NMAA News Flash – Berbicara soal modifikasi, sebaran mobil di Indonesia yang banyak didominasi oleh pabrikan asal Jepang menjadi alasan kultur Japanese Style mengakar kuat sampai sekarang.
Japanese Style umumnya memiliki ciri modifikasi tampilan clean look dengan pemilihan part modifikasi aftermarket, serta mengacu pada konsep modifikasi proper.
Lebih spesifik lagi, menyasar pada basis mobil yang hanya beredar di pasar Jepang atau Japanese Domestic Market (JDM).
Festival modifikasi JDM Fest 2024 menjadi wadah berkumpulnya para JDM Enthusiast di Kota Bandung. Area indoor maupun outdoor Bandung Convention Center (BCC) menjadi lokasi gelaran berlangsung pada Sabtu (11/5).

Dari pandangan mata, pada tahun kedua berlangsungnya JDM Fest ratusan mobil modifikasi terparkir rapi dengan membawa ciri khas tersendiri.
Tingginya animo gelaran JDM Fest 2024 tahun ini tampak lebih banyak lagi car enthusiast memamerkan mobil langka yang jarang terlihat.
Termasuk Kei Car Jepang dalam wujud sedan, hatchback, sampai MPV.

Pada area indoor, deretan JDM menyapa para pengunjung dengan tampilan kinclong. Rata-rata merupakan ikon JDM di era 80-90 an.
Mulai dari Nissan Fairlady, Nissan Silvia, Honda NSX, Honda S2000, Honda Civic, Toyota Supra, Mitsubishi Evo, dan masih banyak lagi.
Lanjut ke area outdoor, varian mobil JDM makin beragam. Sebut saja generasi Nissan Skyline GT-R R32 dan R34, Toyota Supra, sejumlah SUV dan MPV mungil (Kei Car), dan beberapa model hatchback lawas.
Lebih Variatif
Di area luar ini, segmen mobil JDM makin beragam dengan menampilkan segmen mobil JDM, JDM Look, Retro JDM, Stance, Street Racing dan lainnya.
Deretan mobil dengan karakteristik dan tema modifikasi JDM bukan hanya sekedar tampil semata.
Akan tetapi, menyuguhkan referensi modifikasi lebih proper dan fungsional yang cocok untuk menggodok ide dan konsep sebelum tahap eksekusi.
Terlebih lagi, gelaran dengan menyatukan niche ini menjadi wadah unjuk kreativitas para builder, bengkel spesialis, dan tentunya berperan menggerakkan industri modifikasi dan aftermarket.
Bahkan, pengunjung banyak berasal dari luar Kota Bandung yang berkunjung dengan mengisi akhir pekan bersama keluarga.
Tak terketinggalan, sejumlah booth produk merchandise, part aftermarket, dan kuliner melengkapi kemeriahan acara yang turut mendulang sisi ekonomi.
Menuju sore hingga malam, sejumlah mobil mendapat apresiasi dari juri dan panitia dengan menempatkan kategori pemenang berdasarkan sejumlah kriteria.
Ke depannya, panitia berharap JDM Fest menjadi event tahunan di Kota Bandung dengan daya magnetis tersendiri baik dari segi ambiens acara, kurasi mobil modifikasi, dan program konten bernuansa Jepang.


