Selain Sektor Logistik, Truk Listrik Fuso e-Canter Incar Transportasi Umum dan Pariwisata

0
- Advertisement -

NMAA News – Sinyal akan dipasarkannya resmi truk listrik produk Mitsubishi yakni Fuso e-Canter di Indonesia semakin kuat. Dalam media gathering Mitsubishi Fuso berlangsung di Senayan pada Jumat (8/3/2024), pihak PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) secara jelas mengakui kalau truk listrik ini sedang dalam tahap persiapan pemasaran.

“Saat ini kami tengah persiapan peluncuran resmi truk listrik Fuso e-Canter dalam waktu dekat ini. Serangkaian uji coba dalam rangka Proof of Concept (PoC) sudah dilakukan dengan sembilan perusahaan logistik guna mendapat data detail kebutuhan terhadap Fuso e-Canter,” jelas Direktur Marketing PT KTB, Aji Jaya.

Truk Fuso e-Canter menjalani PoC yang menyasar beberapa aspek utama yang dicari para rekanan pengujian tersebut. Yakni, mulai aspek performa, fitur, hingga efisiensi dalam mendukung proses operasional keseharian nantinya.

Untuk tahap pertama pemasarannya nanti, menurut Aji, e-Canter akan fokus lebih dulu pada sektor logistik. Namun, paralel dengan berkembangnya kebutuhan, tidak menutup kemungkinan e-Canter juga menyasar sektor transportasi umum.

“Sejak diusung pertama ke Indonesia, Fuso e-canter difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial dan logsitik. Output atas fokus ini sudah memberikan hasil positif dari sembilan rekanan yang kita ajak untu menguji coba,” beber Aji.

Namun, seiring dengan berkembangnya sektor ekonomi lainnya seperti pariwisata yang berkembang pesat usai pandemi, KTB pun tidak menutup mata untuk ikutan meramaikan segmen transportasi umum yang berperan besar dalam industri pariwisata.

“Selain sektor logsitik, ternyata sektor pariwisata juga tumbuh pesat setelah masa pandemi usai. Inilah yang menjadi alasan kami untuk turut mempertimbangkan kemungkinan Fuso e-Canter juga merambah pasar mikrobus untuk transportasi wisatawan,” urai Aji.

Terlebih, format ramah lingkungan dengan nol emisi yang diusung e-Canter sangat sesuai dengan pencanangan program langit biru di berbagai sektor industri yang dicanangkan Pemerintah.

“Ini bisa menjadi contoh ideal masa depan bagaimana sektor pariwisata mendukung pola keberlanjutan ramah lingkungan ini dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan dalam pengembangan kepariwisataan,” imbuh Aji.

Selain itu, beberapa kelebihan Fuso e-Canter, seperti efisiensi yang dihasilkan, dinilai sangat menguntungkan. Tidak hanya performa yang diandalkan, namun juga efisiensi yang didapat jauh lebih menguntungkan dibanding Canter konvensional dengan mesin versi Internal Combustion Engine (ICE).

Menurut Aji, tingkat efisiensi untuk bahan bakar, Fuso e-Canter mampu mencatat efisiensi jauh lebih irit hingga 40-45 persen dibanding Fuso Canter ICE. Bicara perawatan, e-canter juga mencatat lebih ekonomis dan simpel. Bila Canter ICE dimulai dari 10.000 km, maka e-Canter baru mendapat perawatan pertama saat odometer masuk di 40.000 km.

 

 

 

 

- Advertisement -