Restomod Mercy Tiger 280E W123, Sedan Lawas Eropa dengan Cita Rasa Amerika

0
- Advertisement -

NMAA News – Sedan lawas Eropa Mercedes-Benz W123 280E masih menjadi incaran para kolektor pecinta Mobil Tua Bangka (Motuba). Akrab dikenal dengan julukan Mercy Tiger, Mercedes-Benz 280E terbilang dapat diandalkan untuk bermobilitas harian.

“Mercy Tiger memang jadi salah satu mobil favorit saya. Terlepas dari usianya yang enggak lagi muda, dia masih nyaman dipakai harian. Misalnya kaki-kaki empuk, dipake jarak jauh pun aman. Bahkan, performa mesin bawaan M110 masih bisa menandingi mobil baru yang sanggup lari sampai 220 kpj,” buka Fathur, pemilik Mercy Tiger kepada NMAA Media.

Sebelumnya, ia sempat memiliki Mercy Tiger dengan tipe serupa. Tapi, lantaran Fathur memang memiliki kanal jual-beli mobil lawas, mobil tersebut pun laku terjual.

“Sebelumnya memang sempat punya Tiger transmisi otomatis yang baru dipake satu minggu. Karena dirasa nyaman dan belum sempat modifikasi, pas mobil itu terjual mulai lah merasa bener-bener jatuh cinta. Akhirnya di ketika dapat lagi Tiger mulai balas dendam,” ungkapnya.

Foto: @fathurn

Konsep modifikasi Mercy Tiger garapannya, terbilang masih menjanjikan paras karismatik khas sedan lawas Eropa berkat proses peremajaan di hampir seluruh sektor. Akan tetapi, tidak jauh berbeda dengan mayoritas pemilik Mercy Tiger, ia memberi racikan khas bergaya US Style.

Seluruh bagian eksterior kembali tersiram cat baru supaya tetap menawan. Dari bagian depan, estetikanya membuat mata enggan berpaling. Misalnya mendapat sektor lampu versi US mencakup dua lampu utama, sein, dan stoplamp. Selain itu, menunjang suguhan estetika di bagian depan terdapat bumper versi US, add-on lips BBS, serta dua buah foglamp besutan Bosch.

Seperti sudah disebut sebelumnya, peremajaan sektor paling utama supaya membuat pengendalian (handling) dan suspensi makin nyaman, sektor kaki-kaki ramuan ‘awet muda’. Peremajaan dilakukan pada bagian tierod, long tierod, bos sayap, sokbreker depan, belakang dan bagian vital lainnya.

Foto: @fathurn

Khusus komposisi roda, aura khas modifikasi Eropa ditampilkan dari velg BBS Mahle ukuran 15×7 inci dengan et 23 dan PCD 5×130 (G-Class). Velg ikonis yang dirasa tepat di unit mobil lawas ini kemudian dibalut apik ban Continental CC6 ukuran 205/65 R15.

“Sekitar tiga tahun mobil ini ada di tangan saya, memang baru sekarang dimodidikasi. Sebelumnya hanya fokus menambah nyaman mobilnya dulu. Apalagi ini mobil tua yang mesti fokus membenahi sektor penting seperti mesin, kaki-kaki, dan ubahan lain untuk membuatnya tambah nyaman. Barulah membuat tampil makin ganteng,” terang dia.

Foto: @fathurn

Beberapa opsi peremajaan maupun modifikasi Mercy Tiger lansiran 1984 ditempuhnya dengan perlahan. Seolah membangunkan kembali citranya di jajaran sedan mewah saat awal-awal eksistensinya di Indonesia.

“Kesulitannya sih sampe saat ini ga ada, karena emang mobil tua jadi mungkin emang harus sabar, kadang ada part yang susah dicari, atau pemasangannya yang agak ribet. Tapi semua bisa selesai,” papar pemilik kanal jual beli mobil @garasioranglama_ ini.

Foto: @fathurn

Memasuki ruang interior, beberapa komponen masih dikenali sebagai orisinal Mercy. Ia hanya melakukan proses cuci bangun supaya tampilan interior tetap terlihat klimis dan lestari. Selebihnya bagian Climate AC kini mendapat ubahan dengan versi US, dilanjut komponen Sliding Roof W123.

Dibalik kap, mesin bawaan Mercy Tiger dengan kode nomenklatur M110 berkapasitas 2.800 cc 6-silinder DOHC dengan injeksi jetronic sudah bugar kembali usai mendapat peremajaan berupa overhaul. Mesin ini dikawinkan dengan transmisi otomatis yang membuat sensasi berkendara semakin praktis.

Spesifikasi Modifikasi

Eksterior
Full repaint, US headlamp, US sein,US stoplamp, US bumper , BBS add on lips, Bosch foglamp

Interior
US Climate AC, Sliding Roof W123

Kaki-kaki
Peremajaan kaki-kaki mencakup tierod,longtierod, bos sayap, shock depan belakang.

Velg BBS Mahle R15x7 et 23 PCD 5×130(G-Class),

Ban Continental CC6 ukuran 205/65 R15

- Advertisement -