Gelaran The Dashing Experience Buktikan Performa Jetour Dashing Lahap Rute Bandung – Jakarta

0
- Advertisement -

NMAA News – Kehadiran Jetour di pasar otomotif Indonesia tidak sekadar sodorkan sebuah produk bermesin saja. Seiring pangsa pasar yang dimasukinya, yakni di segmen Sport Utility Vehicle (SUV), Jetour berupaya memasukkan nilai gaya hidup yang berperan optimal meningkatkan kualitas hidup si pemiliknya.

Melalui konsep dan strategi Travel+ yang diusungnya, Jetour tidak hanya implementasikan strategi tersebut pada produk dan layanannya, tetapi juga pada berbagai kegiatan, termasuk aktivitas bersama media dalam mencoba model unggulannya, Dashing SUV.

Lewat gelaran The Dashing Experience, PT Jetour Motor Indonesia (JMI) selaku pemasar produk Jetour di Indonesia, memberi kesempatan awak media menjajal langsung performa Jetour Dashing. Sebuah SUV menyasar keluarga muda mapan yang menikmati perjalanan hidupnya.

Uji berkendara SUV Dashing untuk media ini merupakan perjalanan kasual dari area Bandung menuju Jakarta yang mengambil juga beberapa skena aktivitas yang mengandung nilai gaya hidup.

 

Menurut Jetour, perjalanan ini bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menikmati setiap momen di sepanjang perjalanan. The Dashing Experience bertujuan menciptakan momen menyenangkan dan tak terlupakan bagi pesertanya.

“Melalui The DASHING Experience, kami mengajak rekan media mengeksplorasi Jetour Dashing secara langsung. Dari performa mesin responsif hingga suspensi nyaman, dan fitur superior dibanding model sejenis di kelasnya,” jelas Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JMI.

Berbagai keunggulan ini membuat Jetour Dashing menjadi SUV stylish, andal, dan nyaman untuk mendukung gaya hidup, tentunya dengan segala jenis perjalanan,” imbuh Ranggy, sapaan akrabnya.

Setelah pelepasan dimulainya perjalanan oleh Ranggy di Ambrogio Kota Baru Parahyangan, lima unit Jetour Dashing langsung bergerak menuju Sapere House. Ini lokasi villa estetik beraroma gaya hidup kuat di area Cigugur Girang, Parongpong, Bandung Barat.

Perjalanan menuju Sapere House disuguhi berbagai kondisi jalanan berkontur variatif dan basah karena hujan. Dengan mesin 1.5 Turbo dan 6DCT, mobil ini mampu menghasilkan daya 156 PS dan torsi 230 Nm.

Transmisi jenis D-CVT yang disematkan, mengimbangi tenaga mesin yang reaktif. Hasilnya, pengendalian dan pengendaraan berlangsung lincah dan responsif sekaligus memberi pengalaman berkendara dinamis.

 

Setelan lagu Forever Young yang dlantunkan Alan Walker dengan beat menghentak, membangkitkan semangat peserta di sepanjang perjalanan yang dirundung kondisi cuaca yang berubah-ubah.

 

Setibanya di Sapere House, para peserta The Dashing Experience disuguhkan kesempatan bersantai sejenak sambil menikmati coffee break. Suguhan menu kearifan lokal seperti cilok, surabi, hingga cireng yang dipadu kopi khas Bandung penambah kesan perjalanan yang nikmat.

Sambil menyeruput kopi diseling makanan ringan, saya pun mencoba mengingat kembali ‘feel’ mengemudi yang barusan dijalani. Memang, luasnya fitur Panoramic Sky Roof bikin perjalanan jadi tidak membosankan. Sekaligus menambah kesan lapang di kabin.

 

Usai mengisi ulang energi, kerja pun dimulai kembali. Sebagai fokusnya, sebuah Jetour Dashing disiapkan di depan tangga lobi untuk sesi pemotretan. Sengaja dipilih Dashing berkelir Bloodstone Red, warna baru selain Phantom Grey, dan Vanilla Blue.

Kelar di Sapere House, rombongan menuju destinasi berikutnya, Hello Summer, sebuah restoran berkonsep Tropis di Bandung. Di lokasi ini, peserta diajak melakukan tantangan blind parking challenge dengan memarkir secara paralel yang mengoptimalkan kamera 540°.

Fitur cerdas dengan kemampuan pandangan yang lebih menyeluruh ini akan memberikan kemandirian bagi pengemudi untuk melihat situasi dengan lebih presisi di sekitar mobil. Baik saat parkir maupun ketika sedang mengemudi.

 

Balik dari Hello Summer, para peserta diarahkan melintasi jalanan ikonik Bandung sambil mengeksplorasi foto kendaraan dengan lokasi ikonik Bandung menuju lokasi hotel di kawasan Jalan Braga.

Perjalanan ini membuktikan, Jetour Dashing bukan hanya sekadar kendaraan, tetapi juga teman setia yang siap menemani segala petualangan. Para peserta beristirahat di Hotel Kimaya di Jalan Braga memulihkan tenaga setelah seharian berpetualang bersama Jetour Dashing.

Keesokan harinya,rombongan kembali ke Jakarta melalui rute Tol Cipularang – Tol Cikampek, dan naik melalui Tol elevasi MBZ yang bergelombang. Sebelum masuk tol layang ini, rombongan diarahkan menuju lokasi makan siang di The People’s Cafe di area Summarecon Villaggio Outlets, kawasan Kondangjaya, Karawang Timur.

Villaggio Outlets merupakan premium outlet berkonsep Eropa pertama di Indonesia. Di lokasi ini, para peserta dapat membuktikan kelegaan bagasi sebesar 486 Liter dengan memasukkan banyaknya barang bawaan dan buah tangan khas Bandung.

 

Perjalanan menuju diler Jetour Kelapa Gading sebagai titik akhir perjalanan makin mengasyikkan tatkala kami mencoba Jetour Dashing melintas tol layang MBZ. Bukan apa-apa, soalnya Dashing juga mengunggulkan sistem suspensi independen yang diklaim bikin perjalanan makin nyaman.

Sambungan antar ruas tol yang terkenal bikin bumpy di Tol MBZ, cukup signifikan teredam di kabin Dashing. Terlebih keberadaan fitur Paddle Shift dan mode berkendara ‘Sport’ makin membuat Dashing lebih ‘fun to drive’ dikendarai. Oiya, untuk kekedapan kabin, Dashing juga menawarkan kesenyapan yang optimal.

 

- Advertisement -