SSC Tuatara Kembali Alami Kecelakaan Saat Hendak Catat Rekor Top Speed

0
Foto: motor1.com
- Advertisement -

NMAA News – Unit hypercar kontroversial asal Amerika,SSC Tuatara gagal mencatat rekor kecepatan. Dalam sebuah laporan oleh The Drive, Tuatara mengalami kecelakaan saat transit di sebuah truk pengangkut mobil di Utah. Kecelakaan itu terjadi pada 13 April ketika truk tersebut terbalik karena angin kencang.

Padahal, mobil berlabel Tuatara #001 milik Larry Caplin sempat mengklaim gelar mobil produksi tercepat pada bulan Januari silam.

Rupanya, Tuatara dan tim SSC sedang dalam perjalanan ke Florida untuk melakukan test run 300 Mph (482 Km/h) kedua yang direncanakan akan terjadi pada 17 April. Tidak ada cedera fatal dari kecelakaan itu meskipun salah satu pengemudi dan penumpang kemudian dirawat di rumah sakit.

Foto: motor1.com

SSC telah menghadapi beberapa kemunduran dalam mengklaim tahta mobil produksi terkencang di dunia.  Di atas kertas, Tuatara menggendong mesin V8 flat-plane-crank 5.9 liter twin-turbo 1.750 Hp.

Saat sesirun pertama, hypecar tersebut mampu mengukir 316 Mph (508 Km/h) di Nevada dibanjiri keraguan, yang mendorong SSC untuk melakukan test ulang di John Bohmer Proving Ground.

Di test kedua ini, tim SSC berhasil mencatatkan rata-rata 282.9 mph (455.2 Km/h) untuk dua kali run.

Foto: motor1.com

Meskipun sudah mencatat rekor baru, SSC masih belum terbebas dari haters. Hal tersebut dikarenakan, Tuatara belum berhasil mereplikasi top speed 316 Mph (508 Km/h) yang didapat di Nevada, dan rekor terbaru ini tidak menghapus keraguan tentang kemampuan Tuatara sebenarnya.

Oleh karena itu, SSC masih dalam pencarian untuk memecahkan rekor 300 Mph (482 Km/h), tapi sepertinya kecelakaan ini akan menjadi kemunduran besar bagi perusahaan.

Seperti yang ditunjukkan dalam foto yang dikirim ke The Drive, Tuatara mengalami kerusakan berat karena insiden tersebut. Shelby mengatakan bahwa kerusakan hanya sebatas kosmetik, sementara sasis, drivetrain dan suspensi tidak tersentuh.

- Advertisement -