Aman dan Nyaman Mencoba Suzuki Fronx Berkat Suzuki Safety Support

0
- Advertisement -

NMAA News – Giat Media Drive Suzuki Fronx di seputaran kota Bandung pada 22-24 Juni 2025 memberi kesempatan redaksi NMAA.co.id bisa mencoba dan merasakan manfaat penyematan fitur Suzuki Safety Support (SSS) pada Suzuki Fronx.

Kondisi lalu-lintas kota Bandung yang padat dan kontur jalan pegunungan seputar kota Bandung yang penuh tantangan, membuat kami tetap merasa aman dan nyaman berkat lengkapnya fitur SSS ini.

Bagi kami yang mencoba Fronx, keselamatan canggih Fronx ini bukan sekadar tambahan. Melainkan perangkat mitigasi membantu pengemudi tetap fokus, sigap, serta percaya diri di berbagai kondisi jalan dan ekosistemnya.

“Teknologi Suzuki Safety Support memberi perlindungan aktif tanpa mengganggu rasa berkendara natural. Setiap fitur dirancang memperkuat kewaspadaan pengemudi, bukan menggantikan kenikmatan mengemudinya,” ujar Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Fitur Suzuki Safety Support yang terdapat pada Suzuki Fronx varian SGX saat digunakan pengemudi yakni kemampuan Adaptive Cruise Control (ACC) dan Lane Keep Assist (LKA) yang membantu menjaga kecepatan dan posisi kendaraan secara konsisten.

Fitur ADAS pada Suzuki Safety Support

Situasi ini kami coba maksimal saat melintas di rute menuju Jatinangor via tol. Kami dapat berkonsentrasi lebih baik, tanpa harus melakukan penyesuaian kecepatan, jarak, dan arah kemudi secara manual. Fitur ini di on-off kan sesuai kebutuhan.

Fitur yang kami sempat coba berikutnya, peran Lane Departure Warning (LDW) yang kerap memberi peringatan saat kendaraan terdeteksi mulai keluar jalur tanpa dikehendaki. Muncul peringatan visual dan suara agar pengendara bisa mengantisipasi.

 

Jika respon tidak segera dilakukan, maka Lane Departure Prevention (LDP) akan ambil alih kemudi secara halus untuk mengarahkan kendaraan kembali ke jalur aman tanpa bikin pengemudi hilang rasa kendali.

Fitur ini sempat kami coba saat melintas tol yang sepi. Dikondisikan seolah kami mengantuk, sehingga setir condong ke suatu arah. Namun, fitur LDP langsung menggerakkan setir guna mengembalikan arah mobil ke jalur yang benar.

Biasanya situasi ini sering dialami pengendara yang kelelahan dan mulai kehilangan fokus, terutama apabila telah mengemudi berjam-jam lamanya.

Sistem cerdas ini membaca pola mengemudi serta garis marka jalan. Bila terdeteksi tidak stabil sesuai marka jalan, Vehicle Swaying Warning memberi peringatan suara dan muncul indikator visual di meter cluster agar pengendara beristirahat sejenak.

Sejumlah fungsi dan peranan tersebut dimungkinkan terjadi berkat monocular camera dan millimeter wave radar pada bagian depan sebagai sensor presisi. Dua komponen tersebut telah disesuaikan karakteristik jalanan di Indonesia.

 

Kami juga sempat mencoba fitur ‘mata tambahan’ pada Suzuki Safety Support. Fungsi mata tambahan berupa Camera 360 ini turut memberi kemudahan sebagai mata tambahan pengendara.

 

Contohnya, penggunaan Blind Spot Monitoring (BSM) yang memberi sinyal lampu indikator spion samping saat pengendara berpindah jalur namun ada kendaraan lain di belakang yang tidak terlihat.

Untuk manuver di lintasan sempit maupun sedang parkir, bagi kami fitur 360 View Camera dari Suzuki Fronx sangat memudahkan. Fitur ini menampilkan kondisi sekitar mobil, saya pun tinggal memantau area seputar mobil secara mandiri melalui head unit.

Saat ingin keluar dari kantong parkir sekalipun, Suzuki Fronx menawarkan kemudahan pemantauan berkat fitur Rear Cross Traffic Alert (RCTA) dan Parking Sensor. Kedua fitur ini bekerja sama membaca keberadaan objek bergerak maupun diam dari sisi kiri dan kanan belakang.

fitur High Beam Assist mampu mengatur penggunaan lampu depan mobil secara otomatis sesuai kebutuhan penerangan

Selanjutnya, memudahkan visibiltas dan pemantauan jalan saat mengemudi di malam hari yang gelap, keberadaan fitur High Beam Assist mampu mengatur penggunaan lampu depan mobil secara otomatis sesuai kebutuhan penerangan.

Fitur keselamatan serta keamanan, menjadi fitur prioritas Suzuki Fronx. Kendati demikian, jika dalam perjalanan dihadapkan kondisi darurat, butuh peran bantuan pengendara agar dampak negatif diminimalisir.

Fitur lainnya yang membantu, sistem Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) yang memberi peringatan ke pengendara saat mendeteksi ada obyek di depan berpotensi menimbulkan tabrakan.

Sehingga pengendara berkesempatan mengambil tindakan menghindar, bahkan bisa membantu melakukan pengereman, hingga melakukan rem otomatis pada kondisi terburuk.

Bagi yang kawatir dan grogian saat bertemu macet di tanjakan, Fronx memiliki fitur Hill Hold Control (HHC) yang menahan posisi kendaraan saat diam di tanjakan. HHC  memberi waktu sekitar 3 detik ke pengendara untuk lakukan akselerasi lanjutkan perjalanan.

Melalui kombinasi teknologi pendukung keselamatan terkini, Suzuki Fronx menempatkan diri sebagai solusi mobilitas terbarik masa kini.

“Kami ingin setiap perjalanan bersama Suzuki Fronx terasa menyenangkan, efisien, dan yang terpenting bebas dari rasa khawatir,” tutup Harold.

 

 

 

 

 

- Advertisement -