Peugeot Memulai Produksi Massal e-Expert Hydrogen Fuel Cell

0
- Advertisement -

NMAA News – Peugeot mencatat momentum sejarahnya tahun lalu, tepatnya di 13 Desember 2021, saat mereka menyatakan kesiapannya memproduksi MPV e-Expert Hydrogen, yakni kendaraan berbasis bertenaga sel bahan bakar hidrogen pada segmen kendaraan komersial.

Dimulainya proses produksi Peugeot e-Expert Hydrogen ini menjadikan Peugeot sebagai bagian grup Stellantis, merupakan produsen pertama yang menawarkan alternatif kendaraan niaga yang ditenagai selain versi pembakaran dan EV. Yakni versi tenaga sel bahan bakar hidrogen.

Dengan Hidrogen e-Expert, Peugeot memimpin teknologi nol emisi yang relevan dengan pasar kendaraan komersial ringan masa depan. Teknologi listrik hidrogen memungkinkan penggunaan sehari-hari yang intensif tanpa kebutuhan pengisian ulang.

Hal ini tentunya memberi keuntungan bagi para pekerja yang dalam satu hari harus menempuh beberapa ratus kilometer di jalan raya, termasuk saat memasuki daerah perkotaan yang dibatasi regulasi emisi.

“Teknologi hidrogen yang dikembangkan Stellantis dan diimplementasikan di Peugeot e-Expert Hydrogen memungkinkan penggunaan seperti itu,” sebut Linda Jackson, CEO Peugeot.

Hidrogen e-Expert, mulai diproduksi pada akhir 2021 adalah simbol terbaru strategi “Extended power of choice” Peugeot. Sehingga memungkinkan pelanggan memilih berbagai mesin yang paling sesuai kebutuhan.

Versi listrik sel bahan bakar hidrogen menunjukkan progresif elektrifikasi Peugeot Expert. Peluncurannya hampir 15 bulan setelah peluncuran model e-Expert bertenaga baterai pada 2020 lalu. Unit ini dinobatkan sebagai Van of the Year Internasional 2021. Selain itu merupakan unit Peugeot ke-6 yang memenangkan penghargaan bergengsi ini sejak 1992.

Pembuatan Peugeot e-Expert Hydrogen berdasarkan pada varian sebelumya bertenaga baterai. Peugeot ini pertama kali diproduksi di Prancis, di Hordain (Nord, Hauts de France), kemudian dibangun di Jerman di Rüsselsheim.

Peugeot e-Expert Hydrogen berinovasi dengan sistem “listrik sel bahan bakar hidrogen plug-in bertenaga sedang” khusus untuk Stellantis, dan terdiri dari:

  • Sel bahan bakar yang menghasilkan listrik yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan hidrogen di dalam tangki
  • Baterai isi ulang lithium-ion tegangan tinggi dengan kapasitas 10,5 kWh, yang dapat diisi ulang dari jaringan listrik dan yang juga memberi daya pada mesin listrik dalam fase mengemudi tertentu.

New Peugeot e-Expert Hidrogen memiliki beberapa perbedaan dengan model konvensionalnya, yakni dibedakan oleh:

  • Kemampuannya menempuh semua jarak tanpa emisi CO2,
  • Kemampuannya mengisi hidrogen dalam 3 menit selama lebih dari 400 km dalam siklus homologasi WLTP (di bawah homologasi),
  • Soket pengisi daya untuk baterai tegangan tinggi,
  • Tersedia 2 panjang (Standar dan Panjang) dengan karakteristik volume pemuatan yang sama dengan versi diesel dan baterai elektrik,
  • Volume beban hingga 6.1m³,
  • Muatan hingga 1.000 kg,
  • Kapasitas penarik beban hingga 1.000 kg,
  • Kemampuan beradaptasinya untuk semua kondisi jalan raya dan jalan tol, dengan kecepatan maksimum 130 km/jam.
- Advertisement -