NMAApedia: BMW 3.0 CSL, Sedan Sport Coupe Produksi Terbatas Sesuai Homologasi Balap Touring Eropa

0
BMW 3.0 CSL 1973, foto: BMW-M.com
- Advertisement -

NMAApedia – Salah satu mobil legendaris yang pernah diciptakan pabrikan BMW yakni varian BMW 3.0 CSL. Diperkenalkan perdana pada Mei 1972, varian 3.0 CSL merupakan model homologasi khusus yang dibuat terbatas agar memenuhi syarat untuk turun di ajang European Touring Car Championship.

Guna memenuhi kebutuhan balap tersebut dan mengakomodir keinginan para kolektor atau pehobi yang ingin memiliki sedan sport coupe berperforma dahsyat ini, BMW membuat varian 3.0 CSL ini hanya dalam 1.265 unit untuk seluruh dunia.

BMW 3.0 CSL merupakan pengembangan seri E9 coupé yang diproduksi dari 1968 hingga 1975. Awalnya dirilis sebagai model 2800 CS, E9 didasarkan coupé 4-silinder BMW 2000 C / 2000 CS, yang diperbesar dimensinya agar sesuai mesin 6-silinder BMW M30. Bodywork E9 sendiri dibangun oleh Karmann. Rentang E9 selanjutnya digantikan seri E24 6-Series.

Tidak seperti dalam sebutan di model BMW lainnya di mana kata “L” biasanya berarti ‘Long’ atau berbodi panjang, makan pada 3.0 CSL, huruf L menunjukkan arti ‘leicht’ atau ringan. Karena aplikasinya memang untuk balap touring, bobot 3.0 CSL lebih ringan 215 kg dibanding versi sebelumnya.

Langkah peringanan bodi ini dicapai berkat pemakaian bahan baja baja yang lebih tipis di sekujur bodinya, menghapus perangkat trimming pintu dan peredam suara, menggunakan pintu paduan bahan aluminium, kap mesin, hingga tutup bagasi, serta menggunakan jendela samping Perspex.

Namun dari 1.265 unit produksi tersebut, sebanyak 500 unit 3.0 CSL versi setir kanan yang diekspor ke Inggris, tidak seringan seperti yang diekspor ke negara lain. Pasalnya, importir Inggris saat itu bersikeras mempertahankan adanya peredam suara, jendela elektrik, dan bumper stok E9 pada mobil ini. Versi CSL ini juga tidak pernah dijual di Amerika Serikat.

Awalnya 3.0 CSL menggunakan mesin sama dengan 3.0 CS. Namun, agar bisa masuk ke kategori balap “lebih dari 3 liter (3.000cc), pada Agustus 1972 mesin 3.0 CSL akhirnya ditingkatkan kapasitasnya menjadi 3.003 cc (183,3 cu in). Langkah ini didapat memperbesar diameter bohring piston hingga seperempat milimeter.

Pada tahun 1973, mesin 3.0 CSL kembali ditingkatkan lagi kapasitasnya menjadi 3.153 cc (192,4 cu in) dengan meningkatkan langkah menjadi 84 mm (3,3 in). Mampu menyemburkan 206 hp yang disalurkan ke roda belakang lewat girboks manual 5-percepatan. Sementara kecepatan maksimal 225 km/jam.

Versi terakhir dari 3.0 CSL ini dihomologasi pada Juli 1973 bersamaan paket aerodinamika termasuk air-dam besar, sirip karet pendek di sepanjang fender depan (seperti yang tren saat ini menempel di atas fender Volvo seri 740 dan 960), spoiler di atas kaca belakang dan sayap tinggi di kap bagasi belakang.

Saat keluar dari pabrik, sayap belakang sengaja tidak terpasang, melainkan disertakan terpisah agar bisa dipasang sesuai selera pemiliknya saat usai pembelian. Pasalnya, sayap model tinggi seperti itu ilegal digunakan di semua jalan wilayah Jerman. Paket aero lengkap tersebut, membuat CSL balap mendapat julukan “Batmobile”.

Produksi 3.0 CSL untuk balap memang menuai prestasi. Pada tahun 1973, Toine Hezemans dengan 3.0 CSL memenangkan Kejuaraan Balap Mobil Touring Eropa. Selanjutnya, Toine kembali mengandalkan dan mengendarai 3.0 CSL dengan Dieter Quester untuk memenangi balap ketahanan 24 jam Le Mans.

Hezemans dan Quester naik ke posisi kedua di Grand Prix Mobil Touring Jerman 1973 di Nürburgring, hanya dikalahkan Chris Amon dan Hans-Joachim Stuck yang juga mengendarai 3.0 CSL lainnya. Tercatat, 3.0 CSL rutin memenangi Kejuaraan Balap Touring  Eropa setiap tahun dari 1975 hingga 1979.

3.0 CSL juga dilombakan di IMSA GT Championship pada 1975. Para pebalap yang menggunakan CSL yakni Sam Posey, Brian Redman, dan Ronnie Peterson bergiliran memenangkan balapan selama musim tersebut.

Selain turun dan diandalkan di dunia balap, varian 3.0 CSL juga menjadi ‘kanvas’ proyek BMW Art Car pertama yang  dilukis oleh seniman Alexander Calder dan yang kedua oleh Frank Stella. Sedangkan versi 3.5 CSL dibuat untuk balap Grup 5, dan BMW memenangkan tiga balapan di Kejuaraan Dunia 1976 dan menjadi juara dunia untuk merek.

Sumber & foto: bmw-m.com

- Advertisement -