Persiapan Aktivitas Jelang PPKM Darurat, Ini Cara Mudah Merawat Transmisi Manual dan Otomatis di Rumah

0
- Advertisement -

NMAA News – Sesuai dengan rencana adanya implementasi PPKM darurat Jawa-Bali, maka perawatan transmisi mobil bisa dilakukan di rumah. Namun, memang tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memanggil tim servis bengkel resmi seperti yang disajikan Toyota Home Service (THS) dari Auto2000.

Petugas THS – Auto2000 Home Service akan memastikan sistem transmisi mobil tidak ada masalah dan dapat bekerja optimal. Tidak perlu khawatir rumah menjadi kotor saat penggantian oli transmisi karena tim THS memiliki prosedur pembuangan limbah oli yang ketat sesuai kaidah Environment Health and Safety (EHS).

Pengoperasian benar menjamin transmisi mobil dapat bekerja baik tanpa kendala. Jangan ragu berkonsultasi dengan teknisi bengkel Auto2000 jika menemukan ketidaknyamanan atau keanehan transmisi saat berkendara, termasuk menentukan jenis oli sesuai mobil kesayangan.

Perbedaan Transmisi Manual dan Otomatis

Transmisi manual lebih dahulu digunakan karena mekanisme kerjanya tidak rumit. Seiring waktu, transmisi matik mulai dimanfaatkan karena meniadakan pedal kopling sehingga membuat pengguna mobil merasa lebih nyaman karena tidak perlu menggunakan pedal kopling ketika berkendara, terlebih di saat kondisi macet.

Namun demikian, transmisi manual lebih andal di rute tol atau antar kota yang bebas macet karena sanggup menyalurkan tenaga lebih cepat. Meski begitu, perlu diketahui perawatan kedua jenis transmisi ini sehingga lebih aman dalam berkendara.

Perawatan Transmisi Manual

Bagian pertama yang wajib dirawat adalah kopling mekanis. Hindari kebiasaan buruk seperti tidak menekan pedal kopling secara benar saat perpindahan gigi atau kasar saat melepas dan menekan. Hindari pula kebiasaan menahan setengah kopling saat di tanjakan karena mempercepat keausan kampas kopling. Jangan letakkan kaki di pedal kopling saat mobil berjalan karena akan mempercepat keausan kopling.

Yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas oli transmisi manual yang bekerja melumasi gigi transmisi, synchromesh, dan komponen lain di dalam rumah transmisi. Oli transmisi manual yang terjaga kualitasnya akan melindungi gigi transmisi, memudahkan perpindahan gigi, dan menambah panjang usia pakai transmisi..

Perawatan Transmisi Otomatis

Transmisi otomatis memanfaatkan tekanan oli dan Torque Converter  untuk menggerakkan perpindahan gigi. Torque Converter  menggantikan kopling mekanis dan seluruh komponen di dalam transmisi terendam oli. Artinya, pelumas memegang peran penting dalam menjaga performa transmisi matik.

Automatic Transmission Fluid (ATF) memiliki tugas sebagai pelumas seluruh komponen bergerak, baik di dalam torque converter maupun rumah transmisi. Selain itu, ATF juga harus menyalurkan tenaga hidrolis bertekanan tinggi untuk mengoperasikan kopling dalam rangka menyalurkan daya mesin dan melakukan perpindahan gigi.

Ada beberapa tipe ATF di mobil Toyota sesuai dengan teknologi yang diaplikasikan. Mulai dari Dexron II sampai IV, T-IV, WS, dan CVT, memiliki spesifikasi yang berbeda terkait kekentalan fluida dan performa lain seperti kemampuan menyerap panas dan melindungi komponen dari gaya gesek. Penggunaan ATF yang salah akan mempengaruhi performa transmisi matik.

- Advertisement -