NMAA News – Ajakan klub otomotif bisa membantu membangkitkan perekonomian bangsa yang terpuruk akibat pandemi disuarakan oleh Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo.
Menurut pria simpatik yang juga Ketua MPR ini, pihaknya menghimbau dan mengajak berbagai klub otomotif yang berada di bawah naungan IMI, termasuk Volkswagen Van Club (VVC) untuk turut serta mendukung kebijakan pemerintah dalam membangkitkan dan memajukan perekonomian nasional.
Kebijakan Pemerintah untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi nasional, adalah menyasar sektor pariwisata. Salah satunya melalui pembukaan kembali rute penerbangan internasional ke berbagai destinasi wisata unggulan seperti Bali dan Kepulauan Riau.
“Volkswagen Van Club di bawah kepemimpinan Irjen Pol (purn) Pudji Hartono Iskandar bisa memulai melakukan kegiatan klub yang berimbas kepada pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata. Misalnya melakukan touring dengan tetap menjalankan protokol kesehatan ke berbagai destinasi wisata,” ujar Bamsoet.
Menurutnya, hasil investigasi KADIN Indonesia memperkirakan, selama pandemi Covid-19, kerugian sektor pariwisata mencapai Rp 10 triliun. Memulihkannya, perlu kerjasama semua pihak. Termasuk klub otomotif yang gemar touring,” ujar Bamsoet usai pelantikan pengurus Volkswagen Van Club 2021-2024, di kantor IMI Pusat, Jakarta, Jumat (29/10/21).
Bamsoet juga menawarkan VVC yang gemar touring untuk berkunjung ke Sirkuit Mandalika. “Kami sedang persiapkan agar November mendatang sudah bisa dipakai. Rencana touring VVC ke Sumatera sudah bagus. Tapi kalau bisa buat agenda touring juga ke Nusa Tenggara, berkunjung ke Sirkuit Mandalika,” senyum Bamsoet.

Di kesempatan sambutan tersebut, Ketua MPR RI ke-20 ini juga menceritakan masa lalunya, saat kuliah sudah mulai menyukai otomotif. Mobil pertama pilihannya adalah VW Beetle atau akrab disebut ‘VW Kodok’. “Kodok itu saya beli beli seharga Rp 600 ribu dengan cara mencicil. Setelah punya Kodok, saya lalu cari info komunitasnya dan akhirnya bergabung ke VW Beetle Club (VBC), dan mendapat nomor keanggotaan 111.
Selain mengajak komunitas otomotif peduli pertumbuhan ekonomi bangsa, Bamsoet juga menceritakan bagaimana kalau bergabung dalam keanggotan klub otomotif juga membawa berkah tersendiri. “Karena selain bertemu dengan orang-orang yang memiliki kesamaan hobi, juga bisa menambah jaringan pertemanan lintas profesi,” ucapnya.
“Jadikanlah keberadaan klub otomotif sebagai media mempererat tali silaturahim. Karena dunia masa kini tidak lagi sekadar menuntut persaingan. Melainkan lebih mengedepankan semangat kolaborasi dalam kebersamaan. Dari kolaborasi, kita bisa menghasilkan banyak hal bermanfaat,” tandas Bamsoet.

Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, melalui semangat kolaborasi antar para anggotanya, Volkswagen Van Club bisa memanfaatkan kekuatan sosialnya menjadi kekuatan ekonomi. Dengan menghadirkan berbagai usaha baru, yang bisa membuka lapangan pekerjaan.
“Misalnya, memanfaatkan peluang di sektor usaha modifikasi, restorasi hingga re-kreasi otomotif. Terlebih IMI bersama Kementerian Perhubungan sedang menyusun regulasi agar berbagai kendaraan modifikasi, restorasi, hingga re-kreasi bisa legal digunakan. Jangan sampai setelah nanti regulasinya hadir, justru malah dinikmati oleh orang-orang diluar kalangan pecinta otomotif yang hanya melihat dari sisi materi saja. Bukan karena kecintaan di dunia otomotif,” pungkas Bamsoet.

