Transmisi AT dan Fitur HHC All New Ertiga Pupus Kekawatiran di Jalan Menanjak

0
Foto: Suzuki Indonesia
- Advertisement -

NMAA News – Jalanan menanjak kerap menjadi tantangan bagi pengemudi. Terlebih saat terjebak macet. Risiko mobil mundur atau kurang tenaga saat melaju sering dialami. Khususnya kendaraan bertransmisi otomatis.

Suzuki All New Ertiga bertransmisi otomatis (AT) dirancang memberi performa optimal, termasuk jalanan menanjak. Jjuga, dilengkapi fitur keselamatan canggih untuk kenyamanan ekstra saat macet.

“Teknologi tepat membuat tanjakan tak lagi jadi hambatan. Transmisi modern dan fitur cerdas Suzuki All New Ertiga AT hadirkan perjalanan lebih mulus dan percaya diri, bahkan di jalanan menantang,” ujar Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indonesia Sales (SIS).

Berikut beberapa tips sederhana namun efektif untuk menghadapi tanjakan:

  1. Gunakan Posisi Tuas Transmisi Otomatis dengan Tepat

Pastikan tuas transmisi berada pada posisi ‘Drive’ (D). Untuk tanjakan curam, gunakan mode L atau 2 agar tenaga tetap terjaga tanpa perlu akselerasi berlebihan.

  1. Manfaatkan Fitur Hill Hold Control (HHC)

Hill Hold Control (HHC) pada All New Ertiga AT sangat membantu saat berhenti di tanjakan. Fitur ini otomatis menahan rem selama beberapa detik setelah pedal rem dilepaskan, memberi waktu pengemudi memindahkan kaki ke pedal gas tanpa khawatir mobil mundur.

Keunggulan All New Ertiga AT terletak pada torque converter dalam sistem transmisinya. Sistem hidrolik menggantikan kopling manual untuk menyalurkan tenaga mesin ke transmisi. Keunggulannya meliputi:

Efisiensi Perpindahan Gigi, Torque converter membuat perpindahan gigi lebih halus dan responsif. Sistem hidrolik meminimalkan slip, bahkan di jalan menanjak atau saat macet.

Daya Tahan Tinggi, Suzuki merancang komponen transmisi AT agar lebih kuat dan tahan lama dibandingkan jenis otomatis lainnya. Sistem ini tetap optimal dalam berbagai kondisi tanpa mudah aus.

Biaya Perawatan Terjangkau, Perawatan transmisi AT cukup sederhana yaitu rutin ganti oli transmisi sesuai buku petunjuk perawatan kendaraan.

Penggantian oli transmisi matic pertama dilakukan saat angka odometer mencapai 40.000 kilometer. Penggantian selanjutnya dilakukan setiap 20.000 kilometer.

Transmisi otomatis menghadirkan perpindahan gigi halus tanpa hentakan, memberikan kenyamanan lebih ketika jalan padat maupun saat akselerasi mendadak.

Teknologi HHC menjaga mobil tetap stabil di tanjakan dan mengurangi risiko mundur, sehingga pengemudi lebih percaya diri.

Selain praktis dalam kondisi macet, pengemudi juga tak perlu menginjak kopling atau memindahkan gigi secara manual.

Sistem hidrolik memudahkan perpindahan gigi, memungkinkan pengemudi tetap fokus tanpa terganggu beban teknis kendaraan.

Selain diadopsi All New Ertiga, sistem transmisi AT ini tersedia di model Suzuki lain seperti New XL7, Grand Vitara, Baleno, hingga Jimny.

“Transmisi AT Suzuki menghadirkan perpaduan kenyamanan dan performa luar biasa. Pengemudi merasakan akselerasi mulus sekaligus ketenangan saat menghadapi berbagai situasi jalan,” tutup Hariadi.

 

- Advertisement -