Ditunjang Fitur E-KDSS, Toyota Land Cruiser 300 Sanggup Jajal Medan Berat

0
Foto: Toyota
- Advertisement -

NMAA News – Toyota merilis generasi terbaru penerus SUV Land Cruiser (9/6/2021) lalu. Kini unitnya sudah tersedia di Indonesia dalam varian VX-R dan GR Sport mulai kisaran Rp 2,327 miliar.

Model satu ini memiliki misi sebagai warisan SUV tangguh Land Cruiser dengan imbuhan teknologi modern.

Secara terbuka, pihak Toyota menyebut jika kehadiran mobil berjuluk Land Cruiser  300 series ini mengusung dua konsep sekaligus. Yaitu “mewarisi dan mengembangkan” unit SUV tangguh berbekal “keandalan, daya tahan, dan kinerja off-road”. Tentunya dengan menciptakan pengalaman berkendara tiada tara di semua kondisi jalan.

Guna menunjang keperluan bertualang, apalagi ketika menjajal medan berat Toyota sudah membekali fitur Electronic Kinetic Dynamic Suspension System (E-KDSS).

Foto: Toyota

Cara kerjanya sendiri yaitu mengatur tingkat rigiditas atau kekakuan berupa anti-roll bar atau sway bar secara umum. Nah, sudah dipastikan supaya memberikan grip maksimal, keempat roda tetap berputar optimal saat menjajal medan berat.

Fitur E-KDSS dapat mengatur anti-roll bar depan dan belakang sehingga terhubung pada sistem hidraulik yang saling terintegrasi dengan mekanisme akuator. Mekanisme jenis ini mampu memberikan informasi ketika mobil berada di jalan rata atau permukaan kasar.

Ketika mobil berada di jalan beraspal misalnya, cairan hidraulik dalam sistem KDSS dialirkan  seimbang antara kanan-kiri dalam pipa hidraulik. Mekanisme KDSS akan terkunci sehingga anti-roll bar bekerja menahan body roll saat mobil berbelok, selayaknya fungsi anti-roll bar biasa.

Foto: Toyota

Namun ketika Toyota Land Cruiser menjajal medan off-road berat, sistem hidraulik tersebut akan mengatur aliran cairan dari depan ke belakang. Sistem akan mengatur cairan untuk “mematikan” fungsi anti-roll bar sehingga ban dapat bergerak naik turun lebih dinamis mengikuti permukaan jalan.

Adapun efeknya dapat membuat ban memiliki jarak artikulasi lebih fleksibel dan mengantisipasi risiko losing grip saat melewati medan berat dan terjal.

Foto: Toyota

Seperti diketahui, Toyota Land Cruiser dibangun dari platform GA-F yang merupakan bagian dari platform Toyota New Global Architecture (TNGA). Dibalik tubuh tangguhnya, Toyota sudah memberi asupan struktur body on frame untuk meningkatkan rigiditas pada struktur sasis, dan kenyamanan mengemudi.

Selain itu, Toyota juga memindahkan center of gravity Land Cruiser agar semakin dekat ke tanah dengan bobot keseluruhan tereduksi hingga 200 kg. Masih di sektor kaki-kaki, daya topang dari suspensi dasar memungkinkan artikulasi roda lebih baik.

Dibalik kap mesinnya bercokol V6 3,5 liter berbahan bahan bakar dengan kapasitas 409 hp dan torsi 650 Nm. Sementara opsi mesin V6 3,3 liter sebagai pilihan mesin kedua menggunakan bahan bakar diesel.

Mesin ini mampu menghasilkan 304 hp dan torsi melimpah 700 Nm. Raihan tenaga tersebut kemudian disalurkan melalui transmisi otomatis 10 percepatan dengan sistem drive all four wheels.

- Advertisement -