Paduan Mesin Baru Atkinson dan Hybrid, Wuling Almaz Diklaim Mampu Konsumsi BBM 19 Kpl

0
- Advertisement -

NMAA News –  Di sela media test drive yang dilakukan sehari usai peluncuran perdananya di Kamis (3/11/2022), PT. SAIC General Motor Wuling (SGMW) Indonesia atau akrab disebut Wuling Motors menyampaikan bocoran estimasi tingkat konsumsi BBM Wuling Almaz Hybrid.

“Bicara soal mobil hybrid, pasti konsumen atau calon pemilik akan bertanya, seberapa irit Almaz Hybrid ini dibanding versi sebelumnya dengan mesin 1.5L Turbo? Hasil yang didapat, sekaligus menunjukkan seberapa efektif penerapan sistem hybrid yang disematkan,” beber Danang Wiratmoko, Product Planning PT. SGMW Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Danang saat sesi tanya-jawab saat konferensi pers peluncuran Almaz Hybrid di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara. Menurutnya, sejumlah perubahan termasuk penyematan sistem hybrid pada Almaz ini membuatnya kini jauh lebih irit.

Menurut pengetesan internal yang dilakukan pihaknya, Danang menyebut kalau konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Wuling Almaz hybrid diklaim mampu menembus angka 19 km per liter (kpl). Adapun metode atau studi pengetesan pemakaian BBM yang dilangsungkan di kantor pusat Wuling tersebut, dilakukan dengan memakai metode NEDC.

Danang juga mengungkapkan, Almaz Hybrid kini dilengkapi jenis mesin terbaru yakni mesin bensin 2.0L tipe Atkinson yang merupakan mesin generasi terbaru yang dikembangkan khusus untuk varian hybrid. Mesin bensin berkonfigurasi 4-silinder yang berkubikasi 2.000 cc ini menghasilkan daya maksimal 123 hp dan torsi 168 Nm.

“Mesin ini pakai siklus Atkinson yang sangat digemari produsen otomotif di dunia untuk mobil hybrid. Efisiensi termalnya lebih tinggi dari siklus pada umumnya. Kalau dipadukan dengan sistem penggerak listrik, mesinnya bisa sangat efisien,” imbuh Danang.

Selain mesin bensin, Almaz Hybrid menyematkan Ternary Lithium Battery berkapasitas 1,8 kWh plus motor penggerak listrik. Mengusung performa yang mengesankan, motor listrik ini yang berkompetensi memproduksi tenaga 174 hp dan torsi 320 Nm. Baterai Almaz hybrid sendiri diletakkan di bagian belakang sasis. Tepatnya di bawah jok baris ketiga.

Dalam rangka menghantarkan kompentensi tersebut ke roda depan, Wuling andalkan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang diracik khusus untuk Almaz Hybrid. Proses pembagian kinerja antara mesin bensin dan motor listrik mencapai efisiensi signifikannya, diatur semua oleh ECU yang bekerja otomatis menyesuaikan kondisi baterai, kebutuhan daya, serta kondisi jalan.

“Hasil uji konsumsi BBM tersebut sifatnya akan berbeda di setiap orang dan kendaraannya. Karena bergantung pada faktor situasi kondisi lalu lintas, faktor cuaca, karakter mengemudi, hingga kualitas bahan bakar yang digunakan,” pungkas Danang.

 

 

- Advertisement -