NMAA News – PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi mulai memberi vaksin Covid-19 ke seluruh karyawan dan keluarga. Kegiatan ini merupakan bagian Kick-Off Vaksinasi Gotong Royong Covid-19 untuk Pekerja oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk 18 perusahaan yang ditinjau secara virtual Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Pemberian vaksin ini merupakan bagian dukungan TMMIN ke pemerintah dalam upaya pemerataan vaksin Covid-19. Sebanyak total 16.000 karyawan TMMIN beserta keluarga dijadwalkan mendapat vaksin Covid-19 secara bertahap dengan 3.000 peserta di tahap pertama.
“Kami berterima-kasih ke Pemerintah dan Kadin yang mengkoordinasikan Program Vaksinasi Gotong Royong ini. Bagi Toyota Indonesia, keselamatan dan kesehatan karyawan dan keluarga merupakan hal utama. Kami berkomitmen melaksanakan vaksinasi Covid-19 ke seluruh karyawan beserta keluarganya,” ujar Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono, Rabu (18/5/2021).
Menurut Warih, langkah vaksinasi Gotong Royong menjadi upaya penting dalam menanggulangi penyebaran virus Corona yang tetap dibarengi prosedur menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan terus-menerus.

Protokol kesehatan di TMMIN dibangun dari kesadaran pribadi karyawan yang dilanjut dengan kesadaran keluarga dan lingkungan. Hal ini kemudian mendasari inisiatif TMMIN untuk mendirikan 100 Kampung Siaga Covid-19 (KSC) yang tersebar di wilayah Karawang, Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Depok, sejak September 2020.
Dalam KSC, karyawan TMMIN yang memiliki komitmen menjadi agen perubahan (Champion) secara aktif memberi pemahaman budaya bersih dan gaya hidup sehat dengan melaksanakan kebiasaan baru ke lingkungan sekitar. Aktivitas ini diharapkan mendorong pengembangan dan kemandirian masyarakat mengorganisir seluruh sumber daya melawan pandemi Covid-19.
Demi mendukung kemandirian Kampung Siaga Covid-19, TMMIN juga memberi berbagai sarana dan prasarana seperti alat cuci tangan portable, thermogun, masker, hingga pelatihan edukasi rutin mengenai protokol Covid-19.
“Semoga dengan dimulainya vaksinasi ini dan dengan terus menjalankan protokol kesehatan serta kebiasaan baru, pandemi Covid-19 terutama di area industri manufaktur dapat segera diatasi,” pungkas Warih.

