NMAA News – Kehadiran perdana All New Honda Civic RS generasi ke-11 yang diluncurkan secara virtual pada 28 Oktober 2021 menjadi momentum bagi PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk semakin kuat menancapkan kuku dominasinya di kelas medium sedan di Tanah Air. Kehadiran Civic RS menjadi simbol konsistensi Honda menggarap pasar sedan, termasuk di Indonesia.
Profil legendaris Civic yang terkenal dengan performa sporty-nya di banyak negara termasuk Indonesia, membuat karakter All New Civic hadir dengan segenap kekuatan di hampir semua sektor; mencakup dapur pacu, kelengkapan fitur, hingga handling agresif dan mumpuni di kelasnya.
Dengan banderol harga menyentuh Rp 567 juta on the road (OTR) Jakarta, All New Civic hadir pertama kalinya di Indonesia hanya dengan model paling sporty, tipe RS. Tak hanya sporty, All New Honda Civic RS juga dilengkapi serangkaian fitur teknologi canggih yang pertama kalinya hadir di model ini, termasuk teknologi keselamatan canggih Honda SENSING terlengkap di Indonesia.

Menurut Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect (HPM), dalam konteks segmen, All New Honda Civic RS dirancang untuk mereka yang memiliki gaya hidup modern dan aktif, tipikal pemimpin sekaligus penyuka tantangan, dan selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru.
“Sedang sporty All New Honda Civic RS hadir dengan lebih banyak fitur canggih dan pertama di kelasnya. Dilengkapi berbagai pembaharuan dan teknologi Honda SENSING yang lengkap. All New Honda Civic RS memberi value for money tinggi bagi konsumen di Indonesia,” jelas Billy, sesaat sebelum memulai sesi Media Drive Eexperience Civic RS ini pada Rabu (8/12/2021) dengan rute Jakarta – Serpong – Jakarta.
Harga itu Relatif, Performa dan Fitur itu Adalah Kepastian
Kesempatan menjajal All New Civic RS ini juga sebagai pembuktian langsung, apakah harga setengah miliar rupiah tersebut sepadan performa dan kelengkapan fitur yang ditawarkan. Terlebih lagi, desain eksterior Civic Gen 11 kini cenderung lebih kalem dan elegan, dibanding model sebelumnya yang lebih provokatif dan sporty pengundang adrenalin.
Oiya, sebelum mengulas lebih jauh, penting kiranya disinggung dulu soal harga. All New Civic yang masuk generasi ke-11 Civic ini, di Indonesia hanya terdiri tipe RS. Kendati pajak sedan turun signifikan sejak 16 Oktober 2021, namun banderol All New Civic RS kini dibanderol Rp 567 juta on the road (OTR) Jakarta. Jadi ada kenaikan sekitar Rp 34 juta dibanding model sebelumnya.

Memang, bicara kesukaan akan sebuah desain keseluruhan adalah hal subyektif. Namun, urusan performa dan kemampuan handling sempurna yang menjadi ciri khas bagi sedan sporty, jelas sebuah keharusan yang tak bisa ditawar lagi. “Soal harga itu relatif, tapi performa dan fitur itu adalah kepastian,” sebut Billy yang optimis Civic RS bakal booming.
Media Drive Experience (MDE) All New Honda Civic RS yang diikuti sejumlah media nasional, memulai start dari depan lobi utama Senayan Park Mall pada Rabu pagi (8/12/2021). Bagi NMAA.co.id, media drive ini tak hanya sekadar menjajal performa. Namun sekaligus memadankan apakah harga yang harus dibayar konsumen sesuai dengan fitur dan performa yang dihadirkan.
Dalam MDE All New Civic RS yang mengusung tagline ‘License to Thrill’ tersebut, setiap awak media diberi kesempatan mengeksplorasi rute sepanjang jalan kombinasi antara tol dan arteri. Dari Jakarta menuju Serpong, Tangerang, dan kembali lagi ke pusat Kota Jakarta.
Desain Lebih Paripurna, Semakin Menggoda
Saat berjumpa dekat dan menilik desainnya, penampilan eksterior Civic RS harus diakui kini semakin menggoda. Para desainer Honda dengan cerdas memadukan aspek sporty yang selama ini mengakar kuat pada Civic, sukses dikombinasikan nuansa elegan pada eksterior dan interiornya, tanpa menghilangkan DNA Sporty-nya.

Karakter sporty driving All New Civic RS yang mewah hadir lewat aplikasi dan Kombinasi lampu depan Full LED dipadu LED Dyatime Running Light dan LED Turning Signal, shark fin antena, auto foldable door mirror hingga aplikasi pelek standar aluminium berukuran 17 inci berkelir matte black.
Penampilan kuat ‘stunning design – thrilling sensation’ ini juga menguat di buritannya. Tampak sosok sporty aero trunk spoiler dengan kontur bersayap di sisi pinggirnya memberi nuansa sporty yang tidak biasa dan mebentur pake rear spoiler yang biasanya berbentuk flat. Kombinasi lampu belakang LED Light bars beserta dual exhaust pipe finisher membentuk
Secara subyektif, desain eksterior Civic generasi ke-11 ini tidak seprovokatif seperti yang dihadirkan generasi ke-10. Meski demikian, urusan performa adalah sebuah hal mutlak yang menjadi ciri khas Civic Gen-11. Apalagi penyematan berbagai fitur keselamatan dan keamanan yang memberi kepercayaan diri lebih saat mengemudikannya.
Impresi Berkendara Fun to Drive
Begitu bendera start dikibaskan dari halaman lobi depan Senayan Park Mal, Kami langsung mencoba performa sesungguhnya dapur pacu All New Civic RS. Kendati masih mengusung basis mesin terdahulu, namun mesin 1.5-liter VTEC Turbo di Gen-11 ini sudah disempurnakan dan berdaya lebih besar 5 ps menjadi maksimal 178 ps pada 6.000rpm. Begitupula torsinya yang lebih besar 20 Nm sehingga menjadi maksimum 240 Nm di rentang putaran mesin 1.700-4.500 rpm.

Hal berikutnya yang membuat kagum, aplikasi transmisi otomatis CVT yang di luar dugaan. Impresi pengendaraan makin fun to drive, karena transmisi ini menawarkan responsifitas dan kehalusan yang optimal. Mulai dari putaran mesin bawah hingga atas, menghasilkan akselerasi yang halus namun responsif.
Oiya, aspek fun to drive yang ditawarkan Civic RS ini lantaran transmisi CVT yang disematkan memberi pilihan mode berkendara yang bisa disesuaikan kebutuhan yakni mode ‘Normal’, ‘Sport’, dan mode ‘Eco’. Selama uji coba, kami sengaja memilih mode Normal dan Sport untuk mendapatkan sensasi sesungguhnya Civic RS Gen-11 ini. Tentunya sambil memanfaatkan fitur paddle-shift yang mendukung fun to drive-nya.
Melaju di tol dalam kota dan masuk tol menuju Tangerang bisa dirasakan maksimal. Terlebih, kondisi lalu lintas yang mengarah ke Tangerang juga cukup lengang pagi itu. Kecepatan 130 kpj mudah dicapai, kendati putaran mesin tampak berada di kisaran 3.000-4.000 rpm.
Kondisi lalu lintas yang lengang dan keinginan mencoba kelincahan si Civic pun akhirnya tersulut. Saat itu juga mode berkendara kami pindahkan ke mode ‘Sport’. Sedikit injakan pada pedal gas, tarikannya cukup menekan tubuh lebih dalam ke jok yang berkontur semi-bucket yang nyaman.
Tak butuh waktu lama, injakan pada pedal gas mampu melarikan Civic RS yang kami kendarai hingga hampir menyentuh 200 kpj di ruas Tol Kunciran arah Serpong. Kestabilan yang didapat saat kecepatan tinggi berkat aplikasi suspensi MacPherson strut di depan dan Multilink suspension di roda belakang.

Karena karakternya yang memprioritaskan handling dan stabilitas tinggi untuk gaya pengendaraan sporty, maka setting suspensi dibuat lebih rigid namun tetap dirasakan normal dan nyaman untuk kelasnya. Kenyamanan penumpang juga didukung busa jok model bucket di depan yang ergonomis dan di belakang yang cukup tebal.
Berkat setting suspensi yang dibuat lebih rigid namun proporsional, All New Civic RS ini terbukti prima dan memiliki stabilitas tinggi ketika diajak bermanuver di kecepatan agak tinggi. Salah satunya, efek body roll minim dengan stabilitas optimal saat berpindah lajur di tol saat menyalip.
Tak hanya itu saja, selain setting suspensi yang disempurnakan, kelincahan dan akurasi pergerakan All New Civic RS yang dinamis berkat sejumlah perubahan dimensi Civic terbaru ini. Yakni penambahan jarak sumbu roda hingga 35 mm dan penambahan panjang mencapai 48 mm. Sedangkan lebar bertambah 3 mm yang diimbangi reduksi tinggi 1 mm untuk mencapai aerodinamika maksimal.
Pergerakan lingkar kemudi Civic RS juga tergolong ‘gurih’. Perbandingan kemudi yang kecil, membuat setir All New Civic RS seperti menurut dengan pergerakan tangan, sedikit apapun yang dilakukan. Responsivitas setir ini yang membuat seperti menyatu dengan keinginan hati sang supir.
Impresi Fitur dan Interior
Saat masuk kabin, kami merasakan sentuhan sporty yang dibalut nuansa eleganitas. Salah satu unsur penegas, penampilan kisi-kisi AC yang tersembunyi di balik ornamen retro-klasik panjang berbentuk sarang lebah. Panel instrumen dan display semuanya mengarah ke pengemudi, menjadikan Civic Gen-11 ini terasa kuat driver-oriented-nya.
Apalagi, kecanggihan fiturnya dimulai dari sebelum memasuki dan mengendarai. Sebut saja, fitur Honda Smart Key Card (HSKC). Perangkat berbentuk kartu ini difungsikan menjadi pengganti remote dan kunci mobil konvensional untuk membuka pintu dan menyalakan mesin. Praktis dan multifungsi.

Bagi yang suka lupa mengunci kendaraan, tak perlu kawatir. Adanya fitur Walk Away Auto Door Lock membuat pintu secara otomatis terkunci bila pengemudi sudah keluar dan meninggalkan kendaraan. Saat dicoba hingga menjauh sekitar 10 langkah, dan kami sengaja tidak mengunci dengan HSKC di saku, pintu secara otomatis terkunci sendiri.
Penampilan metercluster Full TFT 10,2 inci di dasbor All New Civic RS juga terlihat manis dan canggih fiturnya. Seperti fitur Honda LaneWatch yang menampilkan area blind spot (titik buta) di layar saat berkendara dan parkir.
Saat berpindah jalur, usai menghidupkan sein, dengan bantuan sensor dan kamera canggih, layar menampilkan pandangan di tiap sisi mobil. Bagi kami, fitur ini cukup memunculkan rasa aman dan nyaman lebih ketika berkendara. Terlebih saat berada di jalan yang penuh dengan sepeda motor hingga angkutan umum.
Selain itu, masih banyak fitur modern yang aplikatif dan membantu fungsi berkendara. Seperti Electric Parking Brake (EPB) dengan Brake Auto Hold (BAH) dan teknologi bantuan pengemudian aktif Honda SENSING yang temutakhir saat ini.
Teknologi ini terdiri dari Collision Mitigation Brake System (CMBS), Adaptive Cruise Control with Low Speed Follow(ACC with LSF), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation System (RDM), Auto High Beam (AHB), dan fitur Lead Car Departure Notification (LCDN).
Adapun catatan pada All New Honda Civic RS dari test drive singkat adalah kualitas sistem audionya yang masih terbilang sangat biasa untuk sedan setengah miliar rupiah. Bunyi klaksonnya juga masih terkesan kurang premium.


