Keselarasan Hidup Menjadi Target Utama Teknologi Elektrifikasi BYD

0
- Advertisement -

NMAA News – BYD atau Build Your Dreams memiliki mimpi meningkatkan gaya hidup pengendara lebih ramah lingkungan dengan teknologi mutakhir. Salah satu cara BYD mewujudkan impian tersebut, menghadirkan aneka teknologi canggih ke seluruh penggemar otomotif di Tanah Air.

Kehadiran EV BYD diharapkan memberi dampak positif keseharian dari berbagai aspek, seperti mengurangi emisi, efisiensi biaya operasional kendaraan dan biaya perawatan, dan menjamin keamanan EV.

“Agar sejalan performa EV BYD, kita perlu perhatikan beberapa hal mendasar seperti pengisian baterai, sehingga performa keseluruhan pada mesin, mobil, dan baterai EV akan lebih panjang,” ujar Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia.

BYD selalu memperhatikan segala aspek guna menunjang performa EV. Memudahkan pengisian daya, BYD memiliki Portable Charger ukuran sedang untuk dipasang di rumah atau pun dibawa ke mana saja.

Karena sifatnya dedicated, Portable Charger ini harus terhubung listrik berdaya lebih dari 2.200 watt. BYD juga akan menjembatani komunikasi dengan PLN untuk pemasangan wall charger, khusus rumah berdaya 7.000 watt.

Agar umur baterai atau State of Health (SoH),  EV BYD tetap terjaga, BYD rekomendasikan melakukan pengisian daya saat EV masih di atas 20%, atau antara 40% – 80% jika unit EV tidak digunakan lebih dari lima hari.

BYD battery blade di IIMS 2024

Para pengguna dapat melakukan pengaturan di dasbor mobil BYD saat pengisian daya dalam kondisi ditinggal dengan mode pengaturan pengisian daya berdasarkan jam.

Setelah daya EV BYD terisi penuh, pengisian daya akan terputus otomatis agar hindari overcharge, sehingga SoH pada EV BYD tidak mengalami kerusakan dan mengurangi performa baterai.

“Semua kendaraan tetap harus dicek berkala. Pengecekan EV BYD tergolong lebih mudah. SoH atau info mengenai baterai EV akan terpantau sehingga dapat diketahui apakah baterai tersebut masih kondisi baik atau arus segera ditindak lanjuti,” imbuh Bobby.

V2L, sarana elektrifikasi dari BYD pendukung aktifitas
BYD menyematkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang inovatif pada mobil listriknya. Fitur ini memungkinkan mobil untuk berfungsi sebagai sumber daya listrik portabel yang dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik lainnya, seperti laptop, ponsel, atau peralatan camping.

Dengan V2L, pengguna dapat mengakses daya yang tersimpan di baterai mobil mereka dan membuatnya sangat berguna dalam keadaan darurat atau saat berada di lokasi terpencil.

Fitur V2L pada EV BYD dapat digunakan hingga kapasitas daya 15%, setelah itu fitur tersebut tidak bisa digunakan karena sisa daya berfungsi sebagai daya cadangan menuju tempat pengisian daya terdekat sehingga menjamin keselamatan pengguna EV BYD dalam situasi darurat.

Fitur V2L mencerminkan komitmen BYD memberi solusi ramah lingkungan mendukung masyarakat hidup bersama energi elektrifikasi yang lebih efisien saat beraktifitas.

- Advertisement -