NMAA News – Pabrikan Honda menghadirkan CRX sebagai jajaran mobil performa Civic dari penerus yang populer karena dinilai gesit.
Eksistensi hatchback-coupe satu ini kian memuncak pada 1990 dengan beberapa peningkatan.
Seperti rem cakram di keempat roda, model velg 14 inci dan ubahan kosmetika untuk menambah kesan sporty.
Pada gnerasi kedua Honda CR-X, pabrikan membekali spesifikasi mesin B16 di pasar domestik Eropa maupun Jepang dengan kisaran tenaga mencapai 150 – 160 PS.
Perpaduan bentuk simpel seperti generasi Honda Civic dan atap hatchback-coupe membuat CR-X makin istimewa di zamannya.

Potensi modifikasi Honda CR-X dilirik oleh kreator YouTube High Performance Academy (HP Academy) untuk menjajal ganasnya sirkuit balap.
Dalam unggahan video K20 Swapped CR-X Build, generasi kedua Honda CR-X sudah menerima donor mesin inline-four berkapasitas 2.0 L yang sanggup meletupkan tenaga mencapai 255 HP.
Sang builder, menjelaskan lonjakan tenaga dari mesin Honda K20 yang diolah melalui transmisi manual Honda dilengkapi ubahan pada timing gear.
Untuk mendukung kinerja lebih optimal, CR-X sudah mengusung individual throttle body yang berfungsi mengatur jumlah asupan udara yang masuk ke mesin yang terletak di antara air filter box dan intake udara.

Sementara itu, tuning mesin diserahkan ke peranti ECU Emtron SL4 dengan parameter yang bisa di-adjust sesuai keinginan dan kebutuhan.
Progress modifikasi Honda CR-X kabarnya masih terus berlanjut.
Ke depannya, HP Academy menyiapkan sejumlah part performa untuk membuat mobil lebih kompetitif di sirkuit.

Misalnya empat injektor, drive-by-wire, dan suntikan ECU Emtron KV8. Sektor transmisi juga bakal berganti ke sistem sekuensial enam percepatan Hollinger SF, kopling pelat ganda 5,5 inci, dan optimalisasi performa lainnya.
Unggahan video di kanal YouTube HP Academy hingga sekarang masih menjadi sorotan para petrolhead terutama Honda Freaks.

