Kiat Jitu Atlas Indonesia Atasi Situasi Darurat Saat Mobil Anda Mogok

0
- Advertisement -

NMAA News – Atlas Indonesia di bawah naungan PT Armada Lintas Khatulistiwa merupakan layanan towing untuk mobil dan motor yang memiliki jaringan lebih dari 400 armada towing yang tersebar pada 21 kota di Indonesia.

Atlas Indonesia memiliki layanan Call Center yang beroperasional 24 jam selama 7 hari. Konsumen yang menjadi member Atlas Indonesia tak perlu khawatir saat alami mogok atau kondisi darurat ketika di perjalanan selama masih di jangkauan area Atlas Indonesia.

“Umumnya problem kondisi darurat seperti mogok atau kendaraan tidak bisa berjalan, mesin bermasalah, kehabisan bahan bakar, ban bocor dan tidak ada ban cadangan serta jumper aki. Maka Atlas memberikan kenyamanan berupa towing service, jumper aki, penggantian ban hingga pengantaran bensin,” jelas Brian, Head of Sales Atlas Indonesia.

Brian, Head of Sales Atlas Indonesia

Brian menyarankan, untuk kondisi ideal sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya  melakukan beberapa pengecekan. “Demi kenyamanan perjalanan, pemeriksaan kendaraan dapat dilakukan menyeluruh, mulai eksterior, ruang mesin dan diakhiri sektor interior,” saran Brian.

Tujuan utama pengecekan pra perjalanan demi keselamatan pengemudi dan penumpang serta barang yang diangkut. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan maupun mogok ketika di perjalanan.

Namun, ketika kendaraan Anda tiba-tiba mati atau mogok di jalan, tetap tenang, jangan panik dan konsentrasi karena #TenangAdaAtlas siap membantu Anda. Berikut beberapa tips terhindar dari situasi darurat seperti penyebab mesin kendaraan mati atau mogok di jalan.

1. Cek Bahan Bakar
Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya mengecek bahan bakar kendaraan. Jangan sampai kehabisan bahan bakar ditengah perjalanan atau tak luput untuk mengecek indikator bahan bakar.

2. Cek Kondisi Aki
Pastikan kondisi aki dalam keadaan baik. Alasannya, karena aki menjadi energi untuk mengaktifkan mesin kendaraan. Problem dari aki biasanya pada kabel yang renggang atau lepas dari terminal aki. Selain itu, aki yang masa pakainya sudah lewat dapat memicu kinerja mesin jadi kurang optimal.

3. Cek Sekring
Setelah menepi dan memberi tanda darurat, mulailah dengan mengecek sekring mobil. Periksa apakah ada sekring yang terputus atau tidak. Cukup mudah untuk mengetahui sekring putus. Lihat pada bagian plastik beningnya, jika kawat di dalamnya masih menyambung, berarti sekring tidak perlu diganti. Namun jika kawat sekring sudah terputus, maka ganti dengan jenis sekring yang memiliki kapasitas sama.

4.Cek Karburator
Jika kendaraan Anda masih menggunakan karburator, bisa jadi masalah timbul dari komponen ini. Apabila karburator bermasalah mengakibatkan kesulitan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Saluran bahan bakar yang tidak berfungsi sempurna akan menghambat proses pembakaran tidak akan akan sempurna dan mesin menjadi sulit dihidupkan.

5.Overheat
Inilah penyebab kendaraan tiba-tiba mati atau mogok. Mesin yang terlalu panas atau overheat bisa menjadi penyebab mobil mogok. Umumnya diakibatkan karena air radiator yang kurang atau bahkan habis karena bocor atau lupa diisi. Air radiator berfungsi sebagai pendingin yang berguna menjaga suhu mesin agar tidak mengalami overheat.

 

- Advertisement -