NMAA News – Melalui gerakan Estafet Peduli Bumi, tahun ini Asuransi Astra bersama Garda Oto kembali menggelar uji emisi sebagai bentuk kepedulian lingkungan sekitar dengan mengurangi tingkat polusi udara Indonesia khususnya di wilayah Ibukota Jakarta.
Uji emisi ini dilakukan guna mengetahui kinerja dan kualitas hingga memonitor efisiensi pembakaran mesin kendaraan bermotor. Hal ini penting dilaksanakan karena memiliki dampak nyata terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Faktanya, tingkat polusi udara di Jakarta pada 2022 perlu diwaspadai. Berdasarkan data Real-time Air Quality Index (AQI) awal Desember 2022, konsentrasi PM2.5 di udara Jakarta tercatat 4,8 kali dari nilai pedoman standar kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun telah menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron atau PM2,5 pada 2030.
Dalam uji emisi, kendaraan roda empat yang wajib melakukan pengujian adalah mobil yang telah beroperasional di atas tiga tahun. Pada uji emisi yang diselenggarakan Asuransi Astra, para teknisi uji emisi Bengkel Auto 2000 secara resmi terdaftar dan mumpuni melakukan pengujian.
Kendaraan bermotor akan diukur melalui beberapa unsur senyawa seperti kadar Karbon Monoksida (CO), Karbon Dioksida (CO2), Oksigen (O2), dan Hidrokarbon (HC) dari gas buang yang dihasilkan oleh proses pembakaran kendaraan yang tidak sempurna.

Nantinya, hasil uji emisi akan menunjukkan kondisi dan kelayakan kendaraan bermotor yang dimiliki melalui syarat dan ketentuan emisi. Selain mengurangi dampak pencemaran udara, lulus uji emisi sama juga melindungi diri sendiri sebagai pengendara dan pengendara lainnya di jalan raya.
Perlu diingat, adapun perbedaan kriteria dari kelulusan uji emisi ini bergantung pada tahun pembuatan mobil, bahan bakar yang digunakan, hingga bobot kendaraan (khusus untuk bahan bakar diesel).
“Asuransi Astra memiliki tanggung jawab sosial mencanangkan kegiatan uji emisi sebagai bentuk dukungan menjaga kualitas udara dan meminimalisir risiko yang mengkhawatirkan demi pelestarian Bumi. Uji emisi ini tak hanya memberi dampak baik bagi lingkungan dan kesehatan, namun keselamatan bagi pengguna lalu lintas dengan kondisi kendaraan layak digunakan,” ujar Hendry Yoga, Operation Director Asuransi Astra.
Apabila kadar mesin kendaraan terdeteksi memiliki jumlah melebihi batas maksimal dari ketentuan, maka kendaraan tersebut sedang dalam kondisi tidak baik. Sehingga pemilik kendaraan dapat segera melakukan upaya tepat melakukan perawatan kendaraannya.
Sebaliknya, jika kendaraan dinyatakan lulus uji emisi, para pemilik kendaraan harus tetap memeriksa dan menjaga kondisi kendaaan dengan melakukan perawatan berkala dan menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi kendaraan, oktan tinggi, dan sulfur rendah.
Asuransi Astra telah menggelar Estafet Peduli Bumi, rangkaian kegiatan perwujudan aspirasi berkelanjutan perusahaan yang dimulai 22 September 2022 dari kota Medan dan berlanjut di 6 kota lainnya selama 2022.
Rangkaian kegiatan mengusung 4 pilar yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kewirausahaan yang telah disesuaikan tepat sasaran. Kegiatan ini merupakan perwujudan misi perusahaan yaitu menjadi warga usaha yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan mengelola lingkungan hidup secara berkesinambungan.

