Hingar bingar dunia modifikasi kawasan “Timur” selesai dengan berakhirnya Tokyo Auto Salon yang digenapi Osaka Auto Messe beberapa waktu lalu. Namun belahan Eropa baru saja menggegap-gempitakan dunia tuning via Geneva Motor Show (GMS) dari tanggal 9 Maret sampai 19 Maret nanti, di Geneva Palexpo yang berlokasi di ibukota negara Swiss.
Pameran otomotif tahunan yang sudah digelar sejak 1905 ini, memang jadi salah satu yang bergengsi di dunia. Tak hanya kemunculan mobil-mobil konsep atau model baru saja yang menarik disimak, namun GIMS juga memberi tempat untuk para tuner daratan Eropa memamerkan hasil karyanya di sini.
Maklum, dunia tuning di sana dianggap sama pentingnya dengan produksi mobil-mobil model terbaru. Bahkan istilah serta sifat in-house tuner dan rumah desain (coachbuilder), konon berasal dari Benua Biru. Di tahun 2017 ini, kebanyakan tuner di GMS memainkan carbon fibre yang disematkan pada eksterior dan interior.
Nah, berikut ini adalah beberapa karya modifikasi keren Geneva Motor Show 2017 yang bisa jadi inspirasi.
Mansory Maserati Levante
Levante adalah model SUV pertama dan baru Maserati. Agak di luar dugaan ketika Mansory sudah membuat versi modifikasinya. Selain menambahkan bumper depan-belakang, side skirt, over fender, diffuser, kap, mesin, dan wing spoiler karbon, tuner Jerman itu juga memakaikan warna orange terang di sekujur bodi.
Konsep jahitan diamond cut, dengan aksen oranye yang sama juga ditemukan pada kabin. Yang tak ketinggalan, mesin V6 Levante dinaikkan power-nya sekitar 34 hp lewat upgrade software ECU dan exhaust system yang dirancang khusus.
TopCar Design GLE coupe Inferno
Tuner asal Moscow, Rusia ini memberi penegasan baru untuk Mercedes-Benz GLE coupe yang dinilai punya desain feminim. Tentu saja lewat penambahan body kit berikut over fender besar. Disenadakan dengan rancangan kap mesin baru untuk menunjukkan “otot”nya.
Penggenapnya adalah pemakaian aksen karbon yang dikombinasi cat matte gray yang maskulin. Pada bagian kaki-kaki, velg model palang lima ukuran 23 inci dipasang. Sementara leather gelap berkualitas tinggi dengan sentuhan karbon pada trim menghiasi kabin.
TechArt 911 GTsreet R
Tak seperti karya lain, disebut-sebut TechArt melakukan pendekatan unusual dalam memodifikasi ke dalam 911 GTstreet R. Kali ini tuner spesialis Porsche memainkan imbuhan masif terhadap aplikasi aero kit. Mulai dari fascia depan dengan air vents besar, over fender, dan tentu saja rear wing raksasa karbon.
Namun begitu, TechArt mengklaim bisa menurunkan bobot mobil sekitar 30 kilogram dengan aksesorinya tersebut. Terlebih, dapur pacunya juga digenjot sampai memiliki 720 hp, sehingga cukup 2,5 detik untuk meraih kecepatan 100 km/jam dari kondisi diam.
ABT RS6+
Dalam kondisi stock-nya sudah 600 hp, dan berbodi station wagon. Dua paduan ini saja rasanya sudah cukup membuat Audi RS6 Avant menyenangkan untuk dimiliki. Tapi ABT punya pandangan lain.
Selain menambahkan aksen karbon di beberapa bagian bodi, in-house tuner Volkswagen Group ini juga menaikkan lagi performanya dengan merevisi besaran boost turbo. Maka tak heran kalau klaim power-nya menjadi 696 hp, dan top speed bisa tembus 322 km/jam. Gila!
FAB Design Desire
Meski punya desain yang sudah keren dari awal, tapi sebuah Mercedes-McLaren SLR masih bisa dioprek. Adalah tuner asal Switzerland, FAB Design yang nekat memodifikasi mobil langka itu.
Caranya adalah dengan menerapkan konsep bodi karbon di sekujur mobil eksotis itu. Lining biru di tengah bodi, velg, dan kabin, membuat nuansa kontras sekaligus menaikkan kesan futuristis. Kabarnya konsep ini diadopsi dari yatch super mewah.
Tak lupa fascia depan juga diubah dengan bumper desain baru. Termasuk redesign buritan, dan samping dengan mengekspos exhaust ciri khas SLR menjadi tiga buah. Maka tak heran mobil ini cukup banyak menyita perhatian pengunjung Geneva Motor Show 2017.










