancer Evo. Bisa dibilang berkat Mäkinen, banyak petrolhead Tanah Air familiar dan memilih Lancer Evolution. Bahkan di zamannya, Mitsubishi Lancer lokal yang merupakan generasi Lancer Evo 6 pun disulap menjadi berpenampilan ala mobil balapnya Mäkinen.
Tahun 1995 Mäkinen secara resmi bergabung dan membela penuh Mitsubishi Ralliart menggunakan Mitsubishi Lancer Evo II dan Evo III. Tahun demi tahun dilalui Mäkinen bersama Mitsubishi, dan ia merasakan hampir semua Evo; dari Evo II-VI, Evo 6,5, hingga Evo WRC tahun 200.
Nah, jangan heran kalau baca Evo 6,5! Tipe tersebut disebut-sebut adalah versi street legal dari Lancer 6 yang khusus dibuat demi keperluan homologasi pada tahun 1999. Sehingga Mäkinen bisa turun balap di reli Group A sekaligus penghormatan kepadanya karena berhasil membuat Mitsubishi meraih Constructors’ Title. Tipe ini diberi nama resmi Mitsubishi Lancer Evolution Tomi Mäkinen Edition (TME). Model ini hadir dengan pilihan dua warna, putih polos, merah polos dan ‘racing jersey’ yang digunakan sama seperti Tomi Mäkinen pada ajang WRC.
Berbeda dengan model reguler atau standar, Lancer Evo TME memiliki desain bumper depan yang berbeda, kursi Recaro merah/hitam dengan logo T. Mäkinen yang diembos), velg Enkei berukuran 17 inci putih, setir Momo dengan tombol shift, turbin titanium yang digulung lebih cepat, penyangga top strut depan, menurunkan ketinggian suspensi sesuai seting Tarmac, serta rasio kemudi yang lebih cepat.
Meski tak ada keterangan resmi soal berapa banyak mobil ini diproduksi, namun Lancer Evo TME menjadi buruan banyak kolektor. Di Tanah Air ada beberapa unit dengan penampilan sesuai aslinya. Sayangnya dengan berakhirnya era kejayaan Lancer Evo pada generasi 1-6 di ajang balap, seakan mempengaruhi eksistensinya hingga Mitsubishi mematikannya pada generasi ke-10. Padahal Lancer Evolution adalah sports car dengan handling dan power yang menjanjikan, dan tentunya easy to tune.






