NMAA News – Kendati gagal menempati posisi pertama dalam ajang Pikes Peak International Hill Climb akhir pekan lalu, namun tim Bentley yang mengandalkan Continental GT3 berhasil menorehkan sejarah dalam ajang balap mendaki lintasan perbukitan tersebut.
Ya, tim Bentley berhasil menerapkan penggunaan bahan bakar terbarukan Biofuel yang menjadi sumber energi mesin bensin milik Continental GT3 yang menjadikannya sukses menempati posisi 2.
Kendati gagal mencapai tujuan memecahkan rekor Time Attack, namun di sisi lain mereka berhasil menunjukkan komitmen lebih lanjut terhadap tujuan Bentley untuk masa depan yang berkelanjutan.

Bentley Continental GT3 ini dikemudikan Rhys Millen, pebalap sohor yang tidak asing dengan ajang Pikes Peak. Ia menyelesaikan balapan sejauh 12,3 mil dalam 6 menit 36,281 detik. Adanya persoalan teknis, menyebabkan mobilnya kehilangan tenaga di beberapa tikungan jelang dari garis finis. Sehingga berkontribusi melambatnya waktu yang dicetak Millen.
Akhirnya, Millen hanya menempati posisi kedua di kelas Time Attack dan finis keempat secara keseluruhan. “Continental GT3 Pikes Peak dengan 750 hp adalah mobil balap dengan energi terbarukan pertama Bentley. Model ini pasti bukan terakhir. Akan selalu ada pengembangannya,” jelas tim Bentley dalam pernyataannya.
Masalah lain gagalnya memecahkan rekor sebelumnya, karena faktor cuaca dan kondisi salju tebal di puncak gunung. Penyelenggara Pikes Peak bahkan memperpendek jalur biasa dengan memindahkan garis finish ke Devil’s Playground pada ketinggian 12.780 kaki dari permukaan laut, yang lebih rendah sekitar 5.000 kaki dari rute seharusnya, atau jarak jalur balapnya hanya 2/3 dari jalur balap Pikes Peak biasanya.

Pemenang balap ke-99 Pikes Peak International Hill Climb ini adalah Robin Shute, dengan waktu 5 menit 55,246 detik yang mengendarai mobil balap Wolf GB08 TSC-LT 2018 bermesin Honda. Di kelas Time Attack 1, posisi pertama diraih Pikes Peak pro Romain Dumas, yang menyelesaikan pendakian dalam 6 menit 31,914 detik, dengan Porsche 911 GT2 RS Clubsport 2019.
Tahun depan, ajang balap pendakian bukit Pikes Peak ke-100, pastinya bakal menjadi tontonan menarik, dengan bumbu cerita masa lalu Pikes. Terkait persiapan ini, tim Bentley terus mengembangkan risetnya. “Continental GT3 mungkin tidak memenangkan kelasnya tahun ini, tetapi akan ada lebih banyak peluang yang akan datang seiring langkah riset kami, ” yakin Direktur Motorsport Bentley, Paul Williams dengan optimis.
Foto: Bentley


