Pertama di Indonesia, Menhub Budi Karya Sumadi Resmikan Uji Coba Kendaraan Listrik Otonom Milik Sinar Mas Land

0
- Advertisement -

NMAA News – Salah satu agenda negara-negara maju dalam mewujudkan kota pintar berenergi hijau adalah pengoperasian Autonomous Electric Vehicles (AEV) atau kendaraan listrik tanpa awak. Kendaraan listrik tanpa awak atau otonom ini tentunya mengandalkan teknologi digital untuk pengoperasiannya.

Teknologi digital banyak diterapkan untuk mengakselerasi elemen kota pintar yang mencakup aspek keamanan, efisiensi waktu, kesehatan, kualitas lingkungan, hubungan sosial, dan partisipasi masyarakat.

Penerapan teknologi digital ini diupayakan berbagai pihak termasuk sektor swasta untuk meningkatkan kualitas hidup sehingga ke depannya dapat meningkatkan ekonomi dan sosial masyarakat, sejalan visi dan misi G20 yang perhelatannya akan berlangsung akhir tahun ini di Indonesia.

Terkait hal tersebut, pada hari ini, Jumat (20/5/2022) dengan mengambil lokasi di area Q Big BSD pada hari ini (20/05), Sinar Mas Land yang mentransformasi BSD City sebagai integrated smart digital city memperkenalkan inovasi kendaraan otonom berteknologi digital dengan mengajak Mitsubishi Corporation.

Bus mini elektrik otonom, Navya varian Arma

Kendaraan listrik otonom ini berasal dari Prancis dengan merek dagang Navya varian Arma akan beroperasi di dua titik lokasi yakni Q Big BSD City dan Kawasan BSD Green Office Park.

Peresmian uji coba kendaraan listrik otonom tersebut dilakukan oleh Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan Republik Indonesia) bersama Bambang Susantono (Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara), Dhony Rahajoe (Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara), Muhamad Yusuf (Asisten Perekonomian Setda Provinsi Banten), Ahmed Zaki Iskandar (Bupati Kabupaten Tangerang), Masami Tamura (Kuasa Usaha Ad-Interm Kedutaan Besar Jepang), Takuji Konzo (Kepala Perwakilan Mitsubishi Corporation Jakarta Office), dan Michael Widjaja (Group CEO Sinar Mas Land).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasi atas terobosan inovatif ini ke pihak Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation yang telah mempelopori proyek ini sebagai hal inovasi terbaik untuk publik.

“Kehadiran AEV menjawab solusi akan kendaraan rendah emisi karbon, mengurangi kemacetan, dan tepat waktu. Semoga teknologi ini bisa kita tunjukan saat G20 Summit sehingga mata dunia tahu bahwa Indonesia punya visi masa depan dan membuat terobosan. Kami terus mendukung BSD City menjadi labolatorium inovasi, dapat dicontoh tempat lain dan menghadirkan paradigma baru sesuai visi Presiden,” papar Budi Karya.

Bus mini otonom listrik bernama Navya Arma ini berpenggerak listrik dengan battery pack berkapasitas 33 kWh yang bertahan 9 jam. Kendaraan listrik itu berdimensi 4,7 m x 2,1 m dengan kapasitas penumpang 15 orang, dengan formasi 11 duduk dan 4 berdiri.

Arma dilengkapi beragam sensor mulai dari pemanfaatan GPS (Global Positioning System), sensor LIDAR (Light Radar) yang digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis, kemudian akan diproses komputer spesifikasi tinggi yang tertanam di mobil.

Transportasi listrik tanpa awak ini mempunyai kemampuan akselerasi, navigasi, hingga dapat mendeteksi kondisi lingkungan di sekitarnya, termasuk menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara otonom.

“Untuk menjadi kota pintar terdepan, kami siapkan BSD City untuk tanggap terhadap beragam alternatif solusi kehidupan masyarakat di masa depan. Ini membuat Research and Development menjadi salah satu agenda penting transformasi BSD City sebagai integrated smart digital city. Keberadaan BSD City sebagai testbed kendaraan listrik tanpa awak juga mewujudnyatakan kesiapan kota mandiri ini untuk futuristic and green mobility,” imbuh Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap.

Masyarakat umum dapat mencoba kendaraan listrik otonom ini dengan mengunduh aplikasi OneSmile untuk registrasi awal dan mengisi survei sebelum dan sesudah menikmati bus AEV Navya Arma.

Kemudahan akses transportasi dan mobilitas di BSD City akan menjadi kelebihan yang ditawarkan Sinar Mas Land ke warga dan masyarakat luas.

Kesediaan BSD City sebagai pusat riset teknologi digital dan inovasi transportasi juga telah diakui sejumlah perusahaan teknologi multinasional seperti Apple Inc. melalui Apple Developer Academy, Amazon Web Services hingga Grab dalam uji coba GrabWheels.

- Advertisement -