NMAA News – Mercedes-AMG kembali bikin geger dunia otomotif dengan meluncurkan sebuah konsep sedan listrik empat pintu yang diberi nama GT XX Concept.
Tapi jangan tertipu dengan embel-embel “concept”—mobil ini bukan cuma pajangan di ruang pamer. Mercedes memastikan GT XX sudah memiliki nomor VIN dan dirancang langsung menuju jalur produksi. Siap-siap, karena AMG GT XX bisa jadi pesaing paling serius buat Porsche Taycan dan Tesla Model S Plaid.

Dari luar, GT XX tampil sangat futuristik. Desain fastback ramping dengan garis-garis agresif, lampu depan vertikal, dan gril Panamericana convex memberi kesan mobil ini bukan sekadar EV biasa. Tambahan spoiler aktif di belakang dan bilah-bilah udara tersembunyi membuat mobil ini terlihat seperti jet darat, bukan sedan.
Tapi yang paling gila justru ada di balik bodinya. GT XX menggendong tiga motor listrik axial-flux—dua di gandar belakang dan satu di depan.

Kombinasi ini menghasilkan tenaga maksimum 1.341 HP, yang membuatnya mampu melesat hingga 359 km/jam (223 mph). Menariknya, motor axial-flux ini jauh lebih kompak dibanding motor biasa, bahkan hanya setebal 9 cm tapi bisa menghasilkan tiga kali lipat tenaga per volume.
Tak hanya performa, teknologi baterainya juga mencengangkan. Mobil ini dibekali baterai NCMA 114 kWh dengan arsitektur 800V.

Dengan sistem pengisian cepat 850 kW, AMG GT XX mampu menambah jarak tempuh hingga 400 km hanya dalam 5 menit! Ini mungkin jadi salah satu EV dengan sistem pengisian tercepat saat ini.
Satu fitur yang benar-benar menarik perhatian adalah velg aero aktif berukuran 21 inci. Bukan velg biasa, karena setiap bilahnya bisa membuka atau menutup tergantung kebutuhan aerodinamika.

Saat pengereman intens, bilah membuka untuk mendinginkan rem. Saat melaju cepat, bilah akan menutup untuk mengurangi hambatan udara. Sistem ini digerakkan oleh mini-generator di bagian tengah roda. Gila, kan?
Tak berhenti sampai situ. GT XX juga punya speaker tersembunyi di dalam lampu depan. Tujuannya bukan cuma untuk keamanan pedestrian, tapi juga menciptakan sensasi suara khas mobil performa.
Buat yang kangen raungan mesin V8, AMG menyiapkan sistem Simulasi Suara Aktif yang memberikan pengalaman audio layaknya mobil AMG bermesin bensin.
Interior GT XX minimalis tapi tetap premium dan sporty. Material yang digunakan termasuk kulit daur ulang, suede, dan “biotech leather” ramah lingkungan. Kabin dilengkapi setir model yoke, jok balap dari serat karbon, layar 10,25 inci untuk instrumen, serta layar tengah 14 inci untuk infotainment. Semua dikemas dalam nuansa cockpit performa tinggi.

Mercedes menyatakan bahwa GT XX bukan hanya mobil pameran, tapi juga menjadi dasar dari generasi sedan dan SUV AMG listrik yang akan datang. Jadi, kalau ini baru permulaannya, kita bisa membayangkan betapa ambisiusnya arah AMG di masa depan.
Dengan tenaga brutal, teknologi revolusioner, dan desain radikal, Mercedes-AMG GT XX Concept bukan cuma saingan Porsche Taycan—mobil ini justru mendefinisikan ulang seperti apa seharusnya sedan listrik performa tinggi masa depan.
Dan jika semua ini masuk jalur produksi, sepertinya dominasi AMG di era EV tinggal tunggu waktu.

