Pameran modifikasi Osaka Automesse (OAM) 2019 sudah akan dimulai, yang akan dihelat di gedung pameran INTEX Osaka 9-11 Februari mendatang. Rombongan Great of Indonesia yang terdiri dari modifikator dan aftermarket brand dari Indonesia yang diinisiasi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bertolak ke Jepang hari ini (7/2).

Auto Messe

Gerakan Great of Indonesia merupakan rangkaian pre-event menjelang penyelenggaraan Indonesia Modification Expo (IMX) 2019 yang akan digelar pada 28-29 September mendatang. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk-produk aftermarket Indonesia ke kancah internasional melalui pameran-pameran modifikasi di luar negeri.

WhatsApp Image 2019-01-23 at 23.34.00

Beberapa produk aftermarket asli Indonesia yang ikut dalam Great of Indonesia tahun kedua ini ke di OAM di antaranya adalah; KARMA Body Kit, spesialis lampu custom Yoong Motor, suspensi udara Air Pride, dan juga cover mobil custom BitelBlack. Nantinya brand-brand ini secara efektif akan berjualan sekaligus memperkenalkan mereknya untuk pasar Jepang.

“Kami sudah siap untuk membawa produk-produk kreatif modifikasi Indonesia ke OAM tahun ini. Berkaca dari Great of Indonesia sebelumnya, kami yakin produk-produk otomotif yang dibawa bisa diterima. Apalagi merupakan produk kreativitas asli anak bangsa,” ujar Andre founder NMAA sekaligus pengagas IMX.

Osaka Auto Messe

Nantinya rombongan Great of Indonesia akan menempati booth 6B-S2 di hall 6B. Dan masing-masing aftermarket brand akan membawa spesialisasinya masing-masing.

Misalnya KARMA Body Kit yang akan menampilkan body kit set dan melakukan direct selling dengan sistem pre-order. Yoong Motor sebagai pelopor lampu custom, akan memamerkan karya customized light yang tak banyak dilakukan tuner di negara lain. Sementara suspensi udara Air Pride akan menawarkan teknologi digital pengaturan kinerja air suspension. Dan BitelBlack memperkenalkan konsep cover mobil custom pertama di Jepang.

Karma 3

Sebagai salah satu kiblat modifikasi dunia, Jepang memiliki kontrol kualitas yang tinggi terhadap sebuah produk aftermarket. Artinya jika produk aftermarket Indonesia diterima pasar Jepang, berarti kualitasnya diakui. Bisa sekaligus dijadikan ajang tes pasar dan menaikkan  kuantitas penjualan baik di dalam dan luar negeri.

“Mudah-mudahan hal tersebut ada timbal baliknya buat khalayak modifikasi dan aftermarket Indonesia. Doakan kami yang akan berpameran di sana, dan jangan lupa untuk terus mendukung Indonesia Modification Expo 2019 yang akan menjadi lebih besar dan berskala internasional,” tutup Andre.