DFSK Serah Terima Unit Kendaraan Gelora E untuk PT Perkebunan Nusantara IV

0
- Advertisement -

NMAA News – DFSK mendukung dunia usaha dan mobilitas ramah lingkungan serta efisien melalui DFSK Gelora E. Komitmen ini dibuktikan dengan pilihan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN4) terhadap DFSK Gelora E sebagai kendaraan operasionalnya di wilayah Sumatera Utara.

Dealer resmi DFSK Medan, PT Central Nusantara Niaga, kini sudah memulai pengiriman unit DFSK Gelora E model minibus kepada PT Perkebunan Nusantara IV yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan teh.

Kendaraan bermodel van ini nantinya akan digunakan sebagai kendaraan operasional dan mampu mengangkut para karyawan PTPN4 ke berbagai lokasi, mulai dari mengitari perkotaan hingga masuk ke area ladang sawit.

“Terima kasih PTPN4 yang percayakan kendaraan operasionalnya ke DFSK Gelora E minibus. DFSK meyakini unit ini sudah memiliki standar kualitas tertinggi sehingga mampu diandalkan sehari-hari dan memberi nilai ekonomis efisien kelancaran operasional perusahaan,” ujar Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Aksi PTPN4 menggunakan kendaraan listrik sebagai pendukung mobilitas operasional juga menjadi bukti sektor perkebunan juga mendukung lingkungan yang lebih bersih dan efisien.

Langkah ini juga sejalan program pemerintah yang ingin mendorong masyarakat lebih banyak lagi menggunakan kendaraan listrik demi mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan lingkungan yang lebih bersih.

DFSK Gelora E yang diserahkan merupakan hasil produksi pabrik Cikande, Serang, Banten yang sudah mengadopsi berbagai teknologi produksi terkini dan modern sehingga memenuhi status sebagai industri 4.0.

Secara keseluruhan pabrik DFSK mampu memproduksi 50 ribu unit per tahun berkat dukungan teknologi robotik dan sumber daya manusia (SDM) terlatih. Teknologi robotik yang diusung pabrik DFSK sudah mencapai 90 persen untuk proses produksi.

DFSK Gelora E menggunakan baterai berteknologi Lithium-ion berkapasitas 42 kWH, dan sanggup menyuplai energi sejauh 300 KM. Pengisiannya tidak butuh waktu lama berkat fast charging. Pengisian daya 20-80% hanya butuh waktu 80 menit. Kualitas baterai dipastikan terjaga karena lolos uji ketat DFSK.

DFSK Gelora E ditunjang efisiensi energi tinggi dan mengurangi biaya operasional  penggunaan kendaraan. Konsumen cukup keluarkan biaya Rp200 per kilometer, atau setara 1/3 biaya operasional kendaraan komersial konvensional.

Konsumen DFSK Gelora E tidak perlu khawatir keamanan baterai selama kepemilikan kendaraan. DFSK Gelora E sudah mengadopsi langkah perlindungan seperti perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai ketat untuk pastikan keamanan baterai di kondisi ekstrim.

Dimensi DFSK Gelora E tercatat 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) memberi kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadu kemampuan berkendara. Untuk unit dipesan, model minibus berkapasitas 7 penumpang dan cocok digunakan sebagai kendaraan shuttle atau antar jemput karyawan.

 

 

 

- Advertisement -