NMAA News – Usai mengunjungi seremonial penyerahan unit baru Hyundai Creta sebagai pengganti laka-lantas yang rudak berat di diler Hyundai Cibubur pada Kamis (8/12/2022), rombongan media bergerak menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk melihat langsung keberadaan Hyundai Mobility Exhibition Center (HMEC) sebagai bagian dari Museum Transportasi.
HMEC sendiri diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Presiden Hyundai Motor Asia Pasifik Youngtack Lee akhir November 2022 lalu. HMEC berisi sejumlah diorama dan perangkat replika yang menunjukkan kendaraan masa depan dan teknologi mobilitas Hyundai di Museum Transportasi TMII.


Pusat pameran mobilitas Hyundai ini bakal menjadi laboratorium transportasi melalui kerja sama Hyundai dengan Museum Transportasi TMII dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia di bawah Kementerian Perhubungan.
Saat masuk bagian pertama HMEC, pengunjung bisa langsung melihat sosok Hyundai Ioniq 5. Meski mobil listrik tersebut sudah dijual umum, tapi yang dipajang ini unit istimewa. Pasalnya, mobil listrik ini merupakan unit pertama produksi pabrik Hyundai di Indonesia. Terlebih, pada kap depannya dibubuhkan tanda tangan Presiden Jokowi.
Di bagian ruang pertama ini, Hyundai coba menjelaskan rangkaian perjalanan pengembangan mobil listrik mereka di Indonesia. Mulai dari eksplorasi bahan mentah pembuatan baterai, kandungan baterai, platform dan teknologi yang dipakai, hingga keberadaan teknologi jenis mobil listrik Hyundai. Hingga wall of fame tersebut mengarah pada munculnya Hyundai Ioniq 5.


Selanjutnya, tinjauan media mengarah ruangan ‘Hyundai X Imaginable Lab’. Di sini, Hyundai memperlihatkan bagaimana sebuah imajinasi bisa berwujud pada kreasi yang menjadi inspirasi pembuatan sebuah alat transportasi.
Di ruangan ini, pengunjung bisa mengandalkan teknologi canggih Augmented Reality. Seperti pengunjung bisa mewarnai gambar kendaraan masa depan Hyundai dengan color-pastel yang ada, lalu hasilnya dipindai di alat scanner, dan hasilnya bisa langsung dilihat di layar besar.

Selanjutnya, rombongan beralih melihat diorama, miniatur, dan simulator yang mencerminkan kecanggihan dan keunikan kendaraan masa depan Hyundai. Dipamerkan pula beberapa transportasi masa depan. Seperti bus udara berjuluk Advanced Air Mobility (AAM), hingga ‘angkot otomatis canggih’ berjuluk Purpose-Built Vehicle (PBV).
Advanced Air Mobility (AAM) adalah bentuk mobilitas baru yang memanfaatkan ruang udara guna mengurangi waktu transit secara drastis. Purpose-Built Vehicle (PBV) adalah kendaraan perkotaan ramah lingkungan yang dapat disesuaikan dan digunakan di kota masa depan untuk gaya hidup beragam.

Tugas PBV nantinya akan menjelajahi daerah perkotaan secara mandiri. Sementara posisi atau keberadaan hub multifungsi akan menghubungkan perjalanan udara dan darat. Semuanya dilakukan secara otonom, tanpa supir.
Terdapat pula replika miniatur ‘mobil’ terbang mirip sosok drone berawak. Dari berbagai informasi beredar, taksi terbang Hyundai ini kabarnya akan digunakan sebagai transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Seperti diketahui, Hyundai telah menjalin kerja sama dengan Badan Otorita IKN Nusantara untuk pengembangan teknologi mobilitas di ibu kota baru.
Terakhir, Kemudian, ruang yang terakhir bisa berfoto bersama keluarga, teman, kekasih dan lainnya, karena ada semacam studio kecil dengan layar green screen sehingga wallpaper belakang dapat di-edit dengan berbagai nuansa tempat.


Sejalan visi Hyundai ‘Progress for Humanity’, tujuan Hyundai Motor Company mendirikan Hyundai Mobility Exhibition Center adalah menunjukkan komitmen Hyundai yang tidak terbatas sebagai penyedia kendaraan, tetapi juga membangun teknologi untuk mobilitas bersih dan masa depan lebih baik bagi umat manusia dengan berpikir selangkah lebih maju.
Hyundai Mobility Exhibition Center diharapkan dapat membangun minat dan rasa ingin tahu anak-anak sebagai generasi masa depan, untuk memiliki visi transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dengan adanya etalase tentang kendaraan masa depan ini juga diharapkan mendukung promosi Museum Transportasi yang lebih atraktif, inovatif, informatif dan edukatif, serta mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.


