Menilik Sistem Keamanan Berlapis Baterai Chery Tiggo 8 CSH

0
- Advertisement -

NMAA News – Langkah PT Chery Sales Indonesia (CSI) membuktikan keandalan baterai yang tersemat pada model hybrid terbarunya, Tiggo 8 CSH terlihat cukup unik, nyeleneh, dan belum pernah dilakukan pemasar mobil listrik lainnya di Indonesia, bahkan di dunia.

Kendati unik, strategi marketing Chery dalam memperlihatkan kualitas dan performa baterai Tiggo 8 CSH tersebut, menjadi titik balik atas keraguan publik yang masih meragukan kemampuan baterai Tiggo 8 CSH.

Sebagai model unggulan strategi global Chery, Tiggo 8 CSH mampu merenggut kepercayaan lebih dari satu juta keluarga di seluruh dunia dengan kekuatan produknya yang bisa dibuktikan.

Teknologi CSH yang digunakan melangkah lebih jauh memanfaatkan teknologi keselamatan superior. Untuk mendefinisikan ulang persepsi konsumen tentang standar kualitas premium SUV energi baru.

Contoh teknologi teladan ini merupakan pencapaian strategi ekspansi teknologi global Chery. Langkah berani Chery ini bukanlah pertaruhan tanpa dasar, melainkan keyakinan pada benteng teknologi pelindung baterai tersebut.

Chery Tiggo 8 CSH menggunakan baterai jenis Lithium Iron Phosphate (Li-Po) berkapasitas 18,3 kWh yang bersertifikasi IP68 Waterproof. Sertifikasi ini membuktikan ketahanannya atas air dan debu, serta beroperasi normal di rentang suhu ekstrem -35°C hingga 60°C.

Chery Tiggo 8 CSH

Baterai yang disematkan juga sanggup membuat Chery Tiggo 8 CSH menempuh jarak hingga 90 Km dalam mode full EV. Untuk pengisian daya, baterai ini mendukung teknologi fast charging melalui port CCS2, mengisi daya 30% ke 80% hanya dalam 20 menit.

Struktur pelindung baterai inovatif berkonsep Chainmail Battery Safety Structure juga dirancang dengan 14 titik penahan (Safety Anchor Points), mampu meningkatkan kekuatan sasis sebesar 7% dan menahan tekanan ekstrusi hingga 200 KN.

Struktur tersebut mencakup lapisan proteksi berlapis. Di antaranya 10 lapis di bagian bawah, 15 lapis di samping, dan 16 lapis insulasi termal. Ketangguhan ini dibuktikan melalui serangkaian pengujian ekstrem.

Seperti uji intrusi pada kecepatan 55 km/jam dengan penetrasi 55 mm, uji rendam air selama 72 jam, uji jatuh ketinggian 4,9 meter, hingga uji semprotan garam netral selama 720 jam.

Melalui inovasi teknologi berkelanjutan dan pengujian ketat, Chery berdedikasi menciptakan pengalaman mobilitas lebih aman bagi keluarga di seluruh dunia.

Sementara itu, Uji Ketahanan Baterai di Indonesia juga mewujudkan komitmen Chery terhadap solusi rekayasa spesifik pasar melalui strategi pengembangan yang dilokalkan.

Membangun momentum ini, Chery berencana memperluas program tantangan keselamatan ekstremnya ke pasar global utama di negara lainnya. Termasuk Afrika Selatan, Brasil, dan Meksiko.

Seluruh inisiatif ini tidak hanya akan menetapkan tolok ukur keselamatan global baru untuk kendaraan elektrifikasi, melainkan juga mempercepat evolusi teknologi Chery Super Hybrid.

- Advertisement -