NMAA News – Pada 22-23 Oktober 2022 mendatang, Volkswagen Van Club bakal menggelar ajang balap lintasan lurus (drag race) versi 201 meter yang akan digelar di sirkuit non-permanen Adhi City Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mengusung label event berjuluk ‘Go and Fast’, drag race yang dibikin VVC ini sekaligus merupakan putaran kedua dari rangkaian Drag Race VW Series 2022.
Putaran pertama berlangsung pada Agustus 2022 lalu di Lanud Rumpin, Kabupaten Bogor yang diselenggarakan Volkswagen Beetle Club (VBC). Sedangkan putaran ketiga atau putaran terakhir di tahun ini, akan dilaksanakan Volkswagen Club Bandung (VCB) dengan konfirmasi lokasi akan menyusul.
Dalam acara konferensi pers yang digelar pada ruang serbaguna LRT City Sentul – Royal Sentul Park pada Kamis (13/10/2022) yang bertepatan tanggalnya dengan HUT VVC ke-41, Ketua Umum VVC Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., menyampaikan kalau event VVC Go and Fast ini ibarat pengisi dahaga setelah sekian lama terkungkung dalam rumah akibat pandemi.

“Kenapa? Ya karena acara ini diselenggarakan tepat setelah sekian lama terkena badai pandemi, terkungkung dalam rumah. Kini saatnya kita bisa bergerak lagi dengan tetap mematuhi aturan yang ada untuk saling menjaga. Kalau di dunia otomotif, pastinya selama pandemi biasanya diisi dengan merawat mobil kesayangan hingga yang menyukai game online, bermain balap secara virtual dan personal,” ujar Pudji.
Menyambut dibukanya keran aktivitas di semua aspek kehidupan dan perekonomian, termasuk olahraga, maka menurut Pudji, VVC berpikir untuk bagaimana bisa menampung minat dan memenuhi hasrat para penggemar otomotif yang suka akan adrenalin kecepatan untuk bisa mengolah adrenalinnya di lintasan balap lurus.
Menurut Pudji, event balap lintasan lurus ini selain sebagai upaya menggerakkan sektor ekonomi juga, juga untuk membangkitkan semangat sportivitas. “Tidak hanya membangkitkan nyali dan kreasi, tapi juga harus berprestasi tentunya. Karena itu agar hasilnya nyata, kami kerjasama dengan VIA dan juga Adhi City dan Jakarta Storm Speed,” untuk membuat acara penyuka kecepatan ini,” kata Pudji.

Ditambahkannya, VVC mencoba menyalurkan keinginan dan hasrat gaspol tersebut dalam rangkaian lomba drag race yang akan digelar pada 22-23 Oktober 2022 nanti. “Hal ini untuk apa? Keinginan kami agar semua yang tertunda selama pandemi khususnya keinginan untuk menggas pol kendaraan hobi, bisa tersalurkan di balap ini. Bukan diwujudkan di jalan raya yang membahayakan keselamatan umum,” lanjut Komisioner Kompolnas ini.
Setidaknya, ajang drag race yang menjadi bagian rangkaian HUT 41 VVC ini bisa menjadi obat kerinduan pecinta otomotif untuk melepaskan keinginan terpendam untuk menghangatkan kendaraan hobinya masing-masing. Tidak hanya untuk komunitas VW saja, melainkan juga untuk peserta umum dengan kendaraan non-VW.
Sirkuit non-permanen di Adhi City ini memang merupakan aslinya untuk jalan utama menuju perumahan yang sedang dibangun di cluster pertamanya. Keberadaan sirkuit non-permanen ini sudah dibicarakan, ditinjau dan disetujui langsung pihak IMI, guna klarifikasi untuk memenuhi kaidah standar safety adu balap lintasan lurus. Adapun balapnya sendiri juga mengacu pada regulasi balap 2022 yang telah ditentukan oleh IMI.

Ditambahkan oleh Pudji, buat temen media yang berkesempatan hadir, bisa mencoba lintasan dengan VW anggota VVC yang ada. Tentunya setelah dibicarakan dan mendapat persetujuan dengan si pemiliknya. “Saya rencananya akan turunkan Kombi dan Kodok saya. Buat teman media silakan kalau mau coba Kodok saya ya. Oiya Kodok saya saat putaran 1 di Rumpin berhasil menang posisi pertama,” senyum Pudji.
Guna memudahkan dan tentunya sesuai regulasi yang ada, nantinya di lokasi juga akan ada booth IMI yang akan meladeni pembuatan Kartu Ijin Start (KIS) bagi para peserta dadakan yang tetiba ingin ikut serta balap drag. Syaratnya cukup mudah, hanya menunjukkan SIM reguler dari Kepolisian dan KTP. Bagi yang belum berumur 17 tahun, harus disertai surat ijin dari orang tua untuk ikut balap drag ini.
Terkait penyelenggaraan drag race VVC Go and Fast di wilayah pengelolaannya, Nanang selaku Project Director dari LRT City Sentul dan Adhi City Sentul menyambut gembira adanya kolaborasi event dengan VVC. “Kami sendiri di area Sentul ini memiliki beberapa lokasi properti yakni LRT City Sentul, Royal Sentul Park, dan Adhi City Sentul. Untuk lokasi acara balap nanti akan berlangsung di Adhi City Sentul dengan luas area mencapai 120 hektar,” papar Nanang.
Nanang berharap, dengan adanya event ini secara umum akan membawa efek positif bagi komponen wisata dan sport-nya itu sendiri. Secara khusus, karena wilayah Sentul terkenal dengan area sport atau aktivitas berbau otomotif, maka bisa turut berkontribusi seperti di event ini merupakan hal positif bagi pihaknya. “Kami berharap dengan adanya event-event seperti ini untuk ke depannya akan ada event bernuansa lain yang bisa dikolaborasikan bersama,” urai Nanang.

Nanang juga mengucapkan terima kasih atas diberikan kesempatan pihaknya untuk mengenalkan kawasan yang sedang mereka bangun di wilayah Sentul ini. Berbagai postingan media, efek promo, hingga pengunjung yang datang nantinya diharapkan bisa turut membantu sosialisasi proyek property Adhi City dan grup secara lebih luas lagi.
“Syukur alhamdulillah, saat ini kami sudah memasuki tahun ketiga bagi pengembangan Adhi City Sentul dan masuk tahun kelima bagi LRT City Sentul. Di sini kami memang membangun pengembangan kawasan berbasis transit premium development yang nantinya akan terintegrasi dengan stasiun LRT di tahap keduanya,” imbuh Nanang.
Menurutnya, dengan adanya event ini, pihaknya berharap bisa memberi kontribusi ke berbagai komunitas otomotif atau lainnya, seperti komunitas sepeda yang juga sering bikin acara di sini. “Saat pandemi, kita beberapa kali kerja sama dengan komunitas sepeda. Terakhir pada 28 Agustus 2022 kemarin kita baru menggelar acara gowes bareng yang pesertanya mencapai 500 orang,” lanjut Nanang.
Jadi, dengan imej bahwa daerah Sentul merupakan bagian dari target yang banyak disambangi komunitas otomotif sejak awal pemunculannya. Sebelumnya kerjasama juga pernah dilakukan dengan IMI sekitar 2018-2019 lalu dengan membikin pameran otomotif. Selanjutnya, silih berganti beberapa komunitas otomotif kumpul bareng klubnya di area sini juga.

Sponsorship VVC Go and Fast lainnya yakni Jakarta Storm Speed (JS) yang diwakili founder sekalgus pimpinannya, R. Adi Yunadi Endjun mengungkapkan kalau kiprah Jakarta Storm Speed (JS) di acara ini merupakan sebagai upaya pengembangan JS ke bidang selain olah raga basket yang selama ini dialkoni.
“JS merupakan pengembangan dari bidang usaha pihaknya yang sudah dilakukan lama, yakni olahraga basket. Jadi awalnya kami dikenal di dunia perbasketan Indonesia. Belum lama ini kami selenggarakan event basket veteran tingkat nasional di Batam. Sekarang ini kami mencoba masuk di dunia otomotif. Saya sendiri anggota VVC bernomor lambung 410,” jelas Adi, sapaan akrabnya.
Terkait keikutsertaannya di ajang VVC Go and Fast ini, Adi menyatakan selain dirinya sebagai anggota klub VVC, pihaknya juga ingin menjadikan gelaran drag race VVC ini sebagai langkah awal JS serius terjun di dunia balap lintasan lurus dan dunia otomotif Indonesia.
Keterlibatan JS di acara ini menurut Adi, merupakan wujud dari keinginannya untuk ‘turun gunung’ membantu perhelatan klubnya sendiri yakni VVC, sambil mengkolaborasikan dengan wadah yang dibuatnya untuk dunia otomotif tersebut.
Drag race sendiri pertama kali berlangsung di Indonesia menurut Adi, pihaknyalah yang pertama melakukannya. “Untuk sekarang ini, kebetulan yang masuk pertama ini tawaran drag race VVC. Dengan keinginan kembali membangkitkan kembali semangat drag race, saya berpikir ada baiknya mendukung event ini. Apalagi VVC-kan klub saya sendiri juga,” senyum Adi saat ditanya latar belakang keikutsertaan JS di ajang VVC Go and Fast ini.

“Momennya tepat, ketika kembali ke dunia otomotif, klub saya sendiri pas mau bikin event. Nah dengan tangan terbuka kami sambut gagasan ini untuk bersama mewujudkannya. Toh ini juga klub di mana saya jadi anggotanya. Intinya kita bantu sama-sama agar maju bersama,” imbuh Adi.
Untuk itu, agar publik bisa mengetahui kiprah dan apa sesungguhnya JS, menurut Adi pada gelaran event drag race VVC ini tepatnya di 22 Oktober 2022 pada pukul 12.00 WIB mendatang, JS akan menggelar konperensi pers tentang profil JS serta berbagai penjelasan tentang kegiatannya nanti. JS berharap teman media bisa menghadirinya sambil meliput acara drag race.
Selain itu, “Kita juga berencana akan membantu putaran ketiga rangkaian seri drag ini yang digelar VBC nanti. Kami berharap semuanya berjalan lancar dan sukses dengan tetap mengedepankan aura VW di Tanah Air,” imbuh Adi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Volkswagen Beetle Club (VBC).
Pendukung Drag Race VW Series 2022 sekaligus induk dari semua klub VW di Tanah Air yakni VW Indonesia Asosiasi (VIA) juga turut mendukung perhelatan VVC Go and Fast ini. Menurut Ketua Harian VIA Agus Sutanto yang mewakili Ketua Umumnya, Nanan Soekarna yang berhalangan hadir, menyatakan kalau VW Indonesia mendukung penuh kegiatan drag race yang akan dilakukan VVC.
“VVC bagi VIA punya ikatan khusus dan kedekatan sangat alami. VW Indonesia Asosiasi sendiri terbentuk karena peran teman-teman senior VVC juga. Waktu itu VW Indonesia terbentuk di Nusa Dua Bali dan ada 16 klub yang mendeklarasikan berdirinya VW Indonesia Asosiasi dengan VVC sebagai inisiatornya,” rinci Agus.

Menurut Agus, sebagai klub tertua, tagline ‘VVC Semakin Hebat’ dirasakannya sudah sangat tepat. Apabila dikaitkan dengan performa kombi-kombinya kalau melintas touring. “Banter semuanya dan memang benar VVC ini senior yang tak pernah tua, bawaannya muda terus dan kencang. Memang benar-benar hebat,” gelak Agus.
Menurutnya sudah sangat terkenal Kombi VVC hebat dengan image ‘four barrel’ semuanya. Makanya nanti ia berharap di rangkaian acara ultahnya nanti, yakni di Go and Fast Drag Race putaran kedua, VW Indonesia Asosiasi mengharapkan partisipasi lebih intens dari penggemar VW yang suka turun di ajang drag race.
Pasalnya, pihaknya juga sudah menyiapkan piala khusus yang akan diberikan pada seri terakhir di Bandung. Dengan harapan, bisa turut memikat peserta untuk ikutan segera. Sebagai penentu peraih piala VIA ini, akan dihitung total nilai yang didapat dari masing-masing peserta mulai seri pertama hingga ketiga.
“Semoga tawaran piala khusus VIA ini bisa menambah semangat teman-teman VW seluruh nusantara untuk ikutan di acara ini. Secara total sudah ada 90-an klub dan diharapkan bisa mengirimkan setidaknya minimal 1 unit mobilnya mewakili klub ikutan di rangkaian drag race VW-nya. Kalau kuota ini terpenuhi, bisa terbayang betapa ramainya acara ini,” ujar Agus.
Harapan Agus, suatu saat VW Indonesia bisa menggelar di sirkuit resmi atau Sirkuit Sentul dengan membuka acara yang lebih luas sehingga memberi kesempatan pada peserta non-VW untuk bisa ikutan lebih banyak lagi. Sekaligus memberi kesempatan ke mereka yang di luar daerah ikutan berpartisipasi.

“Semoga acara seperti ini menggugah pecinta VW ikut serta dan semakin meningkatkan hobi kita. Tahun depan, kami juga berharap bisa digelar di luar Jabodetabek seperti di Jawa Tengah atau Jawa Timur. Bahkan bisa juga di Lampung. Terakhir saat di Rumpin, ada peserta dari Lampung ikutan juga. Sesekali perlu kita selenggarakan buat saudara kita di seberang agar mereka ikutan semangat dan menjadi tuan rumah bagi daerah yang selama ini sering mereka datangi.”
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas ajakan VVC ini, kami berharap semoga acaranya berjalan lancar, aman, selamat, dan berjalan sesuai yang kita harapkan. Terima kasih juga dari para pendukung seperti Adhi City Sentul dan JS, wajah baru yang makin meningkatkan hobi kita dan silaturahmi kita.
Acara konferensi pers diakhir dengan penjelasan rinci tentang regulasi dan detail kegiatan acara nanti oleh Ketua Pelaksana, Harvyanto Suharto, yang didampingi perwakilan IMI DKI Jaya. Ssebagai penutup acara, dilakukan foto bersama dari seluruh narasumber dan sebagian pengurus VVC.

