Dalam Bayangan Omicron, Dyandra Promosindo Siapkan Jadwal Alternatif IIMS 2022

0
- Advertisement -

NMAA News – Kendati angka kenaikan wabah lanjutan Covid-19 yakni Omicron cukup tinggi di Jakarta dan sekitarnya, namun Dyandra Promosindo selaku penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) tetap optimis pameran otomotif tersebut akan digelar pada 17-27 Februari 2022 mendatang di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh, dalam jumpa pers dan briefing peserta IIMS 2022 di Golden Ballroom, Sultan Hotel, Jakarta, Kamis (3/2/2022). Namun sebagai langkah antisipasi apabila kondisinya makin memburuk, pihaknya sudah menyiapkan alternatif tanggal pengganti pelaksanaannya.

“Kami sudah siapkan jadwal alternatif sebagai langkah antisipasi atas lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia yang semakin merajalela belakangan ini. Pemerintah sudah mewaspadai ancaman varian tersebut dan sudah lakukan langkah pencegahan seoptimal mungkin,” jelas Kohen, sapaan akrab Hendra Noor Saleh.

Direktur Utama Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh

Sebagai respon kondisi tersebut, menurut Kohen, Dyandra menyiapkan perubahan atau pergeseran jadwal penyelenggaraan IIMS 2022 apabila kondisi wabah Omicron ini semakin meluas. “Apabila keadaan tidak memungkinkan, terpaksa kita tempuh rencana lain. Bagaimanapun, Dyandra harus tetap mematuhi kebijakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19,” papar Kohen.

Menurutnya, bila pandemi memburuk, maka pihaknya akan melakukan Plan B. Artinya, maka IIMS 2022 akan digeser ke tanggal 31 Maret sampai 10 April 2022. Namun hingga kini, kami masih berharap ajang ini tetap bisa berjalan sesuai jadwal awal,” harap Kohen di depan peserta dan media.

Sedangkan saat ditemui terpisah usai konperensi pers, Kohen menyatakan kepastian jadi atau tidaknya IIMS 2022 pada 17-27 Februari 2022 mendatang tersebut, akan ditentukan dan diumumkan kembali oleh pihaknya pada 8 Februari 2022. “Tentunya menunggu keputusan ijin dari Pemerintah, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi pandemi terkini,” ucap Kohen.

Namun yang pasti, menurut Kohen, ajang IIMS 2022 tidak akan bergeser melebihi semester satu tahun ini. Hal tersebut guna menghindari kepadatan jadwal dengan ajang pameran otomotif lainnya. “Memang sulit, namun kami tidak bisa asal mengubah jadwal. Pihak atau klien pemakai venue JIExpo ini cukup banyak,” jelasnya.

Foto: IIMS Hybrid 2021

Soal pemindahan atau pergeseran jadwal ini, diakui Kohen memang tidak mudah, tidak bisa dilakukan sembarangan, dan tentu pihaknya sebagai penyelenggara harus melalui koordinasi seluruh pihak terkait event, yakni para peserta pameran, pemerintah, hingga penyedia venue.

Apabila penyelenggaraan IIMS bisa dilakukan dalam bayang-bayang Omicron, Kohen menegaskan, pelaksanaan IIMS 2022 tentunya akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dimulai dari penjualan tiket IIMS 2022 yang dilaksanakan secara online, seperti melalui marketplace Tokopedia hingga pengaturan pengunjung yang datang.

Selanjutnya, tambah Kohen, pengunjung pameran juga dibatasi pada mereka yang berusia di 13 sampai 59 tahun. Pengunjung yang boleh datang ke IIMS 2022 juga sudah divaksin dua kali dan wajib melakukan scanning melalui aplikasi PeduliLindungi saat tiba di lokasi pameran.

“Selain dibatasi dari total maksimalnya, pengunjung hadir berdasarkan waktu pilihannya saat pembelian tiket, sehingga bisa menghindari kerumunan. Kapasitas booth peserta juga dibatasi. Misalnya kalau luasnya 1.000 meter persegi artinya maksimal hanya 250 orang saja yang bisa ada di sana,” ungkap Kohen.

Sambil berharap semuanya akan baik-baik saja kondisinya, Kohen menyatakan kalau IIMS 2022 merupakan bagian dari ikhtiar memajukan industri otomotif Indonesia. “Pameran ini bukan hanya menjadi ajang unjuk gigi produk otomotif baru, melainkan juga pengenalan seluruh elemen yang terlibat dalam industri otomotif Tanah Air,” pungkas Kohen.

 

- Advertisement -