NMAA News – Tidak hanya sekadar hadir model barunya, Massiv Thunder juga menawarkan performa berbeda berkat sejumlah pengembangan dan penyempurnaan produk. Ada beberapa pembaharuan dan pengembangan Massiv Thunder.
Berbagai masukan konsumen dan munculnya berbagai kebutuhan di lapangan, menjadi dasar pertimbangan pengembangan Massiv Thunder. Dari input tersebut, para teknisi riset dan pengembangan Massiv memformulasikan langkah peningkatan performanya.

Adapun hasil tim R&D ini, aki Massiv Thunder kini menerapkan 2 poin untuk mendongkrak performa Thunder. Pertama, Massiv Thunder memiliki daya starter tinggi (High Cranking Ampere) dan usia pakai yang lebih lama atau awet.
Paling berbeda ubahannya, desain anyar plat penyimpan arus listrik menggunakan desain Center Lug. Desain ini memungkinkan distribusi arus listrik di dalam baterai lebih baik dan efektif. Hasilnya, kemampuan daya starter lebih tinggi ketimbang sebelumnya dengan format Side Lug.
“Hasil pengembangan R&D Massiv menghasilkan usia pakai lebih lama berkat penambahan spesial alloy yang meningkatkan ketahanan terhadap korosi. Massiv menambahkan unsur timah putih (SN) untuk meningkatkan umur pakai baterai,” jelas Heru Darmawan, Quality Assurance Department Head PT Trimitra Baterai Prakarsa (TBP).

Tim R&D Massiv juga menerapkan teknologi expanded dalam proses pembuatan pelat. Teknologi ini juga diaplikasikan saat proses pendinginan (cold process), sehingga struktur kristal timah lebih solid. Proses ini juga menghasilkan sambungan antar sel lebih kuat.
Proses pembuatan sambungan antar cell (konektor) menggunakan mesin otomatis, yang disebut small part casting. Langkah ini diyakini lebih stabil prosesnya, sehingga konektor lebih kuat dan usia pakai tahan lama. Tak heran, kalau performa Massiv Thunder kini lebih kuat.

