NMAA News – Sebesar hampir 90 persen pengguna Daihatsu Sirion pada versi sebelumnya mencari dan memakai varian transmisi otomatis dibanding versi transmisi manualnya. Terlebih lagi, pemakai Sirion transmisi otomatis sebagian besar datang dari kalangan usia produktif 25-35 tahun yang merupakan potential buyer-nya.
Hal tersebut yang menjadi alasan utama PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akhirnya hanya mengeluarkan versi transmisi otomatis pada versi terbaru New Sirion. Demikian diungkapkan Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), saat berjumpa usai peluncuran New Sirion di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (2/6/2022).
“Sebanyak 90 persen pembeli Sirion versi sebelumnya banyak yang mencari versi transmisi otomatis. Dari total pemilih transmisi otomatis, sebagian besar datang dari pembeli potensial berusia 25-35 tahun. Ini yang meyakinkan kami untuk fokus menjual di versi transmisi otomatis saja,” ujar Hendrayadi.
Terlebih lagi, New Sirion kini dilengkapi transmisi berteknologi lebih modern, D-Continuous Variable Transmission (D-CVT). Jenis transmisi ini membuatnya makin responsif, halus, dan semakin efisien berkat konsumsi bahan bakar lebih irit dibanding sebelumnya.
“Hasil survei internal kami juga menunjukkan pengguna Sirion di wilayah non-Jabodetabek sudah familiar dengan transmisi otomatis D-CVT ini. Apalagi Sirion punya pangsa pasar lebih fokus pada kota-kota besar di Indonesia yang tentu konsumennya lebih adaptif dengan jenis transmisi D-CVT ini,” lanjut Hendrayadi.

Menurut Hendrayadi, karakter konsumen penyuka transmisi otomatis di sebuah model biasanya hanya berporsi 20-30 persen saja. Namun di Sirion, justru kebalikannya. Mereka lebih banyak mencari versi otomatis. Sehingga bisa diambil karakter pemakai Sirion memang sudah pas di generasi muda yang menyukai kepraktisan dan kemudahan.
“Dari aspek penjualan dan purna jual, daripada kami menjual transmisi manual yang hanya kisaran 10 persen peminatnya, maka lebih efektif kalau yang dijual itu versi otomatis semua. Buat konsumen yang ingin transmisi manual dengan harga lebih ekonomis, ada Ayla sebagai solusinya,” imbuh Hendrayadi.
Terkait peralihan penggunaan transmisi konvensional ke D-CVT yang diusung New Sirion, Hendrayadi menganggap tidak perlu adanya edukasi khusus mengenai cara penggunaan ataupun perawatannya.
“Pada prinsipnya pemakaian D-CVT ini, si konsumen sudah banyak dan cukup paham. Mengenai penggunaannya gak ada bedanya dengan versi konvensionalnya. Jadi tidak perlu ada treatment khusus. Tinggal servis saja ke bengkel resmi. Tidak ada masalah apapun,” imbuhnya.
Yang pasti menurutnya, dengan transmisi D-CVT ini, si pemakai New Sirion pastinya akan merasakan pengemudian lebih nyaman, lebih halus, kemudian efisiensi bahan bakar juga lebih bagus. “Kalau konsumen sudah dijelaskan faktor ini semua, saya yakin calon konsumen langsung bilang oke; pilih Sirion saja,” pungkas Hendrayadi sambil tersenyum.

