NMAA News – Memanfaatkan momentum ajang drag race yang digelar Volkswagen Van Club (VVC) bertajuk ‘Go and Fast’, Jakarta Storm Speed (JS) resmi menghadirkan tim balapnya; JS Racing Team, di sirkuit non-permanen Adhi City Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/10/2022).
Sebagai bagian dari Yayasan JS Foundation, Jakarta Storm Speed membentuk JS Racing Team sebagai wadah kembalinya mereka berpartisipasi di dunia sport otomotif. Sebelumnya, JS Foundation telah berkiprah juga di dunia bola basket Tanah Air.

Munculnya Jakarta Storm Speed ini merupakan inisiasi dari sang founder, R Adi Yunadi yang memiliki selera dan passion tinggi terhadap dunia otomotif. Adi yang juga penggemar dan pemain basket dari Indonesia Muda ini akhirnya membentuk JS sebagai penyaluran hobinya.
Peluncuran JS Racing Team bagi Adi memang memiliki latar belakang sejarah cukup panjang. Adi merupakah salah satu tokoh inisiator munculnya balap lintasan lurus atau drag race di Tanah Air di era akhir 1980-an.
“Sebenarnya pencetus drag race pertama di Indonesia itu adalah saya di tahun 1989. Saat itu banyak yang pesimis, event balap lintasan lurus ini tidak bakal sukses. Meski demikian, saya optimis maju terus. Bayangkan H-3 itu baru dua peserta, namun akhirnya pesertanya membludak dan kita tutup di 100-an mobil peserta. Momen itu jelas tak terlupakan,” kata Adi.

Setelah disibukkan bisnis dan hal lainnya sehingga vakum cukup lama dari dunia otomotif, beberapa bulan belakangan ini Adi merasa sudah waktunya ia kembali ke dunia otomotif yang pernah digelutinya. Terutama cabang balap drag race yang pernah diinisiasinya dan cukup populer saat ini di Tanah Air.
Sebagai gong pertamanya, Adi langsung membentuk JS Speed untuk bisa langsung berkiprah menggelar event pertama mereka, Street Race Meikarta 2022 yang cukup mampu mencuri perhatian penyuka balap di Indonesia.

“Event Meikarta ini sebenarnya seperti event ‘sowan’ kita ke dunia balap. Jadi kita buat drag race pertama di Meikarta. Ini sebagai ‘pintu’ bahwa saya mau masuk lagi ke dunia ini. Karena kita tidak mau bikin acara yang nanggung, akhirnya kegiatan itu sukses terlaksana,” jelasnya.
Selanjutnya, event balap kedua yang mereka ikuti adalah Drag Race VW Series 2022 Seri Pertama Agustus 2022 lalu yang berlangsung di Lanud Rumpin, Kabupaten Bogor yang diselenggarakan Volkswagen Beetle Club (VBC), eks klub khusus VW Kodok klasik yang pernah diketuai oleh Adi juga.
Saat ini, Jakarta Storm Speed (JS) Racing Team juga terlibat aktif sebagai sponsor di drag race ‘Go and Fast’ bersama penyelenggaranya Volkswagen Van Club (VVC). yang berlangsung 22-23 Oktober 2022. Saat perhelatan inilah JS Racing Team sekaligus memperkenalkan tim balap drag-nya dengan formasi terbaru.

Ditambahkan oleh Adi, formasi baru timnya ini diharapkan menjadi langkah awal JS Racing Team dalam kiprahnya di dunia balap Indonesia. Harapannya, JS Racing Team akan selalu menjunjung tinggi nilai safety first, fair play, dan solid team.
“Kami juga sedang mempersiapkan beberapa acara seru di penghujung 2022. Selain itu tahun depan kami juga berencana menggelar seri balapan yang harapannya semakin menghangatkan peta persaingan dunia balap di Indonesia,” imbuh Adi.
Tahun depan, JS Racing Team akan terus berinovasi mencetak prestasi. Utamanya untuk bisa memberi hasil terbaik di sejarah industri racing, otomotif, pariwisata, teknologi dan ekonomi kreatif khususnya bagi anak muda di Tanah Air.

Berikut formasi JS Racing Team formasi terbaru yang diperkenalkan saat ajang gelaran VVC Drag Race Go & Fast:
Nama Pembalap : M. Muzamil Rahman
Mobil : VW Beetle
Tahun : 1961
Kap. mesin : 2.450cc
Waktu tercepat : 7,8 dtk (201 M)
Bengkel : Bedjo Clinic VW
Nama Pembalap : Agustinus Ariyanto
Mobil : VW Beetle
Tahun : 1964
Kap. mesin : 2.100cc
Waktu tercepat : 8,9 dtk (201 M)
Nama Pembalap : Istiarto Nugroho
Mobil : VW Beetle
Tahun : 1974
Kap. mesin : 1.776cc
Waktu tercepat : 11.101 dtk (201 M)
Nama Pembalap : Marza M. Noor
Mobil : VW Combi
Tahun : 1971, Sliding roof
Kap. mesin : 2.000cc
Waktu tercepat : 11.123 dtk (201 M)


